Dengan kondisi lalu lintas yang sepertinya jauh dari kata kondusif, asuransi mobil seketika menjadi sebuah alternatif penyelamat dalam berkendara mobil.

Hal ini menyebabkan para pemilik mobil pun merasa perlu mengasuransikan kendaraannya.

Ditambah lagi banyaknya perusahaan asuransi kendaraan yang bisa dibilang cukup banyak di Indonesia dan tersebar di berbagai belahan wilayah.

Namun tahukah anda soal perluasan jaminan berkaitan dengan asuransi kendaraan ini?

Ya, perluasan jaminan ini hendaknya juga tidak luput dari perhatian dan perhitungan anda. Langkah cerdas harus diambil karena semua kembali pada anda, perluasan jaminan mana yang lebih efisien digunakan.

Pemilihan perluasan jaminan ini berpengaruh pada besaran premi yang akan anda bayarkan dari paket asuransi yang ditawarkan.

Maka dari itu, demi membantu anda mengenali perluasan jaminannya kita sama-sama simak ulasan berikut ini.

Personal Accident (PA)

Siapa yang tahu kapan terjadi insiden di jalan raya?

Terlebih lagi korbannya tidak pandang bulu, siapapun bisa menjadi korban, termasuk diri anda.

Para pengendara yang sangat hati-hati di jalan tidak bisa menghilangkan risiko kecelakaan, bahkan para penumpang bisa saja menjadi korban suatu insiden kecelakaan di jalan.

Dari perhitungan tersebut, agar mengemudi lebih tenang para pihak asuransi biasanya melengkapi asuransi mobil tersebut dengan perluasan jaminan Personal Accident (PA).

PA ini tidak hanya menjamin kendaraan saja, namun juga untuk pengemudi dan penumpang yang menjadi korban sebuah kecelakaan.

Cukup banyak perusahaan asuransi yang menyertakan perluasan jaminan ini ke dalam paket polis asuransi kendaraan mereka.

Klausul PA ini memang tidak wajib, sifatnya hanya disarankan.

PA yang ditawarkan bisa dipilih salah satu, yakni hanya untuk pengemudi dan pengemudi-penumpang.

Bila anda memiliki rutinitas berkendara bersama keluarga mungkin alangkah lebih baik untuk memilih opsi perluasan PA yang ke dua.

Pilihan tersebut otomatis akan disesuaikan dengan besar premi yang harus dibayarkan.

Biasanya, kalkulasi sederhana besaran preminya sebesar 0,5% persen dari pertanggungan yang diinginkan. Misalnya besaran pertanggungannya sebesar Rp 20 juta/ orang maka preminya Rp 100.000/ orang.

Cakupan PA yang akan ditanggung antara lain adalah meninggal dunia, cacat sementara atau permanen serta medical expenses.

Perlu diingat, biasanya pihak asuransi hanya akan mematok penggantian klaim sebesar 10% saja dari jumlah pertanggungan.

Agar lebih mudah dalam proses klaim, sertakan juga kerabat terdekat anda yang nantinya bisa membantu proses verifikasi dan klarifikasi tertanggung dan penumpangnya.

Jika anda sudah punya perlidungan asuransi jiwa, anda bisa mencoret perluasan ini.

Tidak perlu khawatir, ingat perluasan ini hanya opsi saja. Toh, asuransi jiwa juga sudah menjamin perlindungan dari kecelakaan. Dengan begitu, anda bisa lebih efisien membayar asuransi kendaraan nantinya.

Tanggung Jawab Hukum Pihak Ketiga (TJH III)

Risiko kecelakaan di jalan ketika berkendara sama besarnya seperti menabrak atau ditabrak oleh pengendara lain.

Meski anda sudah sangat berhati-hati dan mematuhi semua peraturan lalu lintas namun masih saja potensi kecelakaan itu ada.

Perilaku buruk pengendara lain atau kejadian lainnya yang bisa merugikan anda ketika berkendara merupakan hal-hal yang tidak bisa diprediksi.

Dari hal itu maka perluasan jaminan lain yang juga disarankan untuk dipertimbangkan adalah Tanggung Jawab Pihak Ketiga (TJH III). Dengan perluasan jaminan ini anda bisa cukup tenang dalam berkendara, setidaknya tidak merugi berkali lipat. TJH III tidak hanya sebatas melindungi kerusakan kendaraan bermotor anda tapi juga termasuk kerusakan harta benda, medical expense, cedera, hingga kematian.

Modifikasi

Nah, bagi anda yang hobi modifikasi mobil atau tidak puas dengan fitur bawaan mobil anda baik interior atau eksterior, perluasan jaminan ini mungkin sangat cocok.

Seperti kita ketahui modifikasi mobil cukup memakan biaya yang besar, mulai dari ratusan ribu hingga ratusan juta rupiah.

Untuk melindungi barang-barang mahal tersebut anda pun bisa mengajukan perluasan jaminan atas modifikasi pada mobil.

Perluasan ini sudah banyak disediakan oleh pihak asuransi opsi perluasannya.

Ketika proses pengajuan asuransi atas segala macam fitur tambahan seperti perangkat audio, smart key, telepon mobil, GPS dan lain sebagainya sebaiknya cantumkan identitas barang dengan sangat lengkap.

Identitas barang ini meliputi merek, tipe, jumlah hingga harga yang disertai data nota barang.

Mencantumkan identitas barang secara sangat lengkap untuk menghindari kemungkinan buruk yang dapat terjadi ketika akan klaim.

Bagaimana? Dengan penjelasan tentang perluasan jaminan ini diharapkan anda dapat cerdas memilih perluasan. Sehingga dapat lebih efisien dalam membayar kewajiban premi.

Waspada di sepanjang jalan, baik dalam mengemudi dan proses asuransi.