Home » Berita » All-New Honda Brio Perubahan Wajah yang Bisa Ganggu Merek Lain

All-New Honda Brio Perubahan Wajah yang Bisa Ganggu Merek Lain

Nusa Dua – Tak bisa dipungkiri perubahan wujud Honda Brio menjadi nilai plus untuk mendongkrak penjualan. City car yang menyandang title All-new Honda Brio ini resmi meluncur saat ajang GIIAS 2018 tahun ini, lalu resmi dijual pada September 2018.

Dari catatan data PT Honda Prospect Motor selaku Agen Pemegang Merek mobil Honda di Indonesia, sudah lebih dari 200.000 unit Honda Brio sudah terjual sejak kemunculannya pertama di 2012 lalu. Bahkan si “mungil” ini menjadi tulang punggung penjualan Honda di Indonesia.

Kini All-new Honda Brio dengan “wajah” baru sudah terjual lebih dari 4.000 unit. Warna putih masih menjadi favorit yang mendominasi pilihan konsumen.

Menurut Jonfis Fandy Direktur Pemasaran dan Layanan Purnajual PT.HPM kalau versi LCGC alias Brio Satya masih mendominasi penjualan. Dari total pemesanan, 65 persen memilih Brio Satya dan sisanya type RS.

“Kami mengembangkan desain yang lebih segar di Brio generasi ke dua, bagian eksterior paling banyak yang dilakukan perubahan,” ujar Jonfis di sela-test test drive Honda Brio di Uluwatu, Ungasan, Bali, Rabu (17/10).

Dirinya berharap kalau beberapa improvement yang dilakukan Honda pada generasi kedua Brio ini memberikan dampak positif pada penjualan. Meskipun diakui kalau ada beberapa yang keberatan dengan desain baru ini, alasannya sangat berbeda dari generasi terdahulu. Ini terutama datang dari penggemar fanatik.

“Bila berbicara desain baru banyak mendatangkan keberatan, ini seperti yang telah dilakukan di model lain. Misalnya kita lihat saat transformasi Honda Civic ke Honda Estilo, memang butuh sedikit waktu penyesuaian,” ujar Jonfis.

All-new Honda Brio mempunyai 5 varian dengan banderol mulai Rp 139 juta hingga Rp 190 juta. yaitu  tipe Honda Brio Satya S M/T, Honda Brio Satya E M/T, Honda Brio Satya E CVT, Honda Brio RS M/T, Honda Brio RS CVT.

Bisa jadi dengan perubahan yang dilakukan Honda terhadap Brio, akan membuat bimbang konsumen untuk menentukan pilihan. Bagaimana tidak, dengan hasil desain model eksterior yang baru, konsumen akan berpaling ke Brio sebagai pilihan mobil yang lebih fresh.

Penuhi Pasar Lokal Setelah Itu Ekspor

Perubahan desain yang dilakukan di “wajah” Honda Brio menjadi daya tarik konsumen, apalagi kini dimensinya bertambah panjang. Meskipun begitu akselerasi masih sangat nyaman di kendarai.

Bicara soal unit, PT. HPM sudah melakukan pengiriman unit mulai Oktober 2018 dan secara umum stock tersedia. All-new Honda Brio sengaja dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan konsumen mobil pertama bagi keluarga diperkotaan.

“Ya, sudah saatnya Brio naik kelas lah selain bodinya lebih besar dan menjadi yang terbaik di kelasnya,” ujar Jonfis.

Selain memenuhi pasar lokal Honda Brio buatan Indonesia juga akan di ekspor. Sayangnya Jonfis masih menutup kran informasi negara mana saja yang akan menjadi tujuan ekspor.

“Sebelumnya Brio belum pernah ekspor (CBU), yang kita lakukan dulu ekspor komponen. Tujuan negaranya Meksiko, Jepang, Thailand, Malaysia. Dulu ada Honda Freed akan tetapi sudah terputus, jadi kalau Brio ada rencana tahun depan,” tambahnya.(dol)

plat nomor kendaraan
Previous post
Ternyata Ini Negara Pertama yang Menciptakan Plat Nomor Kendaraan
HappyOne.id
Next post
HappyOne.id dari Asuransi Astra, Satu Asuransi Untuk Bermacam Perlindungan