Tips dan Trik

4 Cara Merawat Radiator Mobil yang Benar, Wajib Tahu, Nih!

Banyak pengguna mobil yang masih bingung dan bertanya, bagaimana cara merawat radiator yang benar. Padahal sebenarnya perawatan radiator termasuk mudah dan bisa dilakukan oleh semua orang.

Hanya saja, banyak pemilik mobil yang belum memiliki edukasi lebih tentang area mesin.

Radiator punya peranan penting untuk mendinginkan mesin mobil ketika sedang berkendara. Komponen berbentuk kotak ini biasanya dipasang di bagian depan yang terdiri dari saluran air.

Saluran air berbentuk bilah di dalam radiator ini berguna untuk melepaskan suhu panas dari mesin, sehingga suhu mesin akan tetap stabil.

Berikut ini adalah cara merawat radiator yang benar seperti dilansir laman Suzuki.

Cara Merawat Radiator

Menggunakan Coolant

Pemilik mobil dianjurkan menggunakan cairan coolant untuk mendinginkan mesin. Cairan khusus radiator ini punya banyak manfaat, salah satunya menghindari korosi bagian dalam radiator dan bagian jalur air mesin.

cara merawat radiator

Cairan radiator mobil

Mobil yang menggunakan air keran atau air biasa umumnya bisa menghasilkan karat lebih cepat. Bahkan dalam waktu lama radiator akan lebih cepat mampet akibat kerak dari air tanah yang lama-kelamaan menumpuk dan menyumbat saluran.

  • Mengecek Air

Untuk mobil baru, umumnya pemilik mobil tak perlu rajin mengecek kondisi air. Namun disarankan tetap melakukan pengecekan minimal sebulan sekali atau dua bulan sekali untuk mobil yang baru dibeli dari diler.

Sedangkan untuk mobil yang usianya sudah lebih dari 10 tahun, ada baiknya rajin melakukan pengecekan minimal dua minggu sekali. Namun dengan sedikit catatan, hal ini bisa dilakukan oleh mobil yang belum pernah mengganti radiatornya.

  • Memeriksa Kebocoran

Manfaat lain dari memakai cairan coolant adalah kita bisa mengetahui jika terjadi kebocoran. Air coolant yang umumnya berwarna merah dan hijau akan menetes jika ada kebocoran di bagian radiator dan selangnya.

Berbeda jika menggunakan air biasa yang umumnya tidak ketahuan jika terjadi kebocoran. Tiba-tiba air di dalam reservoir sudah berkurang cukup banyak dan indikator mesin sudah naik hampir overheat.

Kejadian ini sering sekali dialami oleh para pemilik mobil yang abai melakukan perawatan.

cara merawat radiator

Penyebab radiator mobil rusak.

  • Mengganti Radiator

Banyak yang beranggapan jika radiator tak perlu diganti. Sebenarnya anggapan tersebut salah, dan sebaiknya radiator ini wajib diganti secara berkala.

Mobil yang sudah lebih dari 7 tahun ada baiknya diganti radiatornya untuk mencegah terjadinya kebocoran. Jika kebocoran terjadi di bagian tengah mungkin masih bisa diservis, namun jika kebocoran terjadi di dinding samping maka mau tidak mau radiator wajib diganti.

Komponen pendinginan mesin ini termasuk ke dalam kategori slow moving, di mana memang dianjurkan diganti dalam beberapa waktu.

Hanya saja banyak orang yang malas mengganti radiator dengan alasan mahal dan dianggap kurang penting.

Nah, itu tadi merupakan cara merawat radiator yang benar dan bisa diaplikasikan di berbagai mobil. Lebih baik repot sedikit untuk mengecek, dibanding mengalami overheat di perjalanan, semoga bermanfaat.

Baca Juga

Penulis: Rizen Panji

Editor: Dimas

Rizen Panji

Hobinya jelas, menghabiskan bahan bakar mesin 6 silinder di akhir pekan. Seleranya juga sudah jelas, mobil tua yang pintunya cuma dua. Oh iya, dirinya sangat mencintai interior mobil yang bersih dan simpel. Kalau ada yang mau ngasih mobil dengan ciri tersebut, akan diterima dengan senang hati..

Related Posts