: Disarankan
Premium

135 Juta Nego

Makassar

Carsentro Makassar
  • 23,075 Km

Honda Brio E Ckd 2015 bekas warna silver ini dijual oleh Carsentro Makassar. Dealer ini berlokasi di Carsentro Makassar. Jl. Metro Tanjung Bunga / Trans Studio Makassar. Di dalamnya terdapat fit...

Premium

130 Juta Nego

Semarang

Carsentro Semarang
  • 7,340 Km

Honda Brio Satya E Mt 2017 bekas warna putih ini dijual oleh Carsentro Semarang. Dealer ini berlokasi di Jl. Ahmad Yani, Karangkidul, Kota Semarang, Jawa Tengah. Di dalamnya terdapat fitur inter...

Premium

110 Juta Nego

Semarang

Carsentro Semarang
  • 32,725 Km

Mitsubishi Mirage Glx Mt 2015 bekas warna merah ini dijual oleh Carsentro Semarang. Dealer ini berlokasi di Jl. Ahmad Yani, Karangkidul, Kota Semarang, Jawa Tengah. Di dalamnya terdapat fitur in...

Premium

105 Juta Nego

Semarang

Carsentro Semarang
  • 29,588 Km

Toyota Agya G Mt 2016 bekas warna merah ini dijual oleh Carsentro Semarang. Dealer ini berlokasi di Jl. Ahmad Yani, Karangkidul, Kota Semarang, Jawa Tengah. Di dalamnya terdapat fitur interior D...

Premium

119 Juta Nego

Semarang

Carsentro Semarang
  • 75,383 Km

Mitsubishi Mirage Exceed At 2012 bekas warna putih ini dijual oleh Carsentro Semarang. Dealer ini berlokasi di Jl. Ahmad Yani, Karangkidul, Kota Semarang, Jawa Tengah. Di dalamnya terdapat fitur...

Premium

90 Juta Nego

Semarang

Carsentro Semarang
  • 12,908 Km

Toyota Agya E Mt 2017 bekas warna putih ini dijual oleh Carsentro Semarang. Dealer ini berlokasi di Jl. Ahmad Yani, Karangkidul, Kota Semarang, Jawa Tengah. Di dalamnya terdapat fitur interior D...

Premium

87 Juta Nego

Semarang

Carsentro Semarang
  • 25,535 Km

Daihatsu Ayla X Mt 2016 bekas warna merah ini dijual oleh Carsentro Semarang. Dealer ini berlokasi di Jl. Ahmad Yani, Karangkidul, Kota Semarang, Jawa Tengah. Di dalamnya terdapat fitur interior...

Premium

122.5 Juta Nego

Semarang

Carsentro Semarang
  • 32,967 Km

Honda Brio E At 2014 bekas warna silver ini dijual oleh Carsentro Semarang. Dealer ini berlokasi di Jl. Ahmad Yani, Karangkidul, Kota Semarang, Jawa Tengah. Di dalamnya terdapat fitur interior D...

Premium

135 Juta Nego

Indonesia

Carsentro Yogyakarta
  • 14,594 Km

Honda Brio E 2016 bekas warna hitam ini dijual oleh Carsentro Yogyakarta. Dealer ini berlokasi di Jalan Magelang, Sinduadi, Mlati, Sleman Regency, Special Region of Yogyakarta, Indonesia. Di dal...

Premium

100 Juta Nego

Indonesia

Carsentro Yogyakarta
  • 43,143 Km

Nissan March Xs 2011 bekas warna hitam ini dijual oleh Carsentro Yogyakarta. Dealer ini berlokasi di Jalan Magelang, Sinduadi, Mlati, Sleman Regency, Special Region of Yogyakarta, Indonesia. Di ...

Premium

98 Juta Nego

Indonesia

Carsentro Yogyakarta
  • 57,974 Km

Toyota Agya G 2014 bekas warna putih ini dijual oleh Carsentro Yogyakarta. Dealer ini berlokasi di Jalan Magelang, Sinduadi, Mlati, Sleman Regency, Special Region of Yogyakarta, Indonesia. Di da...

Premium

110 Juta Nego

Indonesia

Carsentro Yogyakarta
  • 12,356 Km

Toyota Agya G 2017 bekas warna merah ini dijual oleh Carsentro Yogyakarta. Dealer ini berlokasi di Jalan Magelang, Sinduadi, Mlati, Sleman Regency, Special Region of Yogyakarta, Indonesia. Di da...

Premium

87.5 Juta Nego

Indonesia

Carsentro Yogyakarta
  • 65,310 Km

Kia Picanto 2011 bekas warna hitam ini dijual oleh Carsentro Yogyakarta. Dealer ini berlokasi di Jalan Magelang, Sinduadi, Mlati, Sleman Regency, Special Region of Yogyakarta, Indonesia. Di dal...

Memperbaharui hasil

Mobil Kecil Perkotaan yang Semakin Beragam

mobil kecil indonesia

BODI yang mungil dan mesin berkapasitas kecil menjadi ciri khas dari mobil berjenis city car. Di Indonesia mobil ini semakin banyak terlihat, terlebih sejak adanya program mobil murah dan ramah lingkungan yang ditanggapi pabrikan dengan meluncurkan mobil-mobil berkapasitas mesin yang kecil.

Jika menilik sejarah otomotif nasional, pada periode tahun 1980an sudah ada mobil kecil berjenis city car berkeliaran. Sepeti Morris atau sekarang dikenal dengan mobil MINI Cooper dan sejenisnya. Tapi seiring perkembangan zaman, keberadaan mobil-mobil kecil kurang diminati.

Konsumen banyak beralih ke mobil MPV atau SUV yang terlihat lebih lega dan nyaman untuk dikendarai atau ditumpangi. Lalu sepertinya sejarah kembali terulang, saat jalan perkotaan semakin padat dan kurang untuk menghadapi ledakan populasi kendaraan.

Lebih Baik Teknologinya

Kemunculan mobil-mobil kecil atau city car membuat konsumen kembali kepincut untuk memilikinya. Berbeda dengan dahulu, saat mobil kecil tidak memiliki fitur yang canggih dan terkesan apa adanya. Saat ini justru suatu city cars sudah dilengkapi dengan mesin yang bertenaga dan fitur hiburan yang mumpuni.

Sebut saja, Suzuki Splash, Geely Panda, hingga Chery QQ pernah menjadi mobil kecil pilihan masyrakat perkotaan. Para pabrikan otomotif nasional juga menilai segmen kendaraan ini merupakan kelas perdana yang bisa dimiliki oleh seseorang yang baru belajar menyetir (first entry).

Kisaran harganya pun dibuat sesuai dengan kemampuan para konsumen pertamanya. Dengan harga di bawah Rp150 juta, membuat menjadi pilihan yang ideal bagi pemilik mobil yang baru sebelum mereka berganti kelas ke lebih tinggi. Jadi pilihan transmisi manual sudah menjadi barang wajib bagi para produsen kendaran saat meluncurkan city car ke Indonesia.

harga mobil mini indonesia

Banyak Pemainnya

Hal itu dilakukan untuk menekan biaya produksi dan harga jual city car kepada konsumen. Jika terbukti suatu city car itu laku di Indonesia, maka langkah selanjutnya pabrikan itu akan membuat versi city car dengan transmisi otomatik. Seperti terlihat pada Kia Picanto, Honda Brio dan Mitsubishi Mirage.

Seperti disebutkan di awal, kelas ini semakin semarak sejak kehadiran program mobil murah dan ramah lingkungan. Merek-merek city cars yang masuk ke program tersebut antara lain, Toyota Agya, Daihatsu Ayla, Honda Brio Satya dan Suzuki Wagon R.

Lebih fantastisnya lagi, harga mobil-mobil tersebut sangat ekonomis dan kompetitif, dimulai dari harga Rp90 hingga 120 juta saja. Tentu bagi konsumen yang baru pertama kali memiliki mobil, hal tersebut sangat menggoda mereka untuk memiliki. Salah satu kelemahan untuk memiliki mobil tersebut cuma satu yaitu, pelarangan menggunakan bahan bakar bersubisidi.

Tentu itu menjadi pertimbangan tersendiri bagi calon konsumen untuk memilikinya. Daripada memilih mobil kecil yang sempit dan harus mengeluarkan bahan bakar lebih mahal, lebih baik konsumen memilih mobil MPV kelas bawah yang mampu menampung banyak penumpang.