Sepeda motorTips dan Trik

Cara Berkendara Motor Listrik, Tingkat Kewaspadaan Bikers Wajib Lebih Tinggi

Cara Berkendara Motor Listrik Beda dengan Motor Biasa

Jakarta – Honda baru saja merilis PCX Electric. Langkah ini menyusul merek-merek lokal seperti Gesits dan Viar yang sudah memperkenalkan skuter ramah lingkungan lebih dahulu. Era baru para biker sudah dimulai, dimana cara berkendara motor listrik tidak sama persis dengan motor konvensional.

Dalam berkendara motor konvensional, otak pengendara mendapat informasi dari suara mesin dan knalpot saat dihidupkan. Aspek audio ini hilang saat berkendara motor listrik. Suara motor listrik begitu senyap dan putaran dinamo saat berjalan hanya menimbulkan suara dengung yang halus.

“Cara berkendara motor listrik tidak perlu over limit, karena pengguna bisa rasakan performa motor ini (sejak akselerasi awal). Hal terpenting singkronisasi, perlu santai dan selaras antara otak dan tangan. Karena audio hilang, pengguna suka kaget saat buka gas,” jelas Daniel Arya dari Tim Safety Riding PT Astra Honda Motor.

Karena tidak adanya suara mesin, bisa membuat pengendara awam kaget saat memutar grip gas. Motor langsung bergerak jalan tanpa ada suara raungan sebagaimana motor konvensional.

“Saat kita naik motor biasa, kita pakai suara engine dan knalpot sebagai sumber informasi ke otak kita seberapa besar kekuatan motor ini. saat kita buka gas, otak dan tangan ini selaras, singkron (ikuti irama putaran mesin),” jelas Daniel.

PCX Electric ini hanya memberi sinyal suara ‘piiipp’ saat kontak nyala dan siap dikendarai. Daniel menjelaskan bila kondisi motor yang sebenarnya sudah ready tanpa ada suara mesin membuat otak jadi bingung. Inilah yang membuat ketidaksingkronan antara otak dan tangan karena motor dianggap belum nyala.

Jeroan Honda PCX Electric

“Kalau motor cuma ngguungg… sudah ready maka otak kita jadi bingung, sehingga bisa terjadi ketidaksingkronan antara otak dan tangan. Otaknya sudah siap, tangannya belum siap, jadi kaget (saat buka gas),” ucapnya saat memberi pengarahan sesi test ride kepada awak media.

Cara Berkendara Motor Listrik Butuh Fokus Tinggi

Pengendara awam sekaligus pengguna jalan yang belum pernah terbiasa dengan kehadiran motor listrik perlu meningkatkan fokus dan kewaspadaan lebih. Kendaraan ramah lingkungan ini berjalan memakai motor elektrik alias dinamo yang minim suara.

Bagi pengendara, sebaiknya jangan langsung membuka grip gas cukup banyak. Karakter motor listrik langsung memberi torsi besar secara spontan sejak grip gas dibuka. Untuk itu, Daniel menyarankan kepada pengendara agar membuka gas perlahan saja.

“Waktu riding pertama bukanya gas pelan saja, karena tidak ada suaranya, dan paling penting tidak perlu over limit. Saat mau belok pastikan lihat sepion, atau saat manuver dan jaga jarak,” tutur Daniel.

Tutus Subronto

Tutus Subronto memulai karirnya di dunia otomotif sebagai jurnalis di Media Indonesia. Sejak 2008, telah meliput beragam kegiatan otomotif nasional. Terhitung Januari 2014 masuk sebagai tim Content Writer di Carmudi Indonesia. Kini terlibat di tim editorial Journal Carmudi Indonesia untuk mengulas dan publikasikan berita-berita otomotif terbaru. Email: [email protected]

Related Posts