Berita Mobil Produk Sumber informasi

BMW Indonesia Akan Boyong Mini Cooper Listrik ke Tanah Air

Penulis: Santo Evren Sirait

Jakata – BMW Group Indonesia selaku pemegang merek BMW dan MINI begitu serius menggarap kendaraan mobil listrik di Tanah Air. Buktinya mulai 2014, BMW mulai mengkampanyekan tentang E-Mobility dengan memperlihatkan mobil konsep i8. Lalu dilanjutkan dengan peluncuran resmi BMW i8 pada 2016.

Belum cukup sampai disitu, pabrikan yang bermarkas di Jerman itu juga pernah memamerkan i3 di ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2017. Selain kendaraan, untuk mempercepat sekaligus mendukung pengembangan mobil listrik di Indonesia BMW menghadirkan dealer khusus kendaraan rendah emisi yaitu BMW i di Serpong dan Tebet.

Di samping itu BMW juga melakukan transfer teknologi kepada Perusahaan Listrik Negara (PLN) Distribusi Jakarta Raya (Disjaya). Melalui kejasama dengan memberikan BMW i Wallbox Plus dan berbagai macam pelatihan.

“Memang saat ini fokus kita mengembangkan kendaraan listrik. Semua komuniaksi kita mememang seputar kendaraan listrik. Seperti yang kemarin kita lakukan, kita baru saja meresmikan dealer BMW i kedua di Indonesia dan pertama di Jakarta,” ujar Jodie O’tania, Vice President Corporate Communications BMW Group Indonesia, belum lama lama ini.

Tidak berhenti sampai disitu, rencannya tahun depan BMW Group Indonesia akan membawa MINI listrik. Sama seperti strategi yang diterapkan ke BMW, tujuan dibawanya MINI ke Indonesia adalah untuk mengkampanyekan kendaraan listrik kepada publik.

Jodie mengatakan MINI listrik yang dibawa hanya sebagai alat untuk “mengkomunikasikan” mobil listrik. Pihaknya belum ada rencana untuk memasarkannya di Indonesia.

“Kapan kendaraan itu di Indonesia saya belum tahu. Karena secara global komunikasinya sudah sangat agresif untuk MINI listrik. Yang perlu dikomunikasikan adalah kemudahannya dan manfaat yang diterima oleh konsumen,” terang Jodie.

BMW Group Telah Serahkan Lebih dari 100 Ribu Kendaraan Listrik

Sebuah catatan menarik baru saja diraih oleh BMW Group, di mana perusahaan telah berhasil menyerahkan sebanyak 100 ribu kendaraan listrik ke kosumen di seluruh dunia. Angka tersebut dicapai sepanjang 2017. Adapun mobil BMW yang ke 100 ribu adalah i3.

Sebagai bentuk perayaan, BMW menyerahkan mobil yang memiliki desain pintu “bunuh diri” itu kepada pelanggan di BMW Welt, Munich, Jerman.

“BMW Group memenuhi janjinya,” ujar Harald Kruger, Chairman of the Board of Management dari BMW AG dalam keterangan resminya.

Pencapaian tersebut merupakan baru sebatas langkah awal BMW Group dalam menggarap segmen mobil listrik. Kedepan BMW Group akan menghadirkan 25 kendaraan listrik untuk konsumen.

Berdasarkan hasil penelitian independen dari POLK/IHS yang dipublikasikan pada 7 Desember, BMW Group dinyatakan sebagai pemimpin dalam hal kendaraan full electric dan plug-in hybrid (PHEV) di Eropa, dengan pangsa pasar sebesar 21 persen. Lewat data tersebut pangsa pasar kendaraan listrik BMW Group tiga kali lebih besar dibandingkan dengan pangsa pasar kendaraan yang masih menggunakan mesin konvensional.

Permintaan kendaraan listrik tertinggi sampai saat ini masih dipegang oleh Eropa barat dan Amerika. Di wilayah Skandinavia, BMW i3 menjadi model kendaraan dengan penjualan tertinggi, satu dari empat kendaraan yang dijual BMW disana adalah kendaraan listrik. Di Jerman, pendaftaran kendaraan full elektrik dan plug-in hybrid dari BMW Group lebih dari 10.000 unit tahun ini. (dol)

Baca juga: Tak Perlu Jauh ke Tangerang, Kini Ada Diler BMW i di Kawasan Tebet

Dony Lesmana

Dony Lesman memulai karirnya di dunia jurnalis di Jawa Pos Surabaya 2003. Hijrah ke Jakarta bergabung di majalah Otomotif Ascomaxx dan Motomaxx di 2010. Sempat bergabung di portal berita Sindonews.com di kanal Autotekno hingga 2016 yang mengupas perkembangan otomotif dan teknologi. Terhitung Januari 2017 masuk sebagai tim Journal Carmudi Indonesia yang mengulas dan mempublikasikan berita-berita otomotif terbaru di Indonesia maupun dunia.

Related Posts

/