Home » Mobil » Bagaimana Tipikal Pembeli Mobil Klasik Langka di Indonesia?

Bagaimana Tipikal Pembeli Mobil Klasik Langka di Indonesia?

Salah satu mobil klasik di Concours d’Elegance. (Foto: Carmudi/Yongki)

Jakarta – Membicarakan mobil tua, seakan tak ada habisnya. Karena mobil klasik memiliki nilai yang bisa dibilang tak terukur oleh uang. Di Indonesia, mobil klasik dianggap sebagai salah satu investasi, terutama untuk model langka. TDA Luxury Toys pun membeberkan sedikit hal mengenai profil dari para pemilik mobil klasik.

Seperti apa tipikal pembeli mobil klasik yang ada di Indonesia? Pertanyaan ini kerap melintas di benak orang yang melihat mobil tua.

“Tipikal pembeli mobil klasik biasanya adalah orang yang sudah berumur lebih tua,” buka William Tjandra, President Director TDA Luxury Toys kepada Carmudi, Jumat (8/5/2020) sore.

Lebih lanjut pria yang karib disapa Willi ini mengatakan usia pemilik mobil tua biasanya juga lebih tua dibanding pemilik mobil sport pada umumnya. Mobil klasik yang diincar pun rata-rata juga merupakan varian yang langka di Indonesia bahkan dunia.

Jakarta Custom Culture
Salah satu koleksi mobil klasik yang mewakili kendaraan Old School di ajang Jakarta Custom Culture 2017 (Foto: Carmudi)

“Kalau yang membeli mobil sport biasanya mereka umurnya bisa dibilang tidak terlalu tua. Tapi yang membeli mobil klasik itu biasanya lebih berumur. Dan yang beli mobil tua itu juga biasanya sudah mengidamkan mobil tua sejak lama,” sambungnya.

Model Mobil Langka Incaran

Willi mengatakan jika mobil tua yang diincar oleh kolektor di Indonesia merupakan koleksi antar sesama kolektor.

“Karena regulasi di Indonesia enggak bisa dimasukin mobil dari luar karena statusnya mobil bekas. Jadi mobilnya itu memang sudah ada di Indonesia sudah lama, baru kita bisa jual,” katanya.

Beberapa model langka yang pernah dijual TDA Luxury Toys di antaranya Mercedes-Benz 190 SL, Ford GT40, hingga Fiat Barchetta.

 

Penulis: Rizen Panji

Editor: Dimas

Baca Juga:

Naik Mobil Saat Hujan Lebat, Bisa Tersambar Petir?

motor baru di imos 2018
Previous post
Pabrik Suzuki di Cakung, Tambun, dan Cikarang Batal Beroperasi
Next post
Imbas Corona, Penjualan Mobil Toyota di Indonesia Turun