Saat mengajukan pinjaman kepada Bank atau lembaga lainnya, Anda harus memahami bahwa ada bunga yang harus dikembalikan kepada lembaga tersebut. Disini Anda pun harus memahami apa dan bagaimana sistem bunga yang dikenakan pada Anda berjalan. Setidaknya ada prosedur yang harus Anda pahami saat terkena bunga. Bunga pinjaman sendiri jenisnya ada banyak. Sebut saja bunga flat, bunga mengambang (floating), bunga anuitas serta bunga efektif. Jika Anda belum memahami sistem bunga efektif ada baiknya Anda menyimak mengenai efektifitas bunga ini saat Anda ingin membeli kendaraan.

Bunga efektif memang selalu mengikuti perkembangan suku bunga yang berlaku di pasaran. Suku bunga ini ditentukan oleh Bank Indonesia atau sering dikenal dengan nama BI Rate. Jadi, suku bunga flat atau tetap adalah kebalikan dari suku bunga ini. Bunga efektif ini dihitung dari jumlah saldo pinjaman yang akan terus turun nilainya sehubungan dengan jumlah cicilan pokok yang harus Anda bayarkan di setiap bulannya. Artinya, bunga efektif ini memberikan Anda kesempatan untuk membayar lebih murah setiap bulannya, tergantung bunga yang diberikan selama 1 tahun.

Ketika Anda mengajukan pinjaman ke bank atau lembaga yang mirip untuk membeli sebuah kendaraan maka dengan bunga efektif ini, Anda akan dikenakan biaya yang lebih murah setiap bulannya. Jika Anda memutuskan untuk mengambil bunga tetap, berarti jumlah angsuran Anda setiap bulannya tidak akan terpengaruh oleh BI Rate, sehingga ketika BI Rate turun besaran jumlah angsuran Anda berada di angka yang sama.

Efisienkah Memakai Bunga Efektif?

Pertanyaan ini sebenarnya tergantung kepada kondisi finansial Anda sebagai peminjam. Anda juga harus melihat suku bunga yang bisa berubah sewaktu-waktu dan berapa persen jumlah bunga yang ditawarkan kepada Anda.

Tentu saja efisiensi dari bunga efektif ini adalah berkurangnya nilai yang Anda bayarkan setiap bulannya kepada pihak peminjam. Anda dapat melihat efisiensi bunga ini melalui perhitungan dibawah.

Contohnya Anda meminjam dan berhutang senilai Rp200 juta, dbunga efektifnya sebesar 12% per tahun dengan cicilan pokok sebesar Rp10 juta setiap bulannya. Maka Anda akan dikenakan angsuran bulanan seperti berikut:

Bulan pertama dengan bunga 1% x Rp200 juta = Rp2 juta. Bulan kedua dengan bunga 1% x Rp190 juta = Rp1.9 Juta. Bulan ketiga dengan bunga 1% x Rp180 juta = Rp1.8 Juta. Bulan keempat dengan bunga 1% x Rp170 juta = Rp1.7 Juta. Perhitungan ini dilanjutkan hingga bulan berikutnya.

Anda dapat melihat bahwa dari perhitungan di atas bunga yang dikenakan kepada Anda berkurang sejumlah Rp 100.000,- setiap bulannya. Jika dilihat dari sisi ekonomis, tentu saja bunga efektif ini sangat menguntungkan Anda. Bunga flat akan memberikan bunga dengan besaran yang sama setiap bulannya, yang berarti tidak ada pengurangan. Tetapi dengan adanya pengurangan seperti perhitungan di atas, Anda dapat menghitung sendiri biaya yang bisa Anda simpan saat melakukan pembayaran kepada lembaga peminjam.

Hanya saja, jika BI Rate mengalami kenaikan maka Anda pun akan mengalami kenaikan bunga yang sesuai dengan bunga yang telah ditentukan oleh Bank Indonesia tadi. Kini, setelah Anda mengetahui bagaimana bunga efektif berfungsi untuk meringankan beban bunga yang Anda miliki, apakah bunga efektif selalu menjadi pilihan terbaik? Jawabannya sebenarnya diberikan kepada Anda sebagai peminjam. Penting untuk Anda ketahui dan kenali kondisi ekonomi sendiri juga negara dimana Anda tinggal.

Negara berkembang seperti Indonesia cenderung mengalami naik turun suku bunga yang bisa terjadi kapan saja. Sehingga dengan mengenali finansial sendiri maka akan lebih mudah untuk memilih jenis bunga ketika Anda melakukan pinjaman. Dengan memilih bunga tetap maka Anda dapat menghindari naik turunnya suku bunga yang tidak dapat diprediksi, tetapi ini juga berarti bahwa Anda harus membayar angsuran yang besarnya sama setiap bulan hingga pelunasan.

Artinya sama sekali tidak ada pengurangan angsuran yang dibayarkan. Sedangkan bunga efektif, Anda akan diberikan kemudahan dengan membayarkan lebih murah setiap bulannya dengan kemungkinan Anda terkena suku bunga yang tidak dapat diprediksi. Artinya angsuran bulanan Anda bisa berubah jumlahnya tergantung suku bunga yang ditetapkan oleh Bank Indonesia. Jadi, apakah menurut Anda efisien menggunakan bunga efektif saat membeli kendaraan?