BeritaMobilSumber informasi

Ini Biaya Servis 5 Merek Mobil LCGC Selama 1,5 Tahun

Jakarta – Laris manis tajung kimpul, mungkin ungkapan yang pas bagi penjualan mobil Low Cost Green Car (LCGC) di Indonesia. Program pemerintah tentang mobil murah mendapat respon yang positif dari masyarakat.

Selain bicara harga yang “terjangkau” dan biaya pajak yang ringan hal lain yang juga harus dijadikan bahan pertimbangan sebelum membeli biaya perawatan. Hal ini masih berkaitan dengan pengeluaran, ada sejumlah dana yang harus disisihkan sebagai biaya perawatan.

Berikut daftar biaya perawatan berkala mobil LCGC mulai 0 hingga 30.000 km atau bila dikonversikan menjadi bulan sekitar 1,5 tahun. Kami sertakan pula estimasi pajak tahunan. Mau tahun berapa jumlah yang harus dikeluarkan per bulan? Temukan jawabannya di bawah ini.

Toyota Agya

Toyota memiki dua varian transmisi yakni manual 5-percepatan dan otomatis 4-percepatan. Pastinya ada perbedaan pengeluaran servis yang akan ditanggung konsumen.

Hal ini terjadi saat berada interval service 40.000 km dan 80.000 km serta kelipatannya. Salah satu dealer Toyota di Jakarta mencatatkan ada beberapa item yang harus dilakukan saat servis berkala.

Diantaranya penggantian oli mesin, gasket, filter oli, timah balancing, penambahan air accu, spooring serta busi. Namun untuk 2 item terakhir tidak dilakukan setiap service, hanya perawatan berkala 20.000 km.

Toyota Agya

Toyota Agya. Foto/Carmudi Indonesia.

Biaya perawatan

1.000 km5.000 km10.000km20.000km30.000km
Oli MesinRp240.000Rp240.000Rp240.000
GasketRp9.000Rp9.000Rp9.000
Filter OliRp27.000Rp27.000Rp27.000
Timah Balancing 4RRp53.000Rp53.000Rp53.000
SpooringRp138.000
BusiRp75.000
Air AccuRp6.000Rp6.000Rp6.000
Jasa ServisGratisGratisGratis
TotalRp335.000Rp548.000Rp335.000

Bila ditotal secara keseluruhan biaya perawatan mobil ini hingga 30.000 km sangat murah. Anda harus mengeluarkan dana sebesar Rp 1.218.000 bila dilakukan di bengkel resmi Toyota.

Daihatsu Ayla

Kembaran dari Toyota Agya, untuk biaya perawatan berkalanya berbeda nominal. Bila melihat data Daihatsu yang ada secara singkat, informasi mengenai biaya servicenya hanya terbagi menjadi tiga poin. Yaitu jasa mekanik, part (habis pakai) dan bahan misalnya oli mesin.

Daihatsu Ayla

Daihatsu Ayla. Foto/Carmudi Indonesia.

Biaya perawatan

1.000 km5.000 km10.000km20.000km30.000km
JasaRp166.000Rp317.000Rp221.000
PartRp27.000Rp75.000
BahanRp262.700Rp297.400Rp262.700
TotalRp428.700Rp641.400Rp558.700

Sebagai informasi untuk perawatan 10.000 km, pengguna tidak dibebankan dengan biaya part. Hanya menanggung biaya jasa dan juga bahan. Total biaya servis 30.000 km, mobil Anda harus menyediakan dana Rp 1.628.800.

Datsun GO Series

Tak ada perbedaan biaya antara datsun GO Panca dan GO+ Panca. Karena keduanya menggunakan mesin bensin yang sama dengan kode HR12DE 1.2 L. Untuk mobil jenis ini Datsun hanya menyediakan satu pilihan transmisi yakni manual 5-percepatan dari duo GO Series ini.

Ada beberapa komponen yang masuk dalam pengerjaan servis berkala hingga 30.000 km. Diantaranya saringan oli, oli mesin, lock nut rear wheel dan cap hub rear wheel. Namun 2 item yang digunakan saat melakukan perawatan 20.000 km atau 12 bulan.

Mobil ini hanya memerluka oli mesin sebanyak 3 liter saja karena menggunakan 3-silinder. Estimasi harga olinya untuk perliter Rp 67.500. Dan untuk biaya jasa yang berlaku hanya di wilayah DKI Jakarta.

Biaya perawatan

1.000 km5.000 km10.000km20.000km30.000km
Saringan oliGratisRp34.000Rp34.000
Oli MesinGratisRp202.500Rp202.500
Lock Nut Rear WheelRp35.000
Cap Hub Nut Rear WheelRp52.000
Sub TotalRp323.500Rp236.500
Jasa ServisRp242.500Rp181.000
PPN 10%Rp56.590Rp41.830
TotalGratisRp622.490Rp460.130

*Sumber laman resmi Datsun Indonesia

Bila di total biaya servis berkala untuk mobil LCGC besutan Datsun Rp 1.082.620. Hal ini lebih murah dibanding Toyota Agya.

Honda Brio Satya

Sementara untuk mobil LCGC besutan Honda yaitu Brio Satya, agar tetap prima mesinnya ada 4 item yang harus di servis. Mobil dengan mesin i-VTEC berkapasitas 1.2L harus melakukan perawatan oli mesin, ring tab oli, saringan oli dan saringan.

Berbeda dengan jenis mobil LCGC lainnya Brio Satya mempunyai 4-silinder. Ini artinya untuk mengganti oli mesin membutuhkan 4 liter yang dibanderol perliternya Rp75 ribu.

Honda Brio

Honda Brio Satya. Foto/Carmudi Indonesia

Biaya perawatan

1.000 km5.000 km10.000km20.000km30.000km
Oli MesinRp300.000Rp300.000Rp300.000
Ring Tap OliRp8000Rp8.000Rp8.000
Saringan OliRp37.000
Saringan udaraRp135.000
Sub TotalRp308.000Rp345.000Rp443.500
Jasa ServisGratisGratisRp330.000
PPN 10%Rp30.800Rp34.500Rp44.300
TotalRp338.800Rp379.500Rp817.300

Total biaya yang harus dikeluarkan konsumen untuk biaya perawatan Rp 1.535.600 hingga pemakaian 30 ribu km. Honda Brio Satya merupakan mobil LCGC yang paling mahal biaya servisnya.

Suzuki Karimun Wagon R

Karimun Wagon R adalah mobil LCGC yang mempunyai dua varian berdasarkan transmisi. Yaitu manual dan Wagon R AGS (Auto Gear Shift). Meskipun mempunyai jenis transmisi yang berbeda, biaya perawatannya sama. Sebagai informasi kapasitas oli mesinnya tidak genap 3 liter tapi hanya 2,9 liter.

Bahkan, Suzuki satu satunya yang memberlakukan perawatan mulai dari 1.000 km. Hal utama dalam mengganti part di awal perawatan adalah penggantian filter oli, oli mesin, gasket, transmission oil dan busi.

Karimun

Suzuki Wagon R. Foto/Carmudi Indonesia.

Biaya perawatan

1.000 km5.000 km10.000km20.000km30.000km
Filter OliRp26.364Rp26.364Rp26.364Rp26.364
Oli MesinRp210.909Rp196.364Rp210.909Rp210.909Rp210.909
GasketRp4.545Rp4.545Rp4.545Rp4.545
Oli TransmisiRp171.818
BusiRp83.454
Jasa ServisGratisGratisGratisGratisGratis
TotalRp237.273Rp200909Rp241.818Rp497.090Rp241818

Bila dijumlahkan maka dana yang harus disediakan untuk perawatan LCGC Suzuki Karimun Wagon R Rp 1.418.908. Sayangnya ini belum termasuk pajak dang angka ini hanya berlaku diwilayah Jakarta.

Sebagai informasi patokan harga perawatan berkala untuk kelima jenis mobil LCGC ini sewaktu-waktu bisa berubah. Dan biaya yang ada dalam tabel hanya berlaku diwilayah Jakarta saja. (Dol)

 

Dony Lesmana

Dony Lesman memulai karirnya di dunia jurnalis di Jawa Pos Surabaya 2003. Hijrah ke Jakarta bergabung di majalah Otomotif Ascomaxx dan Motomaxx di 2010. Sempat bergabung di portal berita Sindonews.com di kanal Autotekno hingga 2016 yang mengupas perkembangan otomotif dan teknologi. Terhitung Januari 2017 masuk sebagai tim Journal Carmudi Indonesia yang mengulas dan mempublikasikan berita-berita otomotif terbaru di Indonesia maupun dunia.

Related Posts