HomeBeritaCacat Produksi Airbag, Honda Accord dan CR-V Kena Recall

Cacat Produksi Airbag, Honda Accord dan CR-V Kena Recall

Honda airbag
Honda Accord dan CR-V Kena Recall gara-gara airbag cacat produksi (Foto: Paultan)

Kuala Lumpur – Recall (penarikan kembai) mobil-mobil Honda akibat airbag Takata yang cacat produksi belum juga usai. Baru-baru ini Honda Malaysia mengeluarkan pengumuman recall terhadap Accord (generasi keenam) dan CR-V (generasi pertama) untuk penggatian airbag samping pengemudi.

Dilansir dari Paultan, Jumat (27/11/2020), total ada 2.784 unit mobil Honda yang terindikasi bermasalah pada airbag Takata. Terdiri dari 1.380 unit Honda Accord dengan tahun produksi 1999 dan 1.404 unit CR-V tahun 2000.

Program recall yang dilakukan Honda Malaysia merupakan bagian dari inisiatif global yang dijalankan oleh prinsipal dari Honda di Jepang.

Berdasarkan hasil temuan, airbag produksi Takata yang terpasang pada Honda Accord dan CR-V tanpa diberi segel yang sesuai standar produksi. Sehingga inflator tidak stabil jika terkena suhu lembab. Hal ini menyebabkan propelan pun menurun.

Dengan demikian, airbag dapat bergerak terlalu lambat ketika terjadi kecelakaan atau sebaliknya terlalu kuat mengembang. Dalam skenario terakhir, inflator bisa pecah dan pecahan logam dapat mengenai pengemudi atau penumpang. Dalam kedua kasus tersebut, penghuni kabin bisa terluka parah atau terbunuh.

Honda di Amerika sebenarnya sudah mengetahui masalah tersebut dan sudah dipublikasikan pada awal tahun ini. Berawal dari kasus yang terjadi di Texas pada 2012. Ada juga dua kasus ditemukan di Jepang saat kendaraan sedang menjalani perawatan.

Honda Airbag
Airbag di mobil Honda (Foto: Paultan)

Belum Ada Laporan Korban Jiwa

Sampai saat ini, belum ada laporan yang menyebutkan adanya korban jiwa atau cedera yang diakibatkan oleh airbag. Honda Malaysia memastikan bahwa Accord dan CR-V yang dijual saat ini tidak terpengaruh oleh kampanye penarikan ini.

Honda Malaysia akan menginformasikan pelanggan yang mobilnya masuk dalam daftar recall terkena melalui surat pemberitahuan. Setelah pelanggan menerima suratnya, mereka diajak untuk menghubungi diler resmi mana terdekat untuk membuat janji mengganti inflator airbag pengemudi depan.

Perusahaan mengatakan akan menerapkan protokol kesehatan ketat di dilernya untuk memberikan perlindungan kepada staf dan pelanggan selama pandemi ini. Pelanggan diharuskan untuk membuat janji terlebih dahulu untuk memastikan proses penggantian cepat dan lancar.

Pelanggan juga harus mematuhi prosedur keamanan dan kesehatan yang telah ditetapkan pemerintah selama berada di diler. Seperti mengenakan masker, menjaga jarak , dan sering membersihkan tangan.

 

Penulis: Santo Sirait

Editor: Dimas

Baca Juga: Fuel Pump Bermasalah, Honda Recall Puluhan Ribu Mobil di Tiga Negara

Pabrik baterai mobil listrik
Previous post
Belajar dari Kasus Banjir di Jepang, Baterai Mobil Listrik Harus Tahan Air
Beli mobil BMW
Next post
Berlaku Mulai Besok! Beli Mobil BMW Bisa Dapat PlayStation 5