Home » Berita » Atas Perintah Presiden, 116 Sepeda Motor Digilas Buldoser

Atas Perintah Presiden, 116 Sepeda Motor Digilas Buldoser

Penghancuran ratusan kendaraan (Foto: Youtube/RTVMalacanang)

Manila – Baru-baru ini bea cukai Filipina atau Bureau of Customs (BoC) kembali menghancurkan ratusan sepeda motor dan mobil. Menggunakan buldoser, BoC menghancurkan total 122 kendaraan. Terdiri dari 116 sepeda motor dan enam mobil.

Sebelumnya pada Februari lalu BoC juga menghancurkan puluhan mobil mewah. Penghancuran 122 kendaraan dilakukan di halaman kantor Bea Cukai di Pelabuhan Cebu dan disaksikan langsung oleh Presiden Duterte dan beberapa pejabat pemerintahan.

Kendaraan yang dihancurkan itu merupakan hasil sitaan Bea Cukai dan masuk dalam kategori barang selundupan. Semuanya disita dalam waktu dan tempat yang berbeda-beda.

Seperti di Pelabuhan Kontainer Internasional Manila (Manila International Container Port/MICP), Port of Subic, dan Port of Iloilo. Ratusan kendaraan tersebut kedapatan turun dari kapal tanpa dilengkapi dengan surat-surat.

Adapun 112 kendaraan yang dihancurkan meliputi sepeda motor seperti skuter matik (skutik) Vespa baru, BMW, Harley Davidson, dan dua sepeda motor Triumph. Sedangkan sisanya berasal dari golongan roda empat yang terdiri dari Mitsubishi Pajero, dua unit Land Rover, dan Volvo.

Selain itu ditempat yang sama turut dihancurkan dua mobil lagi yaitu Ford Ecoline tahun produksi 2002 dan Ford Ecoline E350 model 2005.

Penghancuran ratusan kendaraan (Foto: Youtube/RTVMalacanang)

Sebagaimana dilaporkan Manila Bulletin, tujuan dari penghancuran kendaraan selundupan itu untuk memberikan efek jera. Selain itu untuk memutus rantai antara penyelundup dengan karyawan Bea Cukai yang berkomplot dalam meloloskan barang tanpa izin resmi.

Tujuan lainnya yaitu memberikan peringatan kepada importir umum kendaraan supaya taat membayar pajak untuk kendaraan impor yang mereka pasarkan.

“Perintah Presiden jelas, mengirim pesan sangat kuat kepada penyelundup untuk menghentikan apa yang telah mereka lakukan. Para penyelundup ini telah lama menipu pemerintah. Ini harus dihentikan,” kata Komisaris Bea Cukai Filipina, Isidro Lapena.

Penghancuran kendaraan selundupan ini merupakan kali ketiga yang telah dilakukan oleh bea cukai Filipina di bawah pemerintahan Duterte. Pertama, sebanyak 20 kendaraan 20 kendaraan mewah di hancurkan.

Semuanya hasil sitaan di Pelabuhan Manila, Pelabuhan Kontainer Internasional Manila, dan Pelabuhan Subic. Dihancurkan pada Februari di Manila. Mobil-mobil yang hancur termasuk Corvette Stringay, Lexus, BMW, Pajero, beberapa Mercedez Benz, dan Audi.

Penghancuran ratusan kendaraan (Foto: Youtube/RTVMalacanang)

Kedua, ada total 14 kendaraan kendaraan yang dihancurkan di antaranya mobil Maserati Quattroporte, Porsche 911 GT3, BMW Alpina B12, BMW Z1, Opel Manta, Renault 5, dan delapan mobil Mercedes Benz.

Dua Supercar Menyusul untuk Dihancurkan

Teryata dari 112 kendaraan masih ada 24 mobil mewah termasuk dua supercar yaitu McLaren dan Ferrari yang bakal dihancurkan dalam waktu yang tidak lama lagi. Saat ini kendaraan tersebut sedang dalam proses litigasi dan pengadilan.

“Saya telah mengarahkan mereka yang bertanggung jawab atas kasus ini untuk memfasilitasi litigasi 24 mobil mewah. Jika keputusan akhir dari kasus ini mendukung pemerintah, hal yang sama akan terjadi pada mereka. Mereka (mobil) akan dihancurkan,” terang Lapena.

Sedangkan 18 dari 24 mobil yang bakal dihancurkan meliputi 13 Land Cruiser baru, dua unit Chevrolet Camaro, dua unit Range Rover baru, dan McLaren telah hangus.(dol)

Previous post
Jangan Sedih, Mitsubishi Pajero Sport Rockford Fosgate 1.000 unit Sudah Ludes
Mudik Lebaran
Next post
Pembangunan Infrastruktur Dorong Meningkatnya Permintaan Kredit Mobil