Home » Mobil » Bermodal Perpres Mobil Listrik, DFSK Siap Rilis Banyak Model Elektrik

Bermodal Perpres Mobil Listrik, DFSK Siap Rilis Banyak Model Elektrik

Mobil Listrik DFSK Glory E3

Jakarta – Presiden Joko Widodo telah menandatangani Perpres No. 55 Tahun 2019 yang mengatur soal elektrifikasi kendaraan bermotor. Perpres ini menjadi pegangan para ATPM dalam mempersiapkan manufaktur penunjang produsi dan penjualan kendaraan ramah lingkungan di Indonesia. Berbekal perpres ini juga, PT Sokonindo Automobile ingin merilis mobil listrik DFSK dalam berbagai model.

Sales and Marketing Director of Sales Centre PT Sokonindo Automobile, Alex Pan menuturkan, bila pihaknya siap memproduksi beberapa jenis mobil ramah lingkungan. Kesiapan ini didukung teknologi dan pengalaman dalam memproduksi kendaraan yang dimiliki sejak 1980 dari negeri asalnya, China.

“Beberapa waktu lalu kita juga mendapatkan salinan draft Perpres Mobil Listrik, itu lagi kita pelajari dan lihat arah ke depannya. Sejak tahun 2000-an kita bekerja sama dengan Dongfeng Group. Kami sudah mengalami beberapa fase di mana kita mulai dari fase kendaraan bahan bakar sampai sekarang kendaraan listrik,” ucap Alex beberapa waktu lalu.

Pihaknya optimistis menyambut era elektrifikasi kendaraan bermotor di Indonesia. Keyakinan ini muncul karena melihat animo masyarakat terhadap sosok Glory E3 yang dipamerkan di GIIAS 2019 lalu. Untuk saat ini, Alex mengaku sedang mempelajari model apa saja yang cocok untuk kondisi pasar otomotif di Indonesia.

“Glory E3 dapat respons positif saat GIIAS 2019. Ke depan juga akan ada pameran kendaraan listrik, dan Glory E3 akan tampil di pameran itu. Lebih lanjut, Ke depannya kita akan melihat bagaimana respons pasar terhadap produk-produk mobil listrik yang kita miliki,” jelas Alex.

Mobil Listrik DFSK Glory E3
Baterai mobil listrik DFSK Glory E3. (Foto: Carmudi/Bajo)

Dalam mempersiapkan industri mobil listrik, DFSK sedang menantikan detail dari Perpres yang sudah terbit beberapa waktu lalu. Alex menyebut bila PT Sokonindo Automobile selaku agen pemegang merek telah memiliki gambaran soal insentif yang akan diberikan pemerintah untuk produsen yang menggarap mobil listrik.

“Di balik Perpres itu juga ada insentif yang diberikan pemerintah kepada produsen-produsen untuk menghasilkan mobil listrik. Garis besar aturannya juga sudah kami lihat mengenai point bebas pajaknya, besaran pajaknya juga sudah dilihat, dan beberapa kebijakan lainnya,” ungkapnya

DFSK Percaya Diri Memproduksi Mobil Listrik di Indonesia

Mobil Listrik DFSK Glory E3 2
Mobil Listrik Glory E3 sebagai bukti inovasi teknologi DFSK. (Foto: Carmudi/Bajo)

Mengacu dari Perpres No. 55 tahun 2019, DFSK terdorong untuk bisa memproduksi mobil listrik di pabrik mereka di Cikande, Serang, Banten. Poin dari Perpres tersebut memudahkan produsen dalam mempersiapkan manufaktur untuk produksi mobil ramah lingkungan. Pemerintah telah mengatur untuk proses lokalisasi mobil listrik bisa dilakukan dalam kurun waktu 10 tahun dari Perpres terbit.

“Satu sampai dua tahun pertama itu 35 persen TKDN-nya, kemudian di tahun ketiga itu 40 perse. Mulai tahun keempat sampai tahun kesepuluh itu 60 persen, baru selanjutnya harus 100 persen. Tentunya kita akan menganalisa aturan yang akan dikeluarkan pemerintah dan kita akan menghadirkan lini produk mobil listrik dan teknologi baru ke Indonesia,” beber Alex.

Baca juga:

Mengupas Kelebihan dan Kelemahan DFSK Glory 560, Pertimbangkan Sebelum Beli

Penulis: Yongki Sanjaya

Editor: Dimas

SPBU di wilayah Jayapura kembali mendapat BBM.
Previous post
Pertamina Kembali Distribusi BBM ke Papua
Shop&Bike resmikan dua outlet baru di Bekasi dan Depok, Jawa Barat.
Next post
Shop&Bike Tambah Gerai, Kini Ada di Depok dan Bekasi