Home » Sepeda motor » Aksesoris Kawasaki W175 Cafe Racer, Obat Ganteng Ala Retro

Aksesoris Kawasaki W175 Cafe Racer, Obat Ganteng Ala Retro

Kawasaki W175 Cafe Racer cuma ditambahi beberapa aksesoris pemanis (Foto: Carmudi)

Jakarta – Mengulang kesuksesan W175, PT Kawasaki Motor Indonesia hari ini, Senin (14/1) merilis Kawasaki W175 Cafe Racer. Motor sport retro ini hadir dengan beberapa ubahan yang sifatnya sebagai aksesoris tambahan dan bisa dibeli terpisah.

Keluarga W Series ini punya sejarah tersendiri bagi Kawasaki. Berawal dari W1 yang merupakan motor sport asal Jepang dengan kapasitas mesin paling besar pada masanya. Kawasaki W1 diluncurkan pada 1966 dengan mesim 650 cc.

“Cafe racer style merupakan salah satu aliran modifikasi populer di tahun 60-an yang terkenal akan desainnya yang sporty dan elegan serta kental dengan image retro. Aksesoris pada Kawasaki W175 Cafe Racer mix and match dengan kualitas original part,” ujar Line Head Sales Promotion PT Kawasaki Motor Indonesia (KMI), Sucipto Wijono, saat peluncuran.

W175 versi standar (Foto: Carmudi)

Lantas, apa saja sih aksesoris yang bikin W175 makin ganteng dengan gaya jadul? Setidaknya ada enam bagian yang diubah oleh KMI agar W175 makin sporty dengan kesan jadul yang kuat.

Aksesoris Kawasaki W175 Cafe Racer

Kawasaki menghadirkan Cafe Racer sebagai opsi konsumen yang ingin tampil lebih sporty dan elegan namun tetap dalam nuansa retro dengan tambahan beberapa aksesoris.

Versi cafe racer ada meter visor di atas headlamp

Pertama yaitu meter visor, yang jadi identitas utama ala cafe racer. Pada meter visor ini, jelas Sucipto, sudah dilengkapi dengan bracket untuk plat nomor sesuai dengan peraturan yang ada di Indonesia.

Kesan cafe racer ala bokong tawon hadir pada desain jok. Jok dengan pola tucked role dengan aksen dua warna (coklat dan hitam) memberikan tampilan yang klasik dan elegan yang lebih tebal 1 cm.

Aksen buntut tawon ada di desain jok

Bagian belakang jok di bentuk lebih tebal sehingga memberikan efek siluet single seat cover khas motor dengan aliran cafe style. Kawasaki tidak menghadirkan versi single seater karena model tandem inilah yang diinginkan oleh konsumen Indonesia.

Spakbor Kawasaki W175 Cafe Racer Model Pisah

Desain bokong ala tawon dan beberapa aksesoris yang memperkuat kesan retro

Bagian ini termasuk unik dari Kawasaki W175 Cafe Racer, karena bentuk spakbor yang bisa dilepas dengan fender. Dengan demikian, spakbor belakang bisa jadi lebih pendek agar terkesan sporty. Saat dibutuhkan, spakbor bisa dipasang lagi agar saat hujan tidak membuat pengendara di belakang terkena cipratan becek jalanan.

Selanjutnya shockbreaker dengan warna gold, dan Warna chrome pada pelindung knalpot menambah sentuhan yang berkelas. Lalu terakhir yaitu desain knee pad dan tank emblem.

Garnish ini tampil elegan dengan kesan finishing chrome untuk emblem. Sementara itu, pattern pada knee pad di W175 Cafe Racer memakai kombinasi garis horizontal dan lingkaran.

W175 Cafe hadir dalam 3 warna, yaitu Pearl Brilliant Yellow, Metallic Flat Graystone and Candy Fire Red.

Previous post
Kawasaki W175 Cafe Racer Meluncur, Harganya Rp 32,6 Juta
Next post
Harga dan Spesifikasi Daihatsu Xenia Bermesin 1.5 Liter Sudah Bocor