Ban merupakan salah satu faktor paling penting pada mobil anda. Ban ini memiliki berbagai macam fungsi untuk menunjang mobilitas kendaraan anda serta mengantisipasi terjadinya kecelakaan dalam berkendara dari jenis ban yang ada.

Ban sendiri memiliki jenis atau tipe masing-masing tergantung fungsi kegunaannya. Maka dari itu, tidak jarang pula pemilik mobil harus cermat dalam memilih ban terbaik.

Untuk memudahkan anda dalam mengenal dan memahami ban secara khusus, artikel ini akan mencoba untuk mengulas mulai dari fungsi, jenis, fungsi komponen hingga tipe kembang ban.

Tanpa panjang lebar, mari kita simak ulasannya satu-persatu.

Fungsi Ban

Secara umum, fungsi utama dari semua jenis ban mobil adalah;

1. Menahan beban

Hal ini akan terpengaruhkan dengan tekanan angin pada ban tersebut. Angin dalam ban akan berfungsi menopang beban mobil dan muatan di dalamnya. Maka dari itu, memeriksa tekanan angin ban ini sangat penting terutama dalam perjalanan jauh dan membawa beban berat.

2. Meredam guncangan

Masih berhubungan dengan tekanan angin dan kini ditambah dengan tipe ban itu sendiri (radial/ bias) akan sangat berpengaruh dalam meredam guncangan awal atas jalan yang tidak rata sebelum akhirnya diredam lagi oleh suspensi.

Ban tipe radial akan lebih baik meredam guncangan daripada ban tipe bias.

3. Meneruskan tenaga dari mesin

Pada setiap jenis ban akan anda dapati kembang ban yang berbeda-beda. Hal tersebut berkaitan dengan kinerja traksi dan pengereman yang berasal dari tenaga mesin.

4. Meneruskan fungsi kemudi

Dalam kontrol arah laju mobil, ban merupakan salah satu komponen paling penting. Di samping itu pula, kemampuan manuver dan kestabilan dalam berkendara sangat ditentukan dari performa ban itu sendiri.

Dengan mengetahui fungsi dasar sebuah ban, maka anda pun sudah mulai dapat menyesuaikan fungsi tersebut dengan antisipasi kecelakaan yang bisa terjadi kapan saja.

Jenis Ban

Jenis ban ini dibagi menjadi tiga jenis, yaitu ban bias, ban radial, ban dengan ban dalam dan ban tubeless. Berikut adalah penjelasan singkatnya.

1. Ban Bias

Pada ban jenis ini memiliki ciri khas bentuk lapisan seratnya yang memiliki arah miring. Kelebihan pada jenis ban bias ini akan menambah kenyamanan berkendara.

Kenyamanan ini disebabkan karena tapak (tread) dapat menyerap getaran dengan sangat baik. Dari semua keunggulan tersebut tentu ada kelemahannya. Ketahanan terhadap aus dan guncangan (rol) masih kalah dengan ban radial.

2. Ban Radial

Perbedaan ban radial dan ban bias adalah pada sertanya. Ban radial memiliki serat yang menyilang, bukan miring seperti pada ban bias.

Sabuk ban radial terbuat dari baja, sehingga ban tipe ini ada juga yang menyebutnya sebagai ban radial baja.

Tidak seperti ban biasa, ban radial memiliki ketahanan aus dan guncangan yang lebih baik, tapi tidak dalam hal kenyamanan berkendaranya.

3. Ban dengan Ban Dalam

Ban yang satu ini mungkin sudah tidak asing lagi bagi anda. Ban jenis ini merupakan ban yang sering digunakan oleh kendaraan bermotor.

4. Ban Tubeless

Seperti kebalikan dari ban dengan ban dalam, tubeless, sesuai dengan namanya tidak menggunakan ban dalam sebagai penunjangnya.

Ban tubeless dilengkapi dengan suatu lapisan yang akan menahan kebocoran udara dan secara otomatis menghambat kebocoran udara ketika ban tertusuk benda tajam. Hampir semua mobil keluaran terbaru kini menggunakan ban tubeless.

Konstruksi Ban

Ban memiliki konstruksi yang kompleks pada bagian dalamnya. Komponen-komponen tersebut diantaranya adalah carcass atau cassing, tread sidewall, breaker, belt, dan bead.

1. Carcass (Cassing)

Carcass atau cassing ban adalah rangka ban yang keras dan cukup kuat dalam menahan udara yang bertekanan tinggi. Namun, carcass ban ini harus cukup fleksibel untuk meredam perubahan beban dan benturan.

Carcass sendiri memiliki komponen-komponen lagi seperti ply (layer) dari tire cord (lembaran anyaman paralel dari bahan yang kuat) yang kemudian direkatkan menadi karet. Cord pada ban yang besar seperti yang digunakan oleh bus atau truk biasanya dibuat dari nylon baja.

Sedangkan untuk mobil yang ukurannya lebih kecil biasanya dibuat menggunakan bahan nylon biasa (polyster).

2. Sidewall

Sidewall merupakan lapisan karet yang berfungsi untuk menutup bagian samping ban dan melindungi carcass layaknya tread.

Sidewall ini merupakan komponen ban yang paling besar dan paling fleksibel. Pada sidewall ini pun tertera keterangan ban seperti nama pabrikan ban, ukuran dan informasi lainnya.

3. Breaker

Breaker ban adalah lapisan yang terletak di antara carcass ban dan tread ban yang berfungsi untuk memperkuat daya rekat antara carcass dan tread ban.

Selain itu, breaker sendiri berfungsi untuk meredam kejutan yang timbul dari permukaan jalan ke carcass dan biasanya dipakai pada ban bias.

4. Belt (Rigid Breaker)

Belt ban ini merupakan breaker yang dipakai pada ban radial-ply. Belt ban ini seperti sarung yang mengelilingi ban antara carcass dan karet tread.

Untuk mobil penumpang biasa biasanya memakai rigid breaker yang tersusun dari kawat baja, rayon dan polyster. Sedangkan untuk bus atau truk memakai rigid breaker dari kawat baja.

5. Bead

Agar ban tidak robek dari rim pada saat ban bekerja, maka pada bagian samping dari ply dikelilingi kawat baja yang disebut bead. Tekanan udara akan mendorong bead keluar pada rim velg dan tertahan dengan kuat.

Bead ban sendiri dilindungi lagi dari gesekan velg berupa lapisan karet yang keras dan disebut chafer strip.

6. Tread

Inilah dia komponen ban paling luar yang berhubungan langsung dengan permukaan jalan dan menghasilkan tahanan gesek dalam gaya gerak dan juga gaya pengereman yang dihasilkan mobil.

Tread ini juga berfungsi untuk melindungi carcass ban dari keausan. Pada bagian tread ini terdapat pola (kembang) yang dirancang untuk mengoptimalkan kemampuan ban ketika berjalan.

Ada berbagai macam pola tread ban ini, dan anda bisa simak di ulasan berikutnya.

Alur (Kembang) Ban

Pada permukaan ban (tread) seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, memliki pola atau kembang tertentu. Pola ini memiliki fungsi tertentu sesuai dengan penggunaannya di jalan yang bervariasi pula karakternya.

1. Alur RIB

Alur RIB ini merupakan pola ban yang sering digunakan pada mobil niaga ringan atau angkutan kota.

Alur ini memiliki daya cengkram yang rendah pada putaran sehingga menyebabkan stabilitas di jalan lurus termasuk baik dan panas yang ditimbulkannya pun tergolong rendah.

Alur ini pun cocok untuk akselerasi tinggi namun anda harus berhati-hati karena daya cengkram pada saat pengereman dan menikung tidak terlalu baik. Ban beralur RIB ini pun cenderung lebih mudah pecah akibat tekanan.

2. Alur LUG

Alur ini memiliki arah pola menyudut ke sebelah kanan ban. Tidak seperti RIB, alur ban ini cukup baik ketika pengereman dan menikung.

Meskipun begitu, alur ban ini tidak direkomendasikan untuk akselerasi tinggi karena akan menimbulkan getaran ketika mobil dipacu.

Alur ini biasanya akan cocok untuk digunakan sebagai roda belakang truk atau bus. Pada cuaca yang ekstrim dan jalanan yang licin, alur LUG akan sangat baik digunakan.

3. Alur RIB-LUG

Alur ini merupakan perpaduan antara RIB dan LUG. Pola yang terdapat pada bagian tengah ban bertujuan agar mobil tetap stabil saat berjalan lurus, sedangkan pola di pinggir bertujuan agar ban juga memiliki kemampuan pengereman yang baik dan tak ragu di jalur berkelok-kelok.

4. Alur Block

Ban dengan alur block memiliki pola lekukan yang berhubungan antara lekukan yang horizontal dan vertikal. Ban yang memiliki alur seperti ini memiliki tingkat kestabilan yang sangat baik dan cepat beradaptasi dengan perubahan cuaca.

Di negara-negara beriklim subtropis maupun dingin ban dengan alur jenis ini banyak digunakan pada saat musim dingin hujan atau dingin (bersalju). Meskipun sangat unggul dalam kestabilan namun ban dengan alur jenis ini mudah sekali aus jika dipakai di jalan aspal biasa.

5. Alur Silang

Arah pola pada jenis alur ban ini adalah memiliki pola lekukan yang saling menyilang. Beberapa kelebihannya adalah optimal dalam pengereman, dapat berjalan dengan baik di jalan yang basah dan tidak perlu khawatir untuk kecepatan tinggi.

Demikian tadi ulasan mengenai ban yang mungkin berguna bagi anda. Selalu perhatikan kondisi ban ketika melakukan perjalanan jauh dan tidak memaksakan performa ban yang tidak sesuai dengan kondisi jalan dan kendaraannya.