BeritaSepeda motorSumber informasi

Pakai Aplikasi T-Bike, Motor Wartawan Ini Kembali Setelah Dicuri

“Perlu dicontoh oleh masyarakat lainnya, untuk melengkapi kendaraan dengan GPS, sehingga ketika terjadi kehilangan ada petunjuk-petunjuk untuk pengungkapan tentang kasus curanmor,” lanjut Kompol Supiyanto.

Penulis : Zainal Abidin

T-Bike

Septian Pamungkas, pemilik motor Yamaha NMax yang dicuri bersama Kompol Supiyanto, Kapolsek Ciledug saat penyerahan motor (Istimewa)

Jakarta – Membaca judul di atas tentu timbul pertanyaan, apa itu aplikasi T-Bike?

Nah, Carmudi Indonesia coba jelaskan secara sederhana aja yaaa….

T-Bike merupakan sebuah aplikasi yang dihadirkan bagi para pemilik kendaraan. Telkomsel merupakan provider yang punya aplikasi ini.

Berbasis Global Positioning System (GPS), T-Bike mampu mengamankan sepeda motor saat ingin dicuri atau setelah dicuri.

Pengalaman ini nyata! Kamis pagi (30/11) sekitar pukul 05.00 WIB, motor Yamaha NMax milik Septian Pamungkas, salah satu jurnalis di media online nasional raib ‘digondol’ maling dari garasi rumahnya di bilangan Ciledug, Tangerang.

Ironisnya, motor itu hilang sehari sebelum rencananya untuk melakukan turing Jakarta – Bandung.

Beruntung karena sebelumnya Septian sudah melengkapi kendaraan kesayangannya ini dengan perangkat GPS Tracker T-Bike.

Informasi T-Bike Bantu Polisi Pecahkan Kasus

Bermodal alat tersebutlah, tim Buser Reskrim Polsek Ciledug akhirnya berhasil mengamankan motor curian dalam hitungan hanya 39 jam setelah dicuri.

“Berdasarkan laporan tersebut, saya langsung memerintahkan Kanit Reskrim Ipda Tapril bersama anggotanya melakukan pelacakan pada Jumat (1/12),” terang Kapolsek Ciledug Kompol Supiyanto di Polsek Ciledug.

Motor Septian pun ditemukan di daerah Semplak, Bogor, Jawa Barat, pukul 20:30 WIB, meski pelakunya tidak berhasil diamankan dan sekarang masih dalam proses pengejaran.

Apresiasi tinggi ditujukan kepada pihak Polsek Ciledug karena berhasil menyelesaikan kasus pencurian ini dalam waktu yang cukup cepat.

Sebaliknya, Kapolsek Ciledug juga mengucapkan terima kasih kepada korban (Septian) yang dianggap sangat kooperatif membantu mengungkap kasus ini.

Malah Kompol Supiyanto juga menghimbau kepada masyarakat pemilik kendaraan untuk memasang alat GPS seperti T-Bike, agar bisa membantu petugas mendeteksi keberadaan pelaku pencurian saat motor hilang.

“Terima kasih kepada Septian dan itu perlu dicontoh oleh masyarakat lainnya, untuk melengkapi kendaraan dengan GPS, sehingga ketika terjadi kehilangan ada petunjuk-petunjuk untuk pengungkapan tentang kasus curanmor,” lanjut Kompol Supiyanto.

Kronologis Hilangnya Yamaha NMax Septian

T-Bike

Motor Yamaha NMax milik Septian Pamungkas yang berhasil ditemukan lewat aplikasi T-Bike setelah dicuri (Istimewa)

Kamis pagi (30/11) Septian menyadari bahwa motornya sudah tak ada di garasi rumahnya. Sempat panik ia berusaha bertanya kepada para tetangga sekitar rumahnya.

Dari beberapa saksi yang ditemui menyebutkan sempat melihat dua orang asing berada di depan rumahnya sekira pukul 05:00 WIB.

Karena posisi jauh dan kondisi pada saat itu gerimis, saksi tidak bisa melihat dengan jelas ciri-ciri kedua pelaku tersebut.

Tidak berdiam diri, Septian mencoba mengaktifkan perangkat GPS T-Bike yang tertanam di motor Yamaha NMax berwarna putih miliknya.

Sayangnya, alat itu tidak dapat tersambung karena kartu chip-nya sudah expired.

Tidak kehabisan akal, korban yang kesehariannya merupakan editor kanal otomotif di Liputan6.com ini langsung bergegas ke kantor T-Bike.

Sayangnya, petugas di kantor tersebut T-Bike tersebut mengatakan jika alat tersebut memang sudah tidak berfungsi lagi.

Langkah terakhir, ia pun melaporkan peristiwa pencurian motor tersebut ke Polsek Ciledug.

Motor Berhasil Ditemukan di Kawasan Bogor

Kabar terang datang sesudahnya, setelah pihak T-Bike memberitahukan bahwa aplikasi T-Bike di motornya sudah bisa berfungsi dan aktif kembali.

Setelah di tracking, diketahui posisi motor berada di daerah Rumpin, Bogor.

Berdasarkan info tersebutlah, Unit Reskrim Polsek Ciledug yang dikomandoi Ipda Tapril langsung bergerak cepat menuju lokasi keberadaan motor.

Di lokasi tersebut hasilnya nihil. Polisi tidak menemukan motor dan juga pelaku pencurian.

Setelah dilakukan pengecekan ulang, aplikasi GPS tracking tersebut menunjukkan posisi motor tersebut sudah bergerak menjauh dari titik awal di Rumpin.

Pengejaran pun dilakukan sampai akhirnya motor tersebut ditemukan di tempat parkir Masjid Jami Al-Muttaqien, berjarak 28 km dari posisi awal.

“Sangat disayangkan pelaku lolos. Kalau saja operator GPS itu mendengarkan perintah kami, pelaku pasti tertangkap. Jadi yang untung ini ada dua, pelapor mendapatkan motornya dan pelaku yang berhasil kabur,” tutup Ipda Tapril.

Setelah diusut, ternyata pihak operator T-Bike sudah mematikan mesin motor dari jarak jauh. Padahal saat itu jarak polisi dengan pelaku tinggal berjarak 3 km.

Septian pun kini tersenyum kembali karena motor kesayangannya ini bisa menemaninya kembali beraktifitas menyajikan berita-berita otomotif update di medianya.

Salut untuk pihak Polsek Ciledug dan jajarannya, dan terima kasih untuk Telkomsel untuk aplikasi T-Bike.

 

Tutus Subronto

Tutus Subronto memulai karirnya di dunia otomotif sebagai jurnalis di Media Indonesia. Sejak 2008, telah meliput beragam kegiatan otomotif nasional. Terhitung Januari 2014 masuk sebagai tim Content Writer di Carmudi Indonesia. Kini terlibat di tim editorial Journal Carmudi Indonesia untuk mengulas dan publikasikan berita-berita otomotif terbaru. Email: [email protected]

Related Posts