Home » Berita » Antisipasi Kemacetan, Hari Ini Kepolisian Lakukan Rekayasa Lalu Lintas

Antisipasi Kemacetan, Hari Ini Kepolisian Lakukan Rekayasa Lalu Lintas

melanggar ganjil-genap
Ilustrasi arus lalu-lintas Jakarta (Foto: Istimewa)

Jakarta – Asian Games 2018 telah berlangsung sukses pada September lalu, kini dilanjutkan dengan Asian Para Games 2018 untuk atlet disabilitas. Pembukaan Asian Para Games 2018 akan dilaksanakan sore ini, Selasa (6/6), bertempat di Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta Pusat.

Guna memperlancar arus kendaraan yang melintas di sekitar Senayan, pihak kepolisian dibantu oleh para stakeholder akan melakukan rekayasa lalu lintas. Setidaknya ada 1.677 personel kepolisian yang diturunkan untuk mengamankan arus lalu lintas.

Jadi untuk Anda yang hendak menghabiskan akhir pekan di Jakarta dengan menggunakan kendaraan bermotor, sebaiknya simak terlebih dulu rekayasa lalu lintas yang sudah ditetapkan oleh Ditlantas Polda Metro Jaya.

Berikut ini rekayasa lalu lintas pada saat pembukaan Asian Para Games 2018:

1. Flyover Senayan dan Ladogi

– Kendaraan dari arah Semanggi diarahkan lurus ke arah Slipi
– Kendaraan dari arah Slipi diarahkan lurus ke arah Semanggi, tidak ada yang menuju ke arah jalan Gerbang Pemuda

2. Pintu FX Sudirman/Jalan Pintu 1 Senayan

– Penutupan Pintu FX Sudirman/Jalan Pintu I Senayan
– Kendaraan dari arah Bundaran Senayan diarahkan lurus ke arah Semanggi
– Pintu masuk FX Sudirman yang melalui Jalan Jend Sudirman dibuka untuk keluar masuk kendaraan dan pintu keluar yang melalui jalan Pintu Satu Senayan ditutup

3. Jalan Hang Lekir

– Arus lalu lintas dari jalan Mustopo yang menuju ke arah jalan Asia Afrika dibelokkan ke kanan menuju jalan Hang Tuah Raya

4. Perempatan Patal Senayan

– Kendaraan dari arah jalan Patal Senayan 1 yang menuju ke arah jalan Asia Afrika diarahkan berputar balik atau dibelokan ke kiri arah Jl Senayan 2/Permata Hijau

5. Traffic Light Palmerah

– Kendaraan dari arah Manggala Wanabakti diluruskan di lampu merah Palmerah menuju ke arah jalan Tentara Pelajar-Permata Hijau

6. Pertigaan Jalan Tentara Pelajar

– Kendaraan yang dari arah lampu merah Palmerah diluruskan ke jalan Tentara Pelajar

7. Pertigaan Jalan Hang Lekir

– Kendaraan yang dari arah jalan Pakubuwono diluruskan ke arah lampu merah Pakubuwono maupun arah sebaliknya.

Ganjil Genap Tetap Berlaku

Pemerintah DKI Jakarta melalui Peraturan Gubernur (Pergub) yang diterbitkan pada 31 Agustus 2018 menetapkan bahwa kebijakan sistem ganjil-genap diperpanjang artinya masih berlaku hingga pertengahan Oktober 2018.

Berdasarkan informasi dari twitter @TMCPoldaMetro perpanjangan sistem ganjil-genap tertera di Pergub DKI Jakarta Nomor 92 Tahun 2018 tentang Pembatasan Lalu Lintas Dengan Sistem Ganjil Genap Menjelang dan Selama Penyelenggaraan Asian Para Games 2018. Adapun tujuannya untuk memperlancar perjalanan atlet Asian Paragames 2018 menuju tempat pertandiangan.

Pasal 1 ayat 1 dalam Pergub tersebut berisi “Gubernur menetapkan ruas jalan sebagai kawasan pembatasan lalu lintas dnegan sistem ganjil-genap”.

Sedangkan di ayat 2 menyebutkan ruas jalan yang memberlakukan kebijakan sistem ganjil-genap seperti di Jalan Medan Merdeka Barat; Jalan MH Thamrin; Jalan Jenderal Sudirman; Jalan Gatot Subroto; Sebagian Jalan S Parman (mulai dari simpang jalan Tomang raya sampai dengan jalan simpang jalan KS Tubun); Jalan Jenderal MT Haryono. Kemudian, Jalan HR Rasuna Said; Jalan Jenderal DI Panjaitan; dan Jalan Jenderal Ahmad Yani.

Pembatasan lalu lintas lewat sistem ganjil-genap diberlakukan mulai 3 September sampai 13 Oktober. Dari Senin hingga jumat pada pukul 06:00 sampai dengan pukul 21:00. Berbeda dari sebelumnya, kebijakan sistem ganjil-genap untuk ajang Asian Paragames 2018 tidak berlaku pada Sabtu, Minggu dan hari libur nasional.

Khusus sebagian Jalan Benyamin Sueb (mulai dari Bundaran Angkasa sampai dengan Kupingan Ancol) sepanjang Sepetember ini bebas dari sistem ganjil-genap. Namun kebijakan tersebut akan kembali berlaku sejak 1 sampai 13 Oktober 2018, mengingat Asian Para Games berlangsung mulai 6-13 Oktober 2018.

Sementara itu pasal 2 dan 4 menyebutkan bahwa sistem ganjil-genap hanya berlaku untuk kendaraan roda empat dan lebih kecuali kendaraan presiden, wakil presiden, pemadam kebakaran, ambulans, sepeda motor, angkutan umum, kendaraan dinas TNI dan Polri, dan lainnya.(dol)

mobil nasional vietnam
Previous post
Mobil Nasional Vietnam Curi Perhatian Dunia, Diluncurkan David Beckham
Next post
Cara Hino Indonesia Majukan Pendidikan di Papua