BeritaSumber informasi

‎Hino Siap Terapkan Emisi Euro4 untuk Bus dan Truck

Penulis: Santo Evren Sirait

Jakarta – Pelaku industri otomotif di Indonesia siap untuk menerapkan standar emisi Euro4 pada setiap produk yang bakal dipasarkannya. Hal tersebut sempat diungkapkan Airlangga Hartarto Menteri Perindustrian beberapa waktu lalu.

Terkait hal ini PT Hino Motors Sales Indonesia (HMSI) terus mengembangkan produk dan siap untuk memenuhi kebijakan mengenai regulasi Euro4.

“Untuk Euro4 tentunya Hino akan mengikuti segala kebijakan yang diterapkan oleh pemerintah. Untuk mesin dan teknologi Euro4 tentunya prinsipal kami sudah memilikinya,. Saat ini sedang kami pelajari dan kembangkan untuk disesuaikan dengan pasar Indonesia,”ujar Santiko wardoyo, Direktur Penjualan dan Promodi HMSI, di Jakarta (20/2/2018).

Menurutnya tidak ada masalah bila semua produk Hino yang akan dan sudah dipasarkan di Tanah Air dirubah menjadi Euro4.

“Sekarang semua produk kita (Hino) di Indonesia menggunakan standar emisi gas buang Euro2, kalau dikatakan sulit untuk pindah ke Euro4, kayanya enggak ya, karena kendaraan Hino ada di Malaysia, bahkan ada juga yang di Singapura sudah menggunakan standar Euro5. Jadi bagi Hino bukan hal baru untuk pindah ke Euro4,” terang Santiko.

Namun di satu sisi yang membuat Santiko ragu adalah terkait bahan bakar minyak. Menurutnya jangan sampai kebijakan kendaraan Euro4 dicanangkan tapi dari segi bahan bakar tidak siap.

“Kita kendaraan dengan standar Euro4 sedang kami persiapkan. Cuma di sini yang kita pertanyakan kepada pemerintah adalah kesiapan dari pemerintah itu sendiri. Karena ini kita bicara truck, mobil truck itu memang plat nomornya B (Jakarta) tapi trayeknya bisa kemana-mana, nah siap nggak bahan bakarnya,” jelas dia.

Dirinya menambahkan, kalau semua kendaraan sudah menggunakan Euro4 mesti isi bahan bakar minyaknya yang sesuai dengan Euro4 juga. Bila bukan untuk Euro4 tak bisa optimal kinerja kendaraannya, pasti pengaruh di mesin, bisa saja filter jadi kotor dan performa kurang. Ini akan jadi masalah baru.

Produk Hino Terapkan Standar Euro4

Bila persiapan mengenai penggunaan Euro4 sudah dianggap bisa berjalan dengan baik, menurut Santiko produk yang akan lebih dahulu menggunakan standar emisi baru adalah truck.

“Mungkin truck, mungkin juga dalam waktu bersamaan semua produk kita menggunakan Euro4, karena kan pabriknya nggak bisa memproduksi kendaraan yang berbeda-beda penggunaan Euro-nya, kalau itu diterapkan bisa repot,” tuturnya.

Penerapan Standar Euro4 untuk Kendaraan Diesel 2021

Umumnya kendaraan bus dan truck menggunakan mesin diesel dengan bahan bakar solar. Penerapan Euro4 untuk kendaraan diesel akan berlaku pada 2021.

Hal ini sesuai Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan NO.P.20/MENLHK/SETJEN/KUM.1/3/2017. Ini tentang baku mutu emisi gas buang kendaraan bermotor tipe baru dalam beberapa kategori.

Diantaranya kategori M (kendaraan roda empat atau lebih yang digunakan untuk angkutan orang). N (roda empat atau lebih yang digunakan untuk angkutan barang). Dan O (kendaraan penarik untuk gandeng atau tempel), atau yang lebih dikenal dengan standar emisi Euro4.

Khusus kendaraan bermesin bensin penerapan Euro4 akan berlaku efektif 18 bulan dan 4 tahun untuk bahan bakar solar (diesel) sejak peraturan tersebut ditandatangani pada 10 Maret 2017. (dol)

Dony Lesmana

Dony Lesman memulai karirnya di dunia jurnalis di Jawa Pos Surabaya 2003. Hijrah ke Jakarta bergabung di majalah Otomotif Ascomaxx dan Motomaxx di 2010. Sempat bergabung di portal berita Sindonews.com di kanal Autotekno hingga 2016 yang mengupas perkembangan otomotif dan teknologi. Terhitung Januari 2017 masuk sebagai tim Journal Carmudi Indonesia yang mengulas dan mempublikasikan berita-berita otomotif terbaru di Indonesia maupun dunia.

Related Posts