Home » Tips dan Trik » Beli Vespa Tua, Perhatikan Kelengkapan Surat dan Kondisi Bodi

Beli Vespa Tua, Perhatikan Kelengkapan Surat dan Kondisi Bodi

Beli Vespa tua banyak diminati karena hobi. Foto /carmudi.

Jakarta – Nama Vespa sudah sangat kesohor di Indonesia. Skuter asal Italia ini sudah masuk bumi Nusantara sejak lama, sekitar dekade 1960-an. Vespa tua hingga saat ini menjadi buruan, selain karena desainnya yang klasik tetapi juga nilai sejarah bagi orang yang beli.

Tidak ada kata terlambat bagi Carmudian yang ingin bermain Vespa. Skuter ini dijual dengan harga bervariasi, ada yang terjangkau tapi ada juga yang mahalnya selangit. Kembali lagi, namanya hobi tidak mengenal materi karena berapapun tetap akan dibeli.

Bagi pemula dengan modal pas-pasan, kunci saat beli Vespa tua ialah kelengkapan surat-suratnya. Sebab, nilai surat-surat asli bawaan dari Vespa mempengaruhi hingga 40 persen dari harga jualnya. Misalnya saja ada sebuah Vespa yang harga pasarannya Rp 10 juta, tapi karena tidak ada suratnya maka hanya bisa dijual sekitar Rp 6 jutaan.

Dari sini, Carmudian perlu berhati-hati dengan surat asal tempel atau kawinan. Maksudnya, unit yang dijual tidak punya surat dan dicarikan BPKB dan STNK dari motor lain yang unitnya sudah dikanibal atau tidak ada. Jangan sampai, di suratnya tercantum motor tipe Super, tetapi di STNK tipenya Sprint.

Bila sulit mencari unit dengan surat-surat lengkap bawaan, usahakan cari motor dengan surat tempelan yang jelas tipenya. Misalnya unit Vespa Primavera, maka di BPKB atau STNK juga harus tertera tipe Primavera. Soal kondisinya yang mangkrak tidak bisa jalan karena mesin rusak, itu urusan nomor sekian karena sekarang banyak mekanik jago Vespa lawas.

Harus Pilih Bodi Utuh

Vespa bekas
Dek keropos bisa menjadi indikator kondisi Vespa bekas. Foto /carmudi.

Hal selanjutnya yang tak kalah penting saat ingin beli Vespa tua ialah kondisi bodi secara keseluruhan. Pilih unit dengan kondisi bodi masih utuh, tidak ada keropos sama sekali. Tidak masalah apabila kondisi cat sudah usang atau lusuh ada karat ringan asalkan bodi tetap utuh, bukan dempulan.

Periksa secara seksama bagian spakbor, body tengah, stang, dan cover mesin apakah ada keropos atau tidak. Sebab, body set sekarang tidak mudah di dapat barangnya, kalau pun ada pasti harganya mahal dan bisa inden pemesanannya. Apabila kondisi cat sudah usang, masih bisa direstorasi dengan warna aslinya.

Istilahnya, mending mencari unit dengan bodi bagus tapi mesin kurang sehat. Berburu bahan ini juga dinilai tidak terlalu berat biayanya. Perbaikan bagian mesin lebih mudah dan bertahap karena bengkel Vespa lawas juga kian menjamur.

Vespa 1
Aneka Motor Vespa Klasik.Foto/Carmudi Indonesia/Ben

Untuk mempercantik penampilan Vespa pun tidak perlu khawatir, sebab penjual aksesoris untuk Vespa lawas juga sudah sangat banyak baik online atau offline.

Carmudian tinggal sesuaikan modal dengan aksesoris yang ingin dibeli. Bila belum sanggup beli aksesoris original, tidak ada salahnya berburu custom lokalan yang kualitasnya tak kalah bagus dengan harga lebih terjangkau.

Konsep Vespa Original Style Jadi Pilihan Ideal

Apabila Carmudian sudah mendapat unit utuh dengan surat-surat lengkap, bisa memulai restorasi Vespa apabila ingin kondisinya seperti baru keluar dari pabrik. Untuk konsep restorasi ini ditujukan untuk penikmat Vespa dari berbagai kalangan, termasuk orang awam.

Bodi Vespa dicat ulang dengan warna bawaan dan mesin diperbaiki supaya bisa berjalan normal. Penampilan Vespa pun kembali segar dan rapi seperti baru dan tidak ada perintilan.

Proses restorasi sebuah Vespa seperti Super yang masuk kelas entry level tidak begitu sulit. Beli suku cadang dan aksesorisnya sudah banyak tersedia di pasaran untuk Vespa tua.

Motor Vespa yang menjadi Koleksi di Bengkel Arayata/Foto.Ben

Sementara itu, bila bodi Vespa masih utuh dan cat masih mulus maka cukup digarap menjadi original style. Bedanya dengan restorasi, Vespa ini tidak dicat ulang sehingga masih bisa terlihat karat di beberapa bagian bodi.

Aliran original style ini biasanya dipilih penggemar Vespa yang sering mengikuti kontes. Unsur keaslian bodi dan cat bawaan menjadi nilai utama yang menunjukkan sisi historis dan kesan klasik. Para pemilik Vespa langka biasanya melakukan cara ini untuk mempertahankan keaslian dari tunggangan mereka.

Previous post
Pertamina: Penyaluran Bahan Bakar Solar B30 Butuh Pembaruan
Diler Piaggio Jatinegara
Next post
Diler Piaggio Jatinegara Menjadi Diler Kedua di Jakarta Timur