Untuk memenuhi segala kebutuhan kegiatan anda sehari-hari, banyak orang yang membutuhkan kendaraan yang dapat mendukung mobilitas anda.

Keinginan tersebut tentu ingin segera terwujudkan. Pada masa sekarang dengan banyaknya pabrikan mobil di Indonesia juga menyuguhkan berbagai varian mobil murah dan terjangkau oleh kita.

Namun mobil murah tersebut pun tentu dengan kualitas yang setara dengan harganya.

Anda yang lebih memilih untuk memiliki mobil dengan medium atau low class pastinya tidak akan cocok dengan pilihan mobil murah atau low cost green car (LCGC). Masih juga terbentur dengan biaya?

Anda masih memliki alternatif lain, yaitu dengan sistem kredit mobil baru.

Anda masih mempertimbangkan untuk membeli mobil baru dengan sistem kredit?

Jangan khawatir, ada cara alternatif yang bisa anda ikuti untuk mendapat beberapa keuntungannya, tapi juga harus siap dengan segala konsekuensinya.

Over kredit mobil adalah jawabannya. Dengan over kredit mobil ini tentu secara teknis anda hanya mendapat mobil bekas (second hand) karena merupakan limpahan tanggungan dari orang lain.

Namun hal itu bisa saja tidak dirasakan, karena mayoritas mobil over kredit adalah mobil baru.

Sebagai bahan pertimbangan, silahkan simak ulasan berikut ini.

Keuntungan

1. Kondisi mobil baru

Seperti yang diterangkan sebelumnya, mobil yang dijual secara over kredit mayoritas merupakan mobil baru.

Maka dari itu, anda tidak perlu merasa khawatir dengan performa mesin mobil ataupun fitur yang ada dari mobil yang akan anda beli itu.

Serupa tapi tidak sama dengan membeli mobil bekas. Persamaannya adalah dalam hal pengecekan.

Meskipun mobil baru, namun tentu saja kita belum tahu riwayat penggunaan mobil tersebut.

Alangkah baiknya anda atau bisa juga mengajak petugas inspeksi yang anda sewa untuk memeriksa kondisi mobil tersebut. Perbedaannya dengan mobil bekas adalah ketika pemeriksaan tidak akan serumit memeriksa mobil bekas.

2. Harga lebih murah

Dengan membeli dengan cara over kredit ini anda bisa saja mendapatkan mobil dengan harga yang lebih murah dari yang ada di pasaran.

Harga yang akan anda dapatkan ditentukan oleh negosiasi antara anda dan pihak penjual.

Meskipun tetap akan terjadi negosiasi, namun anda bisa mendapat harga yang lumayan jauh lebih murah dibanding kredit mobil baru seperti biasa.

Faktor ini juga disebabkan karena biasanya pihak penjual akan menjual mobil mereka itu karena faktor kebutuhan uang yang mendesak atau ingin segera lepas dari cicilan karena merasa kurang mampu untuk menjalaninya.

Jadi berapa pun harganya asal bisa menutupi kebutuhan dan dana yang telah dikeluarkan untuk mobil tersebut, akan mudah diterima.

3. Mobil memiliki garansi

Masih berhubungan dengan status mobil baru tadi, mobil yang dijual secara over kredit biasanya mobil yang berusia muda. Maka dari itu garansi mobilnya pun masih dapat diberlakukan.

Layanan after sales yang disediakan dari pabrikan masih bisa anda nikmati.

Ada juga mengenai suku cadang dan mesin mobil yang masih sangat mudah didapatkan. Ya, karena mobil tersebut adalah mobil baru.

4. Premi asuransi rendah

Besaran premi asuransi mobil baru dan mobil yang bekas sudah pasti akan sangat berbeda.

Premi asuransi mobil dengan usia sekitar lima tahun biasanya masih agak mahal.

Sedangkan mobil yang dijual secara over kredit premi asuransinya pun masih bisa dibilang rendah.

Rendahnya premi asuransi ini berhubungan dengan usia mobil tersebut yang masih muda juga.

5. Tenor kredit lebih pendek

Jika kita membeli mobil dengan sistem over kredit, berarti kita pun akan memiliki masa tenor kredit mobil tersebut menjadi lebih pendek lagi dari yang seharusnya. Sebagai contoh, pemilik mobil pertama tenor selama 48 bulan dan sudah berjalan selama 12 bulan. Maka anda pun tinggal melanjutkannya saja selama 36 bulan.

Hal-hal yang Harus Diperhatikan

Membeli mobil secara over kredit akan memiliki konsekuensi tersendiri, namun tetap tidak sebesar membeli mobil bekas. Ada hal- hal yang harus diperhatikan ketika anda memilih mobil secara over kredit, yaitu:

1. Memeriksa dengan cermat

Seperti yang sering dijelaskan sebelumnya, membeli mobil secara over kredit akan memiliki konsekuensi tersendiri.

Meskipun mobil tersebut masih baru dan memiliki performa mesin yang masih bagus juga karena usia yang masih muda, bukan berarti anda bisa menyepelkan hal yang lainnya.

Terutama pemeriksaan dengan teliti serta cermat melihat kondisi mobil.

Kebiasaan penggunaan sebelumnya akan sangat berpengaruh dan itu yang anda tidak tahu.

Setiap komponen bisa kita periksakan, mulai dari eksterior, interior, dan mesin. Jika anda ragu untuk melakukan pemeriksaan, anda bisa menyewa pekerja inspeksi atau montir untuk memeriksanya. Atau jika ada, ajak teman anda yang lebih paham mengenai mobil tersebut.

2. Diketahui semua pihak yang bersangkutan

Semua proses over kredit ini tentunya tetap harus sesuai dengan prosedur hukum.

Sebelum dilakukan kesepakatan antara penjual dan pembeli dari mobil itu, pastikan oleh anda bahwa multi finance telah mengetahui perihal ini.

Hal ini sangat penting, karena jika anda tidak memberitahukan pihak leasing bisa jadi anda akan mendapat masalah hukum dan denda nantinya.

Maka dari itu, pastikan pihak leasing mengetahui over kredit ini sehingga akan dilakukan proses berikutnya oleh pihak leasing terhadap pembeli atau pemilik baru yang secara langsung akan menjadi nasabah (kreditur) mereka.

3. Ada biaya administrasi dan balik nama

Apapun jenis dan berapapun harga mobil tersebut maka akan ada biaya administrasi yang harus dibayarkan.

Mengingat pembeli adalah pihak yang harus menanggung semuanya termasuk balik nama.

Jika anda membeli mobil secara over kredit dari luar daerah atau luar pulau tentu biayanya pun akan lebih besar untuk dikeluarkan. Biaya tersebut meliputi juga biaya antar barang dan mutasi mobil tersebut.