Sumber informasi

Alternator Mulai Lemah, Lebih Baik Servis atau Ganti Baru?

Jakarta – Ciri-ciri alternator sudah mulai lemah ditandai dengan lampu indikator menyala, AC kurang dingin, dan lampu menjadi redup.

Jika sudah mulai lemah, sebaiknya alternator pada mobil diservis atau ganti baru?

Pertanyaan tersebut masih sering terlontar dari pemilik mobil.

Jika kerusakannya tidak berat, ternyata alternator atau dinamo ampere ini masih bisa diservis.

Menurut Didi Ahadi, Technical Support Manager PT Toyota Astra Motor (TAM) setidaknya ada 2 komponen dalam alternator yang bisa diganti saat servis.

“Alternator biasanya kerusakan yang bisa diservis itu kalau bearing-nya mulai aus, sehingga menimbulkan bunyi gesekan dan bagian karbon brush sudah tipis,” kata Didi, kepada Carmudi, Selasa (20/7/2021).

Kedua komponen ini, lanjut Didi, masih bisa diganti saat sedang melakukan servis alternator. Hanya saja, ketahanan part-nya bervariasi, sehingga tidak ada jaminan bisa awet.

alternator mulai lemah

Dirinya sangat menyarankan, apabila alternator mulai lemah sebaiknya diganti baru.

Hal senada juga dikatakan oleh Jajang dari bengkel spesialis dinamo Engkong Servis.

“Kalau alternator memang bisa diservis, tapi kalau ada uang lebih, sebaiknya ganti baru. Servis ini sifatnya urgent atau darurat saja,” terang dia.

Jajang juga tidak bisa memberikan jaminan atas alternator yang sudah diservis. Menurutnya ketahanannya berbeda, ada yang ketika sudah diservis menjadi awet ada juga yang tahan selama beberapa bulan saja.

Cara Ketahui Alternator Mulai Lemah

Salah satu cara mengetahui alternator mulai melemah adalah dengan menggunakan voltmeter. Alat ini biasanya dipasangkan ke lubang lighter charger, atau ada juga yang langsung dihubungkan ke bagian aki.

Tegangan listrik yang dihasilkan alternator pada mobil yang mulai melemah ketika mesin menyala, umumnya berada di bawah 13 volt. Sedangkan tegangan yang masih bagus berada di atas 13 volt antara 13,2 hingga 14 volt.

alternator mulai lemah

Cara lain, yaitu ketika mesin mobil mati. Pada saat mesin mati sebelum distarter, voltase aki mobil harus berada di angka 12 sampai 12,7 volt.

“Kalau sudah di cek pakai voltmeter atau multitester pas mesin mati angkanya di bawah 12, bisa jadi akinya. Kalau mesinnya menyala tapi tegangannya di bawah 13 itu alternatornya tekor,” pungkas Jajang.

Baca Juga:

 

Penulis: Rizen Panji

Editor: Santo Sirait

Rizen Panji

Hobinya jelas, menghabiskan bahan bakar mesin 6 silinder di akhir pekan. Seleranya juga sudah jelas, mobil tua yang pintunya cuma dua. Oh iya, dirinya sangat mencintai interior mobil yang bersih dan simpel. Kalau ada yang mau ngasih mobil dengan ciri tersebut, akan diterima dengan senang hati..

Related Posts