BeritaMobilSumber informasi

Bertemu Mahathir Mohamad, Presiden Jokowi Akan Kolaborasi Bikin Mobil

Presiden Jokowi ketika berkunjung ke pabrik Proton di Malaysia (Foto: Paultan)

Jakarta – Presiden Joko Widodo (Jokowi) didampingi Ibu Negara Iriana Joko Widodo menyambut kedatangan Perdana Menteri (PM) Malaysia Mahathir Mohamad bersama istri, Kamis 28 Juni 2018 pada pukul 18.06 WIB. Indonesia merupakan negara pertama di Asia Tenggara yang dikunjungi oleh Mahathir Mohamad setelah terpilih menjadi perdana menteri Malaysia untuk kedua kalinya pada 10 Mei 2018 lalu.

Memanfaatkan kunjungan PM Mahathir ke Indonesia, Presiden Jokowi mengajaknya untuk bertemu di Istana Bogor, Jawa Barat. Petemuan yang bersifat tertutup itu membahas banyak hal termasuk kerjasama antara dua negara. Setelah melakukan pertemuan, keduanya menggelar jumpa pers bersama.

Presiden Jokowi lebih dulu yang memberikan pernyataan. Pada kesempatan itu Jokowi menyebut kedatangan Mahathir ke Indonesia merupakan sebuah kehormatan. Sebab ini kunjungan perdana Mahathir setelah kembali terpilih sebagai PM.

“Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh merupakan kehormatan bagi Indonesia untuk menerima kunjungan bapak Perdana Menteri Malaysia Doktor Tun mahathir bin Muhammad. Indonesia merupakan negara pertama di Asean yang dikunjungi oleh Bapak Tun mahathir setelah beliau memangku jabatan sebagai Perdana Menteri,” buka Jokowi.

Jokowi juga sempat membuka memori lama bersama Mahathir ketika berkunjung ke Malaysia pada 2015. Saat itu Mahathir mengajak Jokowi untuk merasakan langsung mobil Proton di lintasan test drive.

“Saya ingat betul tahun 2015 saat saya berkunjung ke Malaysia, ke Kuala Lumpur diajak oleh Bapak Tun mahathir untuk test drive mobil Proton disetiri sendiri oleh Bapak Tun Mahathir dengan kecepatan 180 kilometer per jam, tapi saya tidak takut saya tidak khawatir karena drivernya adalah Bapak Tun mahathir. Kalau semisal drivernya bukan beliau saya kira saya takut,” cerita Jokowi.

Mendengar Jokowi membuka memori lama, Mahathir langsung membalasnya dengan bercerita bahwa sebenarnya waktu itu dirinya merasa ragu untuk mengemudikan mobil Proton, sebab pria yang menjadi penumpangnya adalah seorang presiden.

Mobil Proton yang dikemudikan oleh Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad (Foto: Paultan)

“Selain daripada itu kita juga bincang bekenaan dengan lawatan Bapak Presiden pada tahun 2015. Dan saya merasa takut apabila memandu presiden dalam kereta (mobil). Pada masa itu (Waktu itu) saya bukanlah perdana menteri. Kita gunakan test track, dan kita tahu test track itu bukan jalan yang semuanya rata begitu, tapi ada miring sikit. Jadi kadang-kadang kereta (mobil) miring, tetapi bapak presiden tidak komplain apa-apa,” ungkap Mahathir.

Kerjasama Membuat Mobil Malaysia-Indonesia

Saat memberikan peryantaan, Mahathir juga sempat membuka sedikit bocoran terkait hasil pertemuan bersama Jokowi. Pria berusia 92 tahun itu berencana membuat proyek mobil bersama antara Malaysia dan Indonesia. Bila terwujud, nantinya mobil tersebut tidak hanya digunakan oleh kedua negara tapi dijual ke beberapa negara tetangga.

“Kita sudah (juga) berbincang kemungkinan kita membangun kereta (mobil) Malaysia-Indonesia yang boleh diguna oleh negara di ASEAN. Tetapi karena sebab-sebab tertentu (sesuatu hal) kita tidak dapat teruskan dengan proyek ini. Tetapi sekarang ini kita berhajat (ingin) untuk menghidup semula (lagi) proyek ini,” pungkas dia.(dol)

Santo Sirait

Santo Sirait sebelumnya Jurnalis di Okezone.com, pindah ke Carmudi.co.id sebagai Reporter pada November 2017. Fokus di sektor otomotif, terutama meliput tentang mobil, motor dan industri otomotif. Santo dapat dihubungi di [email protected]

Related Posts