Kendaraan sebagai benda berjalan pasti perlu perawatan rutin. Beberapa komponen bisa rusak baik karena pemakaian normal atau usia pakai. Nah, Carmudian pasti tidak ingin apabila mobil yang Anda gunakan tidak enak kan?

Untuk itu, suatu mobil perlu mendapat perawatan rutin di tiap-tiap bagian. Dengan servis berkala, kinerja mobil bakal tetap prima. Dengan demikian, Anda pun tetap aman dan nyaman saat berkendara kemanapun itu.

Berikut ini adalah beberapa komponen pada mobil yang biasanya harus dilakukan pemeriksaan dan perbaikan secara berkala:

1. Kaki-Kaki

Kondisi jalanan di Indonesia hanya sedikit yang benar-benar mulus. Kebanyakan kondisi jalanan yang ada terdapat lubang atau permukaannya bergelombang. Ini membuat kaki-kaki mobil rentan rusak, biasanya komponen yang oblak karena bekerja keras lewat jalan yang kasar.

Kaki - kaki mobil seperti ball joint, tierod, stabilizer dan booshing memiliki usia pakai hingga 100.000 km atau sekitar 5 tahun. Namun, kondisi jalan yang rusak atau karakter pengemudi yang berkendara kasar mempercepat waktu penggantian atau perbaikan.

2. Balancing dan Spooring

Servis berkala yang perlu Anda lakukan yaitu spooring dan balancing. Mobil yang sering melewati jalan rusak atau berlubang dapat mengakibatkan presisi roda mobil cepat berubah.

Banyak bengkel yang menawarkan jasa spooring dan balancing dengan harga yang sangat bervariatif. Harga spooring dan balancing, sangat tergantung dengan model mobilnya. Spooring untuk mobil-mobil kecil seperti Yaris, Jazz, Avanza dan Innova berkisar Rp 150 hingga 175 ribu per roda. Sedangkan mobil besar seperti Alphard, Pajero, dan Outlander, berkisar Rp 200 ribu.

Spooring merupakan proses pada mobil untuk kembali meluruskan kedudukan empat roda mobil seperti awal. Prosesnya meluruskan dua roda depan agar kembali seperti sedia kala.

Selanjutnya balancing, yang secara arti untuk menyeimbangkan kembali. Tujuan balancing yaitu menyeimbangkan kembali putaran masing-masing roda supaya tidak ada yang berat sebelah. Biasanya ini akan dilakukan setelah penggantian ban atau velg.

Apabila kaki-kaki mobil masih terasa tidak enak atau bermasalah setelah spooring dan balancing, Anda perlu memeriksa beberapa komponennya. Seperti pada ball joint dan tierod biasanya akan mengeluarkan suara berisik. Jika kondisi tersebut didiamkan maka kerusakan akan semakin parah dan bisa mengakibatkan ban bisa copot dari tempatnya.

Perbaikan dapat dilakukan dengan mengganti pemakaian dengan produk rekomendasi pabrikan atau genuine. Selain terjamin originalitasnya, ketahanan barang juga bisa seperti sedia kala.

Opsi lainnya yang bisa Carmudian pilih dengan harga lebih terjangkau yaitu dengan rekondisi menggunakan bahan polyurethane. Alternatif ini dapat menekan biaya, kabarnya hingga 50%. Ball joint, tierod dan link stabilizer bawaan mobil dicopot dan bagian yang rusaknya diganti menggunakan bahan polyurethane.

Bagian kaki-kaki yang juga rentan mengalami kerusakan karena pemakaian yaitu bushing. Bahan bushing ini biasanya dari karet, dan karena benturan saat lewat jalan rusak ini membuat karet tidak lagi lentur bahkan getas atau pecah-pecah.

Kisaran harga untuk jasa perbaikan bushing mulai dari Rp 600.000 hingga Rp 9 juta. Rata - rata pengerjaan yang dilakukan menghabiskan waktu sekitar 3 jam.

Anda jangan kaget apabila ada harga bushing yang sangat mahal. Biasanya bushing yang mahal itu untuk mobil-mobil produksi non pabrikan Jepang atau mobil mewah.

Bushing ini bisa juga direkondisi agar perbaikan jauh lebih murah. Tapi soal ketahanan jelas kalah timbang ganti baru dengan produk original atau genuine.Untuk mengganti biaya barang-barannya sendiri berkisar pada harga Rp 1,5 juta hingga Rp 6 juta.

3. Air Condition (AC)

Penyejuk udara ini bakal bekerja keras saat mobil digunakan siang hari yang panas terik. Pengemudi atau penumpang bakal mengatur suhu kabin sedingin mungkin. Permasalahan yang sering terjadi yaitu bagian kompresor.

Service AC secara rutin sangat dianjurkan, seperti ganti pelumas, refigeran, dan pembersihan. Biasanya service ini dilakukan setahun sekali atau setiap 10.000 km (dalam kota) hingga 20.000 km (luar kota). Servis rutin membuat kerja kompresor jadi enteng dan umur kompresor akan lebih panjang.

Untuk mobil yang sering melewati kawasan berdebu dan dipakai dengan suhu paling dingin, sebaiknya service rutin AC bisa dilakukan setiap 3.000 km. Proses service AC memakan waktu sekitar satu hingga delapan jam.

Untuk mobil keluaran Jepang, biaya service AC dipatok sekitar Rp 300.000 hingga Rp 575.000. Sementara, untuk mobil keluaran Eropa membutuhkan biaya Rp 1.100.000 hingga Rp 2.000.000.

Untuk itu, Carmudian langsung tahu jawaban apabila saat AC sudah kurang dingin maka itu bukan hanya karena freon yang mau habis. Freon ini habis dengan pemakaian dalam jangka waktu yang lama. Apabila freon habis sekalipun mobil masih berusia relatif muda, maka kemungkinan ada kebocoran pada sistem pendingin.

Berikut ini beberapa penyebab lain AC mobil bisa tidak dingin:

  • Adanya kebocoran pada selang atau pipa AC yang disebabkan karena usia atau pemakaian part yang tidak baik atau tidak original.
  • Kerusakan pada evaporator dan kondensor yang bisa dikarenakan usia atau terkena benda kotor.
  • Kerusakan pada komponen kompresor yang biasanya terdengar bunyi dari ruang mesin dimana terletaknya kompresor AC.