Home » Berita » Brio Laris, Honda Masa Bodoh GIIAS 2018 Diklaim Tidak Ada Mobil Menarik

Brio Laris, Honda Masa Bodoh GIIAS 2018 Diklaim Tidak Ada Mobil Menarik

Keramaian di booth Honda GIIAS 2018 (Foto: Honda)

Jakarta – Hampir memasuki tiga minggu setelah penutupan GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS). Hingga kini, belum juga diumumkan total pengunjung dan transaksi pembelian mobil, sepeda motor, serta aksesori oleh pihak peyelenggara pameran. Hal tersebut menjadi tanda tanya besar, apakah benar jumlah pengunjung dan transaksi sepanjang GIIAS 2018 mengalami penurunan jika dibanding tahun lalu?

Rizwan Alamsjah, Ketua Penyelenggara GIIAS 2018 sempat mengungkapkan bahwa jumlah pengunjung dan transaksi diperkirakan tidak jauh berbeda dengan pencapaian di tahun lalu. Bahkan dia pun sempat menyebutkan salah satu faktor mengapa jumlah pengunjung tidak mengalami lonjakan. Menurut Rizwan, produk yang diluncurkan oleh beberapa merek mobil pada tahun ini, dinilai tidak semenarik sebelumnya.

“Kalau saya pikir, tahun lalu brand-nya lebih banyak yang menarik yang di-launching. Itu tahun lalu, banyak yang menarik. Antara lain begitu,” kata Rizwan usai seremonial penutupan GIIAS 2018 lalu di ICE, BSD City, Tangerang.

Seperti diketahui pada hari pertama GIIAS 2018, lebih dari 40 mobil baru meluncur. Beberapa di antaranya merupakan mobil yang baru pertama kali tampil di Asia dan dunia. Sebut saja salah satunya All New Honda Brio yang melakukan debut dunia di GIIAS 2018.

Jonfis Fandy selaku Marketing and After Sales Service Director Honda Prospect Motor (HPM), terkesan tidak mau ambil pusing menanggapi klaim bahwa tidak adanya produk menarik yang diluncurkan di GIIAS 2018.

“Terserah yang penting Brio kita panen. Terserah mau ngomong apa. Kompetitor kita juga enggak terlalu pusingkan, kalau memang (pengunjung dan transaksi) sepi apa yang harus dilakukan,” kata Jonfis.

Jonfis juga mengeluhkan semenjak pindahnya penyelenggaraan GIIAS ke wilayah BSD, Tangerang, biaya yang dikeluarkan untuk promosi mengalami peningkatan dibanding 2014 lalu.

“Jujur saja semenjak kepindahan GIIAS ke Serpong, ada plus dan minusnya. Minusnya kita lebih banyak mengeluarkan biaya promosi untuk menarik supaya konsumen mau datang ke sana, karena jaraknya jauh. Ada yang biang shelter-nya juga berkurang. Saya enggak tahu itu pengaruh juga apa tidak ke jumlah pengunjung,” terang Jonfis.

Pencapaian Honda di GIIAS 2018 Turun, Brio Laris

Pada GIIAS 2018, HPM mencatat sebanyak 5.441 unit mobil Honda dipesan selama 11 hari pameran. Angka tersebut turun tipis dibanding hasil tahun lalu yaitu sebanyak 5.545 unit. Adapun mobil yang paling banyak dipesan oleh pengunjung adalah All New Honda Brio. Brio laris sekira 32 persen, Honda HR-V sebesar 30 persen. Sementara sisanya merupakan campuran dari seluruh model Honda.

Honda Brio
Honda Brio laris di GIIAS 2018 (Foto: Carmudi)

Perihal turunnya jumlah Surat Pemesanan Kendaraam (SPK) Honda pada GIIAS tahun ini, Jonfis tidak bisa mengungkapnya secara lugas sebab belum menerima data-data dari pihak penyelenggara termasuk jumlah pengunjung.

“Enggak tau tahun ini kita enggak dapat angka penjualan dan pengunjung. Kita juga enggak dapat apa-apa tahun ini. Di booth kita pengunjungnya lumayan, kita bisa ngukur kita punya pengunjung. Tapi ‘kan enggak bisa tepat karena booth itu luas sekali dan itu tidak akan akurat,” pungkas dia.

pasang body kit mobil
Previous post
Pasang Body Kit Mobil untuk Harian, Seberapa Penting Fungsinya?
Next post
Bidik Konsumen Baru, Toyota Resmikan 2 Outlet di Tangerang dan Bekasi