Home » Tips dan Trik » Cara Gampang Perawatan Mobil Selama PSBB, Bisa Dikerjakan Sendiri

Cara Gampang Perawatan Mobil Selama PSBB, Bisa Dikerjakan Sendiri

Perawatan Mobil yang ringan bisa kita lakulan sendiri di rumah

Jakarta – Selama menjalani program PSBB yang dicanangkan oleh pemerintah masing-masing daerah, membuat mobil kita semakin jarang digunakan. Namun bukan berarti mobil tersebut hanya didiamkan begitu saja di garasi hingga berdebu dan terlihat tidak terawat. Selagi sempat, yuk kita lakukan sendiri perawatan mobil kesayangan di rumah.

Nah, ternyata diperlukan perlakuan khusus untuk mobil yang jarang digunakan. Tujuannya supaya tetap prima dan nyaman saat akan kembali dikendarai. Tidak sulit kok saat kita ingin memanjakan mobil kesayangan yang sedang istirahat panjang.

Hal terpenting yaitu sering membersihkan eksterior atau cat mobil dari kotoran atau debu yang menempel. Jangan lupa untuk kembali bersihkan dan cuci mobil jika telah kembali terpapar debu. Ketika mencuci mobil pastikan tidak melakukannya di bawah sinar matahari langsung.

Kemudian saat mencuci gunakan lap microfiber. Hal ini untuk mencegah terjadinya baretan halus ketika mencuci mobil.

Pastikan lokasi parkir mobil terhindar dari paparan sinar matahari secara langsung. Jika mobil telah terparkir dengan baik, pastikan untuk memanaskan mesin mobil secara berkala untuk mencegah aki soak atau tekor.

Sambil memanasi mobil, jangan lupa untuk buka kap mesin guna memastikan air radiator berada pada level yang semestinya serta cairan lainnya seperti cairan rem dan oli power steering. Hal terakhir dilanjutkan dengan memeriksa tekanan ban. Untuk itu, sebaiknya di rumah juga selalu sedia alat pemeriksa tekanan angin ban (tyre pressure gauge) atau kalau memungkinkan sedia pompa angin untuk menambah sendiri tekanan udara saat mobil lama tidak digunakan.

Melakukan Sendiri Perawatan Interior Mobil

Interior mobil wajib bersih selagi tidak digunakan

Dalam menjaga kebersihan kabin mobil, terutama dalam meminimalisasi terkontaminasinya kabin akan kuman dan virus sebenarnya tidaklah sulit. Hanya diperlukan kedisiplinan baik menjaga kebiasaan dalam berkendara maupun dalam pengelolaan barang dalam kabin.

Di antaranya sangat disarankan untuk tidak terlalu sering membuka jendela mobil jika memang tidak dibutuhkan. Hal ini bertujuan agar debu, virus, bakteri, dan partikel kecil lainnya tidak mudah masuk ke dalam interior mobil. Bila diparkir dalam waktu lama, sebaiknya buka sedikit saja kaca mobil supaya interiornya tidak jamuran.

Selain itu, kita perlu selalu menjaga kebersihan interior mobil dengan menyiapkan tempat sampah tertutup di dalam mobil. Jika mobil sering digunakan, maka perlu membersihkan secara rutin interior kendaraan baik dilakukan sendiri ataupun di salon-salon mobil yang memiliki reputasi baik.

Di dalam kabin diusahakan untuk tidak menyimpan terlalu lama benda-benda yang mudah menjadi sarang virus, bakteri, dan kuman seperti bantal, sampah tisu, sepatu, serta lainnya. Keluarkan terlebih dahulu bantal dan barang-barang yang biasa kita bawa sehingga kabin kosong.

Menghindari Bepergian Bersama Teman yang Sakit

Hal yang tidak kalah pentingnya selama masa PSBB yaitu untuk menghindari bepergian menggunakan mobil bersama keluarga atau teman. Terutama ketika mereka sedang sakit yang tingkat potensi menularnya tinggi seperti flu, batuk, dan lainnya. Karena virus tersebut akan mengendap di dalam interior kendaraan dan sangat berbahaya bagi penumpang lainnya.

 

Penulis: Yongki Sanjaya

Editor: Dimas

Baca Juga:

Alat Pemadam Api Ringan (APAR), Penting Fungsinya di Mobil Pribadi

Previous post
Selain Taycan, Porsche Indonesia Masih Punya 5 Peluru Baru
Next post
Keuntungan Membeli Mobil Baru Honda secara Online