Pada artikel ini akan coba dibahas mengenai cara mengajukan kredit mobil bagi anda para wirausahawan.

Sebagai wirausaha, sebuah mobil tentu akan sangat berguna untuk menunjang mobilitas keluarga atau untuk kegiatan bisnis anda. Atau untuk skala yang sedikit lebih besar, mobil yang akan dibeli kredit ini digunakan sebagai akomodasi sehari-hari perusahaan anda.

Jenis mobil yang akan dibahas kali ini adalah kredit mobil baru.

Pada dasarnya, pengajuan kredit mobil baru ini tidak terlalu jauh berbeda dengan pengajuan secara individu.

Namun akan ditemukan beberapa perbedaan persyaratan yang dibutuhkan untuk menjamin proses angsuran nantinya.

Agar lebih jelasnya, pada ulasan ini akan dibagi menjadi 3 kategori kreditur dan persyaratannya.

Persyaratan Kredit Mobil Untuk Profesional

  1. Foto Copy KTP (Suami dan Istri)
  2. Foto Copy Kartu Keluarga (KK)
  3. Foto Copy Surat Ijin Praktik
  4. Foto Copy Rekening Koran (tabungan 3 bulan terakhir)

Persyaratan Kredit Mobil Untuk Wiraswasta

  1. Foto Copy KTP (Suami dan Istri)
  2. Foto Copy Kartu Keluarga
  3. Foto Copy Rekening Koran (tabungan 3 bulan terakhir)
  4. Foto Copy Slip Gaji
  5. Foto Copy NPWP
  6. Foto Copy SIUP dan TDP

Persyaratan Kredit Mobil Untuk Perusahaan dan Wirausaha

  1. Foto Copy KTP (Direksi dan Komisaris)
  2. Foto Copy Rekening Koran (tabungan 3 bulan terakhir)
  3. Foto Copy NPWP
  4. Foto Copy SIUP dan TDP
  5. Foto Copy Akta Pendirian dan Perubahan
  6. Foto Copy Laporan Keuangan (2 tahun terakhir)

KTP

Setiap calon kreditur wajib menyertakan kartu identitasnya.

Untuk kebutuhan validasi dan kemudahan pemeriksaan BI checking.

Bagi anda yang telah berkeluarga, sangat penting juga bagi perusahaan penjamin dana mobil anda untuk mengetahui siapa saja yang tinggal oleh anda.

Pada kartu identitas ini (KTP) akan diperiksa kecocokan alamat yang tertera dengan tempat tinggal anda sekarang.

Kartu Keluarga

Untuk anda ketahui, bagi siapapun yang masih tinggal serumah dengan anda akan diperiksa BI checking-nya.

Hal tersebut memang cukup sensitif, karena pihak perusahaan penjamin dana tidak mau berurusan dengan nasabah yang buruk reputasinya.

Maka dari itu tidak jarang para calon kreditur yang hendak membeli mobil ditolak pengajuannya karena satu rumah dengan istrinya atau orang tuanya yang sebelumnya telah memiliki catatan kredit yang buruk.

Misalnya, kredit macet karena pinjaman uang di tahun sebelumnya, atau masih menunggak cicilan barang lain.

Surat Ijin Praktik

Bagi anda seorang profesional seperti dokter, atlet, guru, ilmuwan, seniman, dll., pengajuan kredit mobil pun bisa dilakukan.

Profesional yang notabene tidak memiliki badan usaha maupun tempat kerja bisa melakukan pengajuan kredit mobil.

Dengan persyaratan menyertakan surat ijin praktik dari dinas atau badan terkait untuk pembuktian bahwa anda adalah seorang profesional.

Rekening Koran Bank

Masih berhubungan dengan profesi, apapun kegiatan anda, baik itu profesional atau pengusaha, sebuah rekening koran bank akan sangat dibutuhkan.

Pihak perusahaan penjamin akan menilai rekening bank anda sehat atau tidak.

Keuangan anda akan dinilai di sini sehingga pihak perusahaan akan bisa menentukan besaran jaminan yang akan dikeluarkan untuk anda.

Bagi seorang profesional, rekening koran ini akan sangat membantu dalam proses pengajuan kredit mobil.

Seorang profesional yang tidak memiliki pendapatan pasti, namun keuangannya dapat dinilai sehat atau tidak dari rekening koran tersebut.

Slip Gaji

Slip gaji di sini akan menentukan kemampuan anda sebagai calon kreditur.

Pihak perusahaan penjamin dana akan menilai apakah anda layak dan mampu untuk mengkredit mobil pilihan anda tersebut.

Biasanya, jika mobil yang diajukan terlalu besar dari kemampuan anda, pihak perusahaan penjamin akan memberikan saran untuk mengambil mobil jenis lain yang lebih rendah harganya dan sesuai dengan kemampuan keuangan anda.

NPWP

Sebagai badan usaha atau perusahaan, NPWP akan sangat penting dalam pengajuan kredit mobil.

NPWP akan memberi keterangan bagi pihak perusahaan penjamin bahwa calon nasabahnya (kreditur) adalah perusahaan yang wajib pajak atau tidak.

Sederhananya pihak penjamin tidak mau berurusan dengan perusahaan yang punya reputasi kurang baik dengan pemerintah, dan pihak penjamin bisa menilai keuangan anda juga.

SIUP dan TDP

Soal resmi atau tidaknya suatu perusahaan bisa dilihat dari SIUP (Surat Izin Usaha Perdangan) dan atau dari TDP (Tanda Daftar Perusahaan) yang dikeluarkan oleh dinas pemerintah atau pejabat terkait.

Serupa dengan NPWP pihak penjamin tidak akan bersedia bekerjasama dengan pihak perusahaan yang ilegal atau tidak resmi.

Akta Pendirian dan Perubahan

Akta ini akan berfungsi sebagai validasi pemilik perusahaan calon kreditur.

Dengan validasi ini pihak penjamin akan bisa lebih jelas mengetahui siapa pemilik perusahaan calon kreditur dan atau yang kemudian terjadi perubahan.

Laporan Keuangan

Pihak penjamin akan memerlukan laporan keuangan perusahaan calon kreditur untuk kemudian dinilai.

Penilaian tersebut bertujuan untuk menentukan kelayakan dana yang akan dikeluarkan berdasarkan kemampuan angsur perusahaan calon kreditur.

Laporan keuangan dalam jangka waktu minimal 2 tahun, perusahaan calon kreditur tersebut dapat bisa dinilai karena dianggap waktu yang ideal naik turunnya pendapatan dan pengeluaran rutinnya.

Biasanya pihak penjamin akan segera memeriksa laporan keuangan ini sebelum beberapa poin yang tadi disebutkan.

Demikian tadi beberapa persyaratan mengenai pengajuan kredit mobil baru dari 3 kategori: profesional, wiraswasta, dan wirausaha.

Jika anda sebelumnya telah memiliki riwayat kredit yang kurang baik, hendaknya segera perbaiki dulu sehingga sewaktu proses BI checking tidak memiliki kendala lagi.

Seperti yang kita ketahui, semua perusahaan keuangan akan mengacu pada database para kreditur seluruh Indonesia di BI untuk menilai status calon nasabah mereka.