BeritaMobilSumber informasi

Berita Sepekan Carmudi: Jatah Setahun Suzuki Jimny Habis hingga Aksesori Mobil Berbahaya

Jakarta – Tak disangka kehadiran Suzuki Jimny di Jepang membuat produsen berlogo ‘S’ yang memasarkannya kewalahan. Pasalnya total pemesanan Jimny terbaru sudah melebihi target perusahaan selama satu tahun. Itu artinya Suzuki harus cepat memproduksi Jimny supaya konsumen tidak lama menunggu unit sampai di tangan. Kabar mengenai jatah Suzuki Jimny telah habis terpesan menjadi berita terpopuler di Carmudi selama satu minggu kebelakang.

Selain itu ada berita mengenai aksesori berbahaya bila terpasang di mobil yang juga menjadi salah satu terpopuler. Masih ada beberapa berita populer lainnya, berikut ini rangkuman berita Carmudi selama sepekan kebelakang:

1. 15 Ribu Suzuki Jimny Terpesan

Animo masyarakat Jepang terhadap Suzuki Jimny sangat tinggi sekali. Salah seoarang sumber yang dekat dengan perusahaan membeberkan bahwa sampai saat ini total konsumen yang sudah melakukan pemesanan Jimny terbaru lebih dari 15 ribu unit. Angka tersebut telah melewati target penjualan Jimny selama satu tahun di Jepang.

Suzuki Jimny dan Suzuki Jimny Sierra (Foto: Indianautoslog)

Tentunya pencapaian positif itu membuat Suzuki kaget, sebab pasca kemunculan Jimny, Suzuki sama sekali tidak mengejar volume penjualan. Akibat terlalu menganggap remeh jumlah permintaan, maka Suzuki harus mengebut produksi Jimny terbaru.

Selain itu yang tidak kalah mirisnya adalah pelanggan yang sudah memesan kendaraan dan calon pelanggan harus rela menunggu lama untuk mendapatkan kunci dan mobil mereka.

2. Menghindari Mobil Terbakar

Mobil yang terbakar ketika sedang melaju di jalan raya merupakan kejadian mengerikan bagi pemilik kendaraan. Ada banyak faktor yang menyebabkan mobil bisa terbakar, tidak hanya karena korsleting listrik dibagian mesin saja, ada juga yang berasal dari barang bawaan.

Sangat tidak disarankan untuk meletakkan dan membawa benda-benda yang kemungkinan besar bisa memicu terjadinya kebakaran di dalam mobil. Di antaranya korek api gas, power bank, charger handphone dan botol-botol mengandung gas. Selain itu pastikan kabel dan rangkaian aksesori terpasang dengan benar dan rapih serta selalu cek terminal aki.

3. Honda HR-V dan Brio Didiskon

Model baru Honda HR-V dan Brio telah resmi meluncur awal Agustus lalu. Saat ini model lama dari kedua model tersebut masih tersedia di dealer resmi Honda. Guna menghabiskan stok yang ada, para tenaga penjual di dealer resmi Honda mengelar diskon untuk keduanya.

Masih ada (HR-V model lama), ada diskon juga, kalau di pabrik sudah enggak ada, kita sudah enggak produksi juga. Di pasar ritel masih ada terus akan dijual sampai nanti habis. Begitu juga Brio model lama masih ada. Kalau diskon jelas ada, mungkin nanti dikasih paket-paket yang nilainya lumayan,” ujar Jonfis Fandy selaku Marketing and After Sales Service Director Honda Prospect Motor (HPM).

harga all new honda brio

All New Brio (Foto: Santo/Carmudi)

Saat ini jumlah stock Honda HR-V dan Brio model lama di diler sulit untuk terdeteksi. Namun Jonfis memperkirakan sudah tidak terlalu banyak lagi, mungkin ratusan. Diprediksi Honda HR-V dan Brio model lama akan habis terjual beberapa bulan kedepan.

4. Enam Aksesori Mobil Berbahaya

Ada banyak aksesori mobil yang dijual bebas. Tapi tanpa disadari, tidak semuanya baik dipasang pada kendaraan. Alih-alih ingin memperindah tampilan mobil, justru sebaliknya mobil menjadi tidak enak di pandang, bahkan ada juga yang berisiko membahayakan pengemudi dan penumpang.

Setidaknya ada 6 aksesoris yang tidak boleh ada di mobil seperti sarung lingkar kemudi, karpet lantai bukan OEM, lampu depan berwarna/foglamps, meletakkan benda di dashboard dan Spion, kabel listrik aftermarket, dan aksesoris sabuk pengaman.(dol)

Santo Sirait

Santo Sirait sebelumnya Jurnalis di Okezone.com, pindah ke Carmudi.co.id sebagai Reporter pada November 2017. Fokus di sektor otomotif, terutama meliput tentang mobil, motor dan industri otomotif. Santo dapat dihubungi di [email protected]

Related Posts