Home » Berita » 3 Alasan Kenapa Harus Beli Kia Grand Sedona

3 Alasan Kenapa Harus Beli Kia Grand Sedona

Jakarta – Setelah berbulan-bulan peluncuran Kia Grand Sedona, akhirnya PT Kia Mobil Indonesia (KMI) memberi kesempatan untuk mencoba langsung mobil bongsornya tersebut.

Namun di luar impresi pertama mengemudikan pesaing Honda Odyssey ini, saat membaca spesifikasi lengkap Kia Grand Sedona, bikin kami sadar kalau MPV ini punya tiga hal terbaik.

Kelebihan ini bukan berlaku hanya di kelasnya loh, bahkan dibanding setiap mobil yang dijual di Indonesia dengan harga yang ditawarkan.

Penasaran maksudnya? Well, ini penjelasannya….

Baca juga: Kia Grand Sedona, Banjir Pesanan Stok Terbatas

Keunggulan Kia Grand Sedona

Sedona
Kia Grand Sedona, MPV premium Kia bermesin 3.3L dengan kapasitas penumpang 11 orang (Carmudi Indonesia/Zainal)

Kia Grand Sedona dibanderol seharga Rp487,5 juta on the road Jakarta untuk varian AT dan Rp 555,5 juta on the road Jakarta untuk varian tinggi Ultimate.

Memang banyak perbedaan fitur antara kedua varian tersebut, tapi untuk tipe entry level generasi ketiga Kia Carnival seharga di bawah Rp500 juta ini masih memiliki kelebihan. Dan ini 3 kelebihan yang bisa dijadikan alasan mengapa harus beli Kia Sedona;

1. Mobil dengan Jumlah Silinder Terbanyak Seharga Kurang dari Rp500 Juta

Sekarang memang lagi tren menurunkan kapasitas mesin namun diakali menggunakan sistem turbo. Tapi sepertinya Kia lebih tertarik meneruskan tradisi Carnival lawasnya dengan menyuntik mesin besar ke Grand Sedona paling gress tersebut.

Yup, Kia Grand Sedona tidak hadir dengan mesin 4-silinder berturbo kekinian, melainkan hadir dengan mesin raksasa V6 dari keluarga Lambda II yang sudah dipercaya dari tahun 2009 silam.

Itu artinya Kia Grand Sedona punya 6 silinder di bawah kap mesinnya, sekaligus menjadikannya sebagai mobil dengan silinder terbanyak dibanding setiap mobil lainnya di Indonesia yang dijual di bawah Rp500 juta. Sadis!

Beberapa model yang main di segmen mesin 6-silinder misalnya Jeep Wrangler 3.0, BMW M2 Coupé dan Toyota Alphard 3.5 Q Executve Lounge.

Masalahnya, price tag mobil tersebut dua kali lipatnya Grand Sedona AT alias berkisar di atas Rp1 miliar. Sedona mengungguli pesaingnya dari soal harga.

Tentu dalam pemakaiannya sehari-hari, mesin 6 silinder berkonfigurasi naturally aspirated seperti ini akan memiliki respon akselerasi yang jauh lebih instan dibanding mesin 4-silinder dengan turbocharger.

Selain itu, konfigurasi V6 juga akan terdengar lebih halus, lebih minim getaran dan bersuara lebih merdu dibanding mesin 4-silinder.

Memang sih, kelemahan paling mendasarnya adalah lebih boros dibanding mesin 4-silinder berturbo. Tapi hal ini juga harus dibuktikan dengan mengetahui konsumsi Kia Grand Sedona di dunia nyata.

Toh ujung-ujungnya, selalu ada kebanggaan ketika pamer dan mengatakan “I have a V6,” kan?

2. Mobil dengan Kapasitas Mesin Terbesar Seharga Kurang dari Rp500 Juta

Grand sedona
Mesin Kia Grand Sedona terbaik dikelasnya. Foto/Carmudi Inonesia.

Tidak seperti Nissan Teana 2.5 lawas yang juga memiliki mesin V6 dulunya, jantung 6-silinder milik Kia Grand Sedona ini tidak pelit kapasitas.

Yes, karena untuk range harga di bawah Rp500 jutaan, kapasitas mesin Kia Grand Sedona juga jadi yang terbesar dengan angka 3.342 cc berkat jeroan Lambda II V6 3.3L MPI miliknya.

Tentunya keren, mengingat kapasitas mesin milik para pesaing di kelasnya atau dengan harga di sekitarnya jauh lebih kecil.

Contoh saja Honda Odyssey dan Hyundai H-1 dengan mesin 2.400 cc-nya hingga Toyota Alphard dan Nissan Elgrand dengan mesin 2.500 cc-nya.

Well, sama kisahnya dengan jumlah silinder, bila coba membandingkannya dengan mesin 3.500 cc milik Toyota Alphard Executive Lounge.  Perlu diingat harga MPV bongsor tersebut sudah tiga kali lipatnya harga Grand Sedona.

Balik lagi urusan boros BBM, gak perlu terlalu takut, paling tidak Kia tetap menyematkan mode Active Eco untuk sedikit menekan angkanya.

3. Mobil dengan Tenaga Mesin Terkuat Seharga Kurang dari Rp500 Juta

Lagi di soal mesin, namun kali ini berkisar pada output yang dihasilkan. Berkat 6-silinder dan kapasitas raksasanya, jumlah tenaga yang dimiliki Kia Grand Sedona juga menjadi sangat besar.

Tepatnya, 266 hp dan torsinya 318 Nm. Sinting gak tuh?!

Jangankan 266 hp, mobil yang dijual di bawah harga Rp500 juta di Indonesia bahkan tidak ada yang menyentuh angka 200 hp.

Salah satu yang tertinggi adalah mesin 1.5L Turbo milik Honda CR-V yang menghasilkan 189 hp, masih terpaut sangat-sangat jauh perbedaanya.

Yang membuat kami takjub adalah bahkan mobil dengan banderol 2 kali lipat Kia Grand Sedona. Contoh seperti BMW 330i (F30 LCI) dan Audi A4 Quattro (B9). Yang masih menghasilkan angka tenaga sedikit lebih kecil dibanding mesin V6 Kia ini.

Efeknya, mobil ekstra-bongsor tersebut diklaim dapat berakselerasi dari 0-100 km/jam hanya dalam 8,8 detik saja.

Masih belum teryakinkan? Cukup diingat saja, selain tiga hal terbaik tadi, Kia Grand Sedona juga masih memiliki berlimpah kelebihan. Seperti kapasitas 11 penumpang, dual sunroof dan fitur pintar seperti bagasi elektrik bisa terbuka ketika didekati lebih dari 3 detik.

Semoga dengan 3 keunggulan Kia Grand Sedona tadi, bisa meyakinkan konsumen untuk memboyongnya. Hmm, pantas dipertimbangkan sih!

(Penulis: Fransiscus Rosano Adi Prakoso)

 

Sedona
Previous post
Kia Grand Sedona, Banjir Pesanan Stok Terbatas
Bahu jalan tol
Next post
Gak Bisa "Nyalip" Kiri, Lajur Satu Jalan Tol Jadi Jalur Transjabodetabek