Berita

Begini Strategi Pemerintah Capai Ekspor 1 Juta Unit

Jakarta — Pemerintah melalui Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menargetkan 1 juta unit ekspor mobil utuh atau completely built up (CBU) hingga tahun 2025.

“Industri otomotif saat ini mempunyai 21 perusahaan industri kendaraan bermotor dengan investasi senilai Rp139,37 triliun untuk kapasitas produksi sebesar 2,35 juta unit per tahun,” kata Agus Gumiwang Kartasasmita, Menteri Perindustrian beberapa waktu lalu.

Target ekspor 1 juta unit kendaraan ini dinilainya cukup menantang. Pasalnya dalam beberapa tahun terakhir sebelum pandemi Covid-19, jumlah ekspor yang dilakukan Indonesia baru mencapai angka 700.000 unit.

>>>>> Cari mobil baru dan bekas terbaik dari Carmudi di sini!

ekspor 1 juta unit

Ekspor kendaraan Honda All New BR-V di IPC Terminal. (Foto: Carmudi/Rizen)

Setelah pandemi menerjang, angka ekspor tersebut terus menurun hingga mencapai angka 200.000 unit.

Oleh karenanya, Agus membeberkan bahwa pihaknya memiliki strategi agar target tersebut bisa tercapai dalam 4 tahun ke depan.

Menurutnya ada beberapa cara yang perlu dilakukan agar bisa mencapai target ekspor mobil 1 juta unit.

“Pertama itu investasi, yang kedua itu tentu bagaimana produknya bisa diekspor,” katanya di IPC Terminal, Tj Priok, Jakarta Utara pekan lalu.

Ia berharap jika ke depannya Indonesia akan menjadi basis produksi untuk berbagai kendaraan.

“Jadi Indonesia ke depannya akan menjadi hub ekspor termasuk otomotif, strateginya kita membuka pasar ekspor dengan melakukan pembicaraan kepada head quarter masing-masing merek. Caranya bisa lewat prinsipal dan pendekatan negara yang dituju lewat basis business to business (B2B),” jelasnya.

>>>>> Cari mobil baru dan bekas terbaik dari Carmudi di sini!

ekspor 1 juta unit

Presiden Joko Widodo melepas ekspor mobil buatan Indonesia ke Australia (Foto: Muchlis/Biro Pers Sekretariat Presiden)

Alasan Pemerintah Patok Target Tinggi

Lebih lanjut Agus Gumiwang mengatakan jika pihak prinsipal dari setiap merek nantinya bisa melihat peluang ekspor.

“Perusahaan atau prinsipal nantinya bisa melihat prospek dari produk yang akan dikirim ke negara tujuan baru, kita serahkan kepada prinsipal,” terangnya.

Pihak Pemerintah nantinya juga akan mempermudah investasi yang akan dilakukan oleh setiap pabrikan otomotif. Saat ini ekspor kendaraan yang sudah dilakukan oleh Indonesia sudah menyasar ke-80 negara di dunia, salah satunya negara-negara yang ada di Amerika Selatan.

Dengan melakukan kegiatan ekspor yang lebih besar, hal ini akan berdampak pada perluasan pasar. Tak hanya itu saja, kualitas produk dari kendaraan buatan Indonesia diklaim juga sudah diakui oleh dunia.

Hal inilah yang membuat Pemerintah, khususnya Kementerian Perindustrian mematok target ekspor tinggi.

“Jadi ini adalah waktu yang sangat tepat untuk industri masuk ke Indonesia selain untuk memberikan suplai kebutuhan domestik yang semakin lama semakin tinggi dan juga menjadikan indonesia sebagai hub ekspor,” tutupnya.

>>>>> Cari mobil baru dan bekas terbaik dari Carmudi di sini!

Penulis: Rizen Panji
Editor: Dimas

Rizen Panji

Hobinya jelas, menghabiskan bahan bakar mesin 6 silinder di akhir pekan. Seleranya juga sudah jelas, mobil tua yang pintunya cuma dua. Oh iya, dirinya sangat mencintai interior mobil yang bersih dan simpel. Kalau ada yang mau ngasih mobil dengan ciri tersebut, akan diterima dengan senang hati..

Related Posts

/