Jakarta merupakan kota paling besar di Indonesia. Bahkan termasuk sebagai salah satu kota terbesar di dunia lho, Carmudian. Sebagai kota besar tentu saja tidak akan terhindar dari yang namanya kemacetan lalu lintas, bertemu dengan berbagai macam hal dan budaya baru. Hidup di kota besar juga berarti belajar sabar menghadapi carut marutnya lalu lintas yang terjadi setiap hari. Apalagi untuk Carmudian yang membawa kendaraan roda empat. Beda dengan kendaraan roda dua yang selalu bisa ‘nyempil’ dari mana saja, mobil biasanya akan terjebak dikeramaian.

Mobil yang jauh berukuran lebih besar dari motor akan sering terkena dampak dari lalu lintas. Hal-hal seperti mobil tergores, kecelakaan, mobil rusak bukanlah hal yang tidak dapat di cegah tetapi terkadang tidak dapat dihindari. Jika sudah terjadi, maka lebih baik fokus kepada perbaikan kendaraan Carmudian. Untuk melakukan perbaikan dibutuhkan biaya, besar dan kecilnya biaya pun tergantung terhadap kerusakan yang terjadi. Saat Carmudian membutuhkan biaya yang besar untuk perbaikan kemanakah harus pergi?

Di saat seperti ini, asuransi mobil sangatlah berguna. Tinggal membawa surat asuransi, berikan detail kejadian, maka kerusakan yang terjadi bisa di cover oleh pihak asuransi. Tapi sebelumnya apakah Carmudian sudah menjadi anggota asuransi? Untuk Carmudian yang tinggal di Jakarta mengasuransikan mobil bisa menjadi langkah yang smart, lho.

Saat mendaftar asuransi, biasanya pihak asuransi akan menawarkan 2 jenis asuransi. Asuransi yang di maksud adalah All Risk (Comprehensive) dan juga Total Lost Only (TLO). Kali ini Carmudi akan membahas mengenai asuransi All Risk. Ada beberapa karakteristik kota Jakarta yang harus Carmudian kenal ketika ingin menggunakan asuransi. Hidup di Jakarta berarti kendaraan akan sering terpapar sinar matahari dan cuaca panas. Ditambah lagi Jakarta merupakan kota yang rawan banjir. Tentu saja untuk menghindari hal seperti ini, dibutuhkan jaminan untuk dapat menjaga kendaraan Carmudian dari resiko-resiko tinggi yang bisa terjadi dimana saja dan kapan saja.

Jaminan ini bisa didapatkan melalui asuransi seperti asuransi all risk. Berikut beberapa karakteristik asuransi all risk yang sering ditawarkan kepada para pemilik mobil:

  • All risk berarti semua resiko. Berarti asuransi ini bersifat keseluruhan, sehingga segala jenis kerusakan yang terjadi akan ditanggung oleh pihak asuransi.
  • Kerusakan kecil seperti lecet juga bahkan di tanggung oleh jenis asuransi ini.
  • Biaya yang diperlukan untuk mengikuti asuransi ini terbilang mahal dan relatif lebih mahal dari asuransi TLO
  • Rata-rata harga asuransi all risk adalah 2,5 – 3,5 % dari harga mobil. Artinya anda harus menyiapkan sekitar 2,5 % (Minimal) dari harga mobil anda untuk melakukan pembayaran premi asuransi.
  • Akan dikenakan biaya administrasi. Pada umumnya harga biaya administrasi berada di bawah angka Rp 100.000,-

Keuntungan dari asuransi all risk adalah semua jenis kerusakan akan ditanggung oleh pihak asuransi, sekecil apapun itu. Tetapi pemilik mobil pun harus memperhatikan biaya yang dikeluarkan. All Risk yang cenderung mahal memang menjamin banyak hal tetapi, apakah biaya yang dikeluarkan oleh Carmudian akan berbanding lurus dengan apa yang didapatkan? Apalagi jika dalam setahun tidak ada klaim dari Carmudian.

Apa yang harus dilakukan ketika terjadi lecet atau kerusakan pada mobil?

Sama seperti birokrasi lainnya, pengurusan klaim asuransi pun membutuhan dokumen-dokumen terkait seperti KTP, STNK, SIM dan kartu asuransi. Biasanya akan ada biaya administrasi saat klaim asuransi sekitar Rp 100.000 hingga Rp 200.000,-. Hal ini tentu saja tergantung kepada asuransi yang Carmudian gunakan. Disini, penggunaan all risk insurance sangatlah penting karena kerusakan apapun yang di klaim oleh pemilik mobil akan di tanggung oleh pihak asuransi. Tapi ingat, kerusakan yang terjadi bukan karena di sengaja ya, Carmudian.

Berikut hal-hal penting yang Carmudi rangkum untuk kamu Carmudian:

  • Sebelum mulai mengikuti asuransi, pastikan perusahaan asuransi mana yang terbaik yang dapat memenuhi kebutuhan Carmudian.
  • Pilih antara asuransi all risk atau TLO. All risk mencakup semua kerusakan sedangkan rata-rata TLO hanya mencakup kerusakan parah di atas 75% kerusakan.
  • Biaya all risk yang cukup mahal membuat Carmudian harus merogoh gocek lebih dalam.
  • Ada kemungkinan dalam satu tahun mobil milik Carmudian tidak akan mengalami kerusakan atau lecet. Jadi biaya yang telah dikeluarkan dalam waktu satu tahun tidak bisa di klaim dan akan hangus. Siap dengan hal ini?
  • Semua jenis kerusakan yang terjadi tanpa di sengaja dapat di klaim kepada pihak asuransi seperti kebakaran, kecelakaan, lecet, dan bentuk kerusakan lainnya.
  • Selalu baca polis asuransi yang Carmudian miliki untuk mengetahui kelengkapan pelayanan yang diberikan oleh pihak asuransi.
  • Selalu bawa mobil ke bengkel resmi yang bekerja sama dengan pihak asuransi.

Setelah mempertimbangkan beberapa hal di atas, apakah Carmudian sudah siap menggunakan jenis asuransi All Risk? Semua kembali kepada Carmudian.