Home » Berita » Alasan Produksi Kia Seltos Tidak Bisa di Indonesia

Alasan Produksi Kia Seltos Tidak Bisa di Indonesia

Kia Seltos untuk Indonesia Impor dari India (Foto: Santo/Carmudi)

JakartaKia Seltos yang dipasarkan di Indonesia dibawa dalam bentuk utuh atau Completely Build Up (CBU) dari pabrik Kia di India. Wajar jika kita berharap produksi Kia Seltos dilakukan di dalam negeri daripada impor untuk menekan harga jualnya. Namun harapan itu sepertinya harus dipendam dalam-dalam, sebab Kia sendiri belum memiliki pabrik di Indonesia.

“Ya mau enggak mau begitu (impor dari India), enggak bisa langsung produksi di sini,” ungkap Jusak Kertowidjojo, Presiden Direktur PT Indomobil Sukses Internasional.

Kalaupun diproduksi di dalam negeri, tambah Jusak, ada banyak hal yang perlu dikaji. Pihaknya harus melihat terlebih dulu volume penjualan Kia Seltos. Setelah itu baru ditentukan apakah volume penjualannya sudah mencukupi untuk bisa diproduksi di dalam negeri atau belum.

“Sekali lagi, kami harus dapat volume dulu. Ya kita tahu kalau mau CKD (Completely Knock Down) perlu 30 ribuan unit. Ya harus ada volume dulu baru bisa pikirkan CKD,” terang Jusak.

Seperti diketahui, selain India, Kia seltos juga diproduksi pabrik Kia di Gwangju, Korea Selatan. Dengan demikian, Seltos merupakan satu-satunya produk Kia yang dipasarkan di Indonesia dari India. Sedangkan produk lainnya didatangkan langsung dari Korea Selatan.

PT Kreta Indo Artha (KIA) selaku Agen Pemegang Merek (APM) mobil Kia memang sengaja mendatangkan Seltos dari India. Sebab ada kesamaan karakteristik mobil dan konsumen di sana dengan di Indonesia.

Siapkan Produk Baru dan Perlebar Jaringan

Sementara itu terkait strategi ke depan setelah kehadiran Seltos, PT KIA sudah menyiapkan rencana besar. Di antaranya akan kembali mendatangkan produk baru dan memperlebar jaringan penjualan.

“Tidak hanya memasarkan produk Kia saja kami juga berkomitmen untuk membangun jaringan dan merek Kia di Indonesia. Saat ini kami sudah memliki 24 diler di Indonesia yang tersebar di Jakarta, Surabaya, Medan dan kota besar lainnya di Indonesia,” tutur Andrew Nasuri, Presiden Direktur PT KIA.

Dirinya berharap tahun ini akan ada 10 diler resmi mobil Kia yang berdiri di beberapa kota besar.

“Sehingga di akhir 2020 jumlah diler resmi Kia mencapai 34 diler,” tutup Andrew.

 

Penulis: Santo Sirait

Editor: Dimas

Baca Juga:

Sudah Lima Generasi, Honda CR-V Mana yang Terlaris?

Previous post
Sudah Lima Generasi, Honda CR-V Mana yang Terlaris?
Next post
Pakai MBtech, 62 Jok Mobil Adu Keren di Carseat Online Design