Berita

Berkat Relaksasi PPnBM, Penjualan Ritel Daihatsu Naik 33 Persen

Jakarta – PT ADM (Astra Daihatsu Motor) telah merayakan pencapaian produksi ke-7 juta unit. Bersamaan dengan perayaan prestasi tersebut, PT ADM juga mengumumkan penjualan produk mereka mengalami pertumbuhan berkat relaksasi PPnBM 100 persen yang diperpanjang oleh pemerintah Indonesia hingga Agustus 2021.

Penjualan Daihatsu pada Januari sampai Februari 2021, sebelum relaksasi PPnBM ini diberlakukan, mencatat angka berkisar 51 ribu unit per bulan. Kemudian setelah relaksasi pajak tersebut diterapkan, penjualan ritel Daihatsu naik 39 persen dari Maret hingga Juli 2021, menjadi sekitar 70 ribu unit setiap bulan.

Daihatsu rayakan pencapaian produksi ke-7 juta unit. (Foto: Youtube Daihatsu)

Hal ini tentunya memberikan dampak positif untuk Daihatsu di mana produsen otomotif asal Jepang tersebut tetap bertahan di posisi kedua tertinggi pada penjualan otomotif nasional selama periode diskon pajak ini.

“Daihatsu bersyukur penjualan Daihatsu telah tumbuh sejalan kenaikan pasar dengan market share 17 persen. Dengan dukungan dari pemerintah, semoga tren ini terus berlangsung dan bisa mencapai hasil lebih baik dibanding tahun sebelumnya,” ujar Marketing & Customer Relations Division Head PT Astra International Daihatsu Sales Operation (AI-DSO), Hendrayadi Lastiyoso, saat konferensi pers virtual, Jumat (20/8/2021) lalu.

Rata-rata penjualan ritel Daihatsu sebelum adanya relaksasi PPnBM 100 persen (Januari—Febuari 2021) sekitar 9.000 unit per bulan. Jumlah tersebut pada Maret—Juli 2021 naik 33 persen menjadi berkisar 12.000 unit per bulan setelah relaksasi pajak ini diberlakukan.

Penjualan Model Daihatsu Non-Relaksasi PPnBM Juga Mengalami Kenaikan

Test drive Daihatsu Rocky

Daihatsu Rocky termasuk dalam relaksasi PPnBM 100 persen. (Foto: Carmudi/Badjo)

Ada lima model Daihatsu yang mendapatkan relaksasi PPnBM 100 persen di Indonesia, yaitu Daihatsu Terios, Xenia, Gran Max Mini Bus (MB), Luxio, serta Daihatsu Rocky.

Kelimanya mengalami kenaikan penjualan rata-rata 52 persen per bulan selama penerapan relaksasi pajak tersebut. Di sisi lain, model Daihatsu lainnya yang tidak termasuk dalam relaksasi PPnBM juga mengalami kenaikan penjualan 22 persen per bulan pasca implementasi relaksasi pajak ini.

Baca Juga:

Penulis: Nadya Andari

Editor: Dimas

Nadya Andari

Memulai karir sebagai Content Writer di Carmudi Indonesia sejak awal tahun 2019. Lulusan Desain Komunikasi Visual yang suka sekali menulis, seperti cerpen, artikel, dan sebagainya.
Follow Me:

Related Posts