Menjual mobil di indonesia memang bisa menjadi perjalanan yang panjang bahkan juga dapat melelahkan. Terutama untuk mendapatkan pembeli yang menurut Anda tepat untuk memiliki mobil Anda. Belum lagi jika Anda harus membuat iklan sendiri dan menjual secara pribadi. Tapi dengan mengenali kondisi mobil Anda, pastinya Anda pun bisa mengetahui dan memilih pembeli yang tepat untuk mobil Anda. Tetapi bagaimana jika Anda menemukan peminat potensial yang ternyata merupakan warga negara asing (WNA)? Kira-kira apakah anda siap menjual mobil Anda kepada WNA tersebut? Apa saja yang persiapan yang harus Anda lakukan? Ini dia tips yang bisa Anda ikuti ketika bertemu dengan peminat potensial yang ternyata adalah Warga Negara Asing (WNA). Tentu saja hal ini hanya bisa terjadi jika Anda memutuskan menjual Anda secara pribadi tanpa bantuan pihak ketiga.

1. Riset harga terlebih dahulu

Sebagai penjual barang bekas, tentu saja Anda harus bisa memastikan harga yang tepat untuk barang yang akan Anda jual. Tentu saja untuk mobil bekas, Anda harus memastikan bahwa harga yang Anda tawarkan kepada para calon pembeli masih masuk akal dan sesuai dengan harga yang terdapat pada pasara untuk jenis mobil yang sama. Melihat harga pasaran mobil Anda akan memberikan Anda estimasi yang tepat untuk menawarkan harga jual yang seusai dengan ekspektasi Anda.

2. Bawa teman/seseorang yang paham bahasa asing

Ketika Anda mendapatkan sebuah panggilan dari pembeli potensial, dan ternyata pembeli tersebut adalah seseorang berkewarganegaraan asing. Hal ini pasti bisa membuat Anda panik jika tidak begitu memahami bahasa WNA tersebut. Sebut saja bahasa Inggris, memang tidak semua orang dapat memahami bahasa Inggris dengan lancar. Untuk mengantisipasi ini dan memulai transaksi ke depannya, ada baiknya untuk membawa seseorang, bisa teman maupun saudara yang memahami bahasa Inggris dengan baik untuk dapat membantu Anda melancarkan penjualan mobil Anda.

3. Buatlah surat jual beli dalam dua bahasa

Tentu saja untuk mempermudah komunikasi, bahasa harus menjadi jembatan penghubung. Saat pembeli potensial Anda yang merupakan WNA tadi sudah yakin untuk membeli mobil bekas Anda. Langkah selanjutnya adalah membuat surat jual beli dalam dua bahasa. Pada umumnya bahasa yang digunakan adalah bahasa Indonesia dan juga bahasa Inggris. Jika Anda tidak begitu mengerti istilah-istilah yang dapat digunakan dalam proses dan transaksi jual beli, ada baiknya jika anda menggunakan jasa translator atau penerjemah untuk membuat surat jual beli dengan bahasa yang resmi dan formal. Penggunaan surat ini akan memperjelas situasi dan kondisi yang terjadi di antara pihak pertama sebagai penjual dan pihak kedua sebagai pembeli. WNA biasanya akan sangat detail mengenai dokumen-dokumen seperti ini, sehingga mengharuskan Anda untuk sangat teliti saat membuat surat-surat ini.

4. Mintalah WNA tersebut membawa KITAP/KITAS/Paspor

Sebagai warga negara asing tentu saja tidak memiliki KTP atau kartu identitas diri seperti yang Anda miliki sebagai warga negara Indonesia. Disinilah KITAP dan KITAS berfungsi dengan baik sebagai bukti identitas diri si pembeli. Simpanlah fotocopy dari KITAP atau KITAS tersebut sebagai bukti bahwa transaksi jual beli telah dilakukan dengan baik.

5. Persiapkan Proses Balik Nama dan Mutasi

Mempersiapan proses balik nama memang tidak mudah. Ada banyak proses yang harus Anda lalui saat mendatangi kantor SAMSAT setempat. Untuk mendapatkan syarat pastinya Anda bisa mengunjungi kantor SAMSAT terdekat atau dapat mengecek melalui sistem online yang telah dimiliki oleh SAMSAT. Jika Anda memutuskan untuk langsung datang ke kantor SAMSAT terdekat, maka segeralah bawa semua persyaratan yang dibutuhkan seperti BPKB, STNK, KITAP/KITAS pembeli hingga menyiapkan biaya yang dibutuhkan untuk pengurusan. Untuk biaya pengurusan dapat Anda bicarakan kepada pihak pembeli apakah melalui Anda atau pembeli. Dokumen lain yang juga paling penting adalah Paspor beserta KITAP/KITAS dari WNA tersebut. Paspor haruslah dibawa beserta dengan dokumen lainnya untuk memastikan proses balik nama benar dan dapat berlangsung dengan lancar.

Berbisnis dengan Warga Negara Asing (WNA) bisa menjadi sangat sulit atau sangat mudah. Walaupun WNA bukan berarti Anda bisa mematok harga mobil tersebut tanpa memperhatikan harga pasar. Tentu saja calon pembeli yang pintar akan melakukan riset harga terlebih dahulu untuk memastikan bahwa harga yang mereka terima tidak terlalu jauh dari harga pasaran mobil dengan jenis yang sama. Sekarang tidak usah takut jika mobil Anda dilirik oleh WNA. Ikuti tips di atas dengan baik. Semoga mobil yang Anda jual cepat laku, Carmudian.