Ya, dunia bisnis tentu sangat dinamis. Berbagai macam bentuk bisnis bisa ditemukan di Indonesia ini.

Salah satunya dengan menggunakan moko (mobil toko). Belum tergambar? Sejenis food truck di negeri Paman Sam, lah.

Hanya saja, kalau food truck hanya menjual aneka kuliner. Bisnis ini tergolong cukup baru tapi peminatnya sudah cukup banyak terutama di kota-kota besar.

Berbagai macam kelebihan akan didapat pada mobil toko ini. Keuntungan yang relatif besar adalah alasan utama para pengusaha muda. Karena tokonya menggunakan mobil, maka lokasi penjajakan pun tidak akan statis pada satu tempat saja.

Sistem ‘jemput bola’ pun menjadi kelebihan lainnya yang hampir tidak bisa dilakukan toko konvensional. Dengan mobil toko ini, anda bisa menjangkau berbagai lokasi yang padat konsumen seperti pinggir jalan, taman, pusat olahraga, dll.

Mumpung masih menjadi tren masa kini, mobil toko ini dijamin tidak akan sepi peminat dari konsumen usia muda.

Kelebihan lainnya, pemeliharan pun jauh lebih mudah. Perawatan mesin mobil dan toko sekaligus tidak terasa berat karena ruangnya yang tidak besar.

Soal legalitas, memang tidak ada peraturan atau undang-undang yang menjelaskan secara spesifik mengenai mobil toko ini.

Berdasarkan Pasal 4 Peraturan Menteri Kebudayaan dan Pariwisata no. 87 tahun 2010 tentang Tata Cara Pendaftaran Usaha Jasa Makanan dan Minuman (Permen 87), disebutkan yang termasuk ke dalam usaha jasa makanan dan minuman antara lain meliputi jenis usaha: restoran, rumah makan, bar/rumah minum, kafe, pusat penjualan makanan, jasa boga, dan jenis usaha lain bidang usaha jasa makanan dan minuman yang ditetapkan oleh Bupati, Walikota dan/atau Gubernur.

Sebenarnya, mobil toko di Indonesia sendiri tidak hanya menjual kuliner saja, tapi barang dagang lainnya seperti; pakaian, sepatu, atau kas bank keliling (jasa). Nah, anda mulai berminat? Segera tentukan jenis usaha apa yang akan anda geluti dan tentukan juga varian mobilnya.

Berikut ini beberapa rekomendasi mobil untuk moko (mobil toko) yang tentunya perlu sedikit modifikasi sana-sini untuk menunjang jenis bisnis yang akan anda lakukan.

1. Daihatsu Espass

Baik dengan model pick up atau MPV, Daihatsu Espass ini cukup banyak dilirik oleh calon pengusaha mobil toko. Sebelum itu, pilihlah Daihatsu Espass keluaran tahun 1997.

Hal itu dikarenakan sistem pengapian yang yang telah direvisi oleh Daihatsu yang sebelumnya masih menggunakan platina sehingga rentan mati ketika terkena air.

Tentu ini tak diinginkan terutama untuk anda yang berada di wilayah rawan banjir.

Dengan ruang kabin yang relatif besar, Daihatsu Espass ini cocok sekali untuk bisnis pakaian atau sepatu karena bisa menyimpan stok barang dan display barang. Pada kelasnya, Daihatsu Espass tergolong irit bahan bakar.

Sebagai kendaraan niaga, tak banyak yang dapat diharapkan dari Daihatsu Espass ini. Suspensi yang digunakan persis sama dengan model pickup sehingga cenderung keras. Selain itu, karena profil ban yang kecil menjadikan handling tergolong buruk. Pada tikungan mobil akan mudah limbung.

2. Daihatsu Gran Max

Ini dia mobil paling populer di Indonesia untuk urusan mobil toko. Dengan desain yang kekinian dan harga yang relatif murah meriah mobil ini banyak dipakai oleh para pebisnis mobil toko dan pebisnis lainnya walau hanya sekedar untuk akomodasi perusahaan sehari-hari.

Bagi anda yang tinggal di daerah Depok, Bogor atau sekitarnya mungkin akan sering menjumpai tukang dagang tahu bulat yang berkeliling dengan mobil Gran Max jenis pick up.

Ada lagi jenis usaha lain yang sering kita jumpai, yaitu pedagang perabotan rumah tangga. Ya, usaha tersebut mungkin bisa menjadi contoh, usaha sekecil apapun yang menggunakan mobil ini masih bisa bertahan bahkan berkembang.

Untuk Gran Max tipe MPV sendiri tentu akan memerlukan sedikit modifikasi, minimal untuk melepaskan jok tengah dan belakang untuk mendapat ruang kabin yang lebih luas.

Dengan mesin 1.3 DOHC dan 1.5 DOHC VVTi, kendaraan ini diklaim irit serta ramah lingkungan dan tetap bertenaga. Desain bodi yang memiliki sisi aerodinamis menjadikan Gran Max ini lebih hemat bahan bakar. Desain bodinya pun cukup kokoh dan aman bagi pengendara.

Tidak perlu khawatir dalam modifikasinya. Memang perlu merogoh kocek untuk ke bengkel karoseri demi memodifikasi bentuk sesuai keperluan. Namun ini terhitung layak jika melihat keuntungan yang akan anda dapatkan.

3. Daihatsu Tempo

Meskipun belum resmi dipasarkan di Indonesia, namun Daihatsu Tempo adalah mobil yang dikhususkan untuk anda yang akan menjalankan bisnis kuliner keliling.Pada pengenalannya pertama kali di Tokyo Motor Show 2015 ini cukup mengundang perhatian.

Layaknya mobil toko, Daihatsu Tempo ini hanya memuat satu sopir dan satu penumpang di kabin depan.

Pada bagian belakang, bodi samping mobil yang berwarna orange itu dapat dibuka ke atas sehingga bisa difungsikan sebagai kanopi untuk konsumen yang menunggu di meja bar.

Di bagian dalamnya, dimensinya memang tidak terlalu luas. Meski demikian, isinya cukup lengkap mulai dari meja bar yang panjang, coffee maker, blender dan perlengkapan dapur lainnya.

Varian Mobil Lainnya

Di antara varian mobil lain yang disebutkan sebelumnya, ada banyak lagi varian mobil yang bisa difungsikan sebagai mobil toko. Beberapa varian tersebut seperti VW Combi, Isuzu NKR, Toyota Dyna, Isuzu Elf dll.

Seperti yang disebutkan di atas, varian tersebut hanya sebagian kecil mobil saja untuk mobil toko.

Pada intinya, jika anda ingin menonjolkan kesan unik bisa memilih jenis mobil jadul untuk tema retro. Tapi jika anda memilih untuk lebih melihat pada fungsi, mungkin pilihan ukuran yang besar bisa jatuh pada varian minibus dan truk box.