Berita

100 Tahun Moto Guzzi, Kota Ini Gelar Pesta Besar

Italia — Moto Guzzi akan menggelar Citta Della Moto Guzzi International Motorcycle Rally dalam rangka merayakan usia 100 tahun mereka pada 8—11 September 2022 mendatang di kota kelahirannya, Mandello del Lario, timur laut Milan.

Nantinya Moto Guzzi menjanjikan akan ada banyak keseruan yang dihadirkan di perayaan satu abad ini untuk para penggemar.

100 tahun moto guzzi

Museum Moto Guzzi kembali dibuka pasca pandemi Covid-19. (Foto: Visordown)

“Selama akhir pekan kedua pada September 2022 nanti, Mandello akan berubah menjadi pusat global gairah sepeda motor. Hal tersebut dikarenakan Moto Guzzi memiliki sejarah, teknologi, gaya, dan daya pikat tak tertandingi,” ujar pihak Moto Guzzi dilansir laman Visordown, Selasa (17/5/2022) kemarin.

Selama tiga hari perayaan, museum Moto Guzzi akan dibuka untuk umum setelah sebelumnya tutup akibat pandemi Covid-19. Tak hanya itu, pengunjung juga bisa menikmati pameran, bursa jual-beli, dan pertemuan oleh para pemilik sepeda motor dari seluruh dunia.

Jika ditelaah, sebenarnya tahun ini Moto Guzzi memasuki usia 101 tahun. Namun, karena pada 2021 lalu angka kasus positif Covid-19 masih cukup tinggi di Italia, maka acara tersebut tak digelar secara besar-besaran.

Sejarah Moto Guzzi

100 tahun moto guzzi

Moto Guzzi akan menggelar perayaan besar 100 tahun mereka berdiri. (Foto: Visordown)

Sekadar informasi, Moto Guzzi sendiri pertama kali didirikan pada tahun 1921 di daerah Mandello del Lario. Awalnya merek ini memproduksi kendaraan untuk keperluan militer Italia pada era Perang Dunia I.

Menurut catatan sejarah, Carlo Guzzi, Giovanni Ravelli, dan Giorgio Parodi merupakan sosok yang membentuk perusahaan.

Guzzi merupakan seorang mekanik pembuat sepeda motor, Parodi merupakan anak dari pemilik kapal yang bertugas menjadi investor, Ravelli bertugas untuk mempromosikan sepeda motor yang dibuatnya di ajang balap.

Namun nahas, Ravelli yang juga bekerja sebagai pilot meninggal saat perang dunia berkecamuk di wilayah Eropa.

Sejak saat itu, kedua rekan Ravelli mendesain logo Moto Guzzi dengan gambar burung elang yang sedang mengepakkan sayap.

Penulis: Rizen Panji
Editor: Dimas

Rizen Panji

Hobinya jelas, menghabiskan bahan bakar mesin 6 silinder di akhir pekan. Seleranya juga sudah jelas, mobil tua yang pintunya cuma dua. Oh iya, dirinya sangat mencintai interior mobil yang bersih dan simpel. Kalau ada yang mau ngasih mobil dengan ciri tersebut, akan diterima dengan senang hati..

Related Posts