Modifikasi

Cara Mengubah Motor Bensin ke Listrik Terdengar Mudah, Tapi Syaratnya Itu Lho

Secara teknis mengubah motor bensin ke listrik sangat mungkin untuk dilakukan. Tapi yang jelas cara atau prosesnya tidak bisa dilakukan sembarangan. Untungnya kini semakin banyak bengkel yang bisa mengaplikasikan modifikasi semacam itu sekaligus menawarkan paket konversinya.

Modifikasi Motor Listrik

(Foto: Carmudi/Mada Prastya)

Bukan rahasia lagi tren motor listrik semakin ramai belakang ini. Salah satu bukti yang Carmudi lihat ialah saat penyelenggaraan IIMS Hybrid 2021 pada April silam. Kala itu sejumlah brand menghadirkan produk motor listrik baru dalam waktu yang relatif berbarengan.

Benelli, NIU, dan Selis adalah beberapa nama yang melakukannya. Di luar itu, secara umum segmen motor listrik pun kerap kedatangan pemain anyar. Ambil contoh brand sepeda United yang belakangan juga memutuskan ikut bermain di segmen ini.

Produk yang kian variatif tentunya menjadi pertanda bagus. Hal tersebut adalah indikasi segmen bergerak ke arah yang positif. Di sisi lain konsumen pun jadi punya pilihan yang tambah banyak.

Tapi apakah dengan begitu otomatis setiap orang mau beralih dari motor bensin ke listrik? Tunggu dulu. Ada beberapa hal yang dapat dilihat sebagai penghambat transisi tersebut.

Bukan hanya terkait jarak tempuh atau kapasitas baterai. Melainkan juga termasuk soal harga dan desain produknya. Mesti diakui harga motor listrik tak bisa dibilang murah.

Berdasarkan pantauan, mayoritas motor listrik di Indonesia ditawarkan dengan banderol Rp20 jutaan sampai Rp30 jutaan. Itu artinya setara motor baru bermesin pembakaran internal dengan kapasitas 150 cc.

Di luar itu, desain motor listrik yang ada saat ini pun dapat dikatakan belum begitu menggugah. Kalau bukan terlalu kurus, wujudnya nampak berusaha terlalu keras untuk terlihat futuristis.

Motor Listrik Jarak Tempuh Terjauh NIU

(Foto: Carmudi)

Ada Cara Mengubah Motor Bensin ke Listrik

Membeli motor listrik bukanlah satu-satu jalan untuk bisa merasakan pengalaman berkendara tanpa emisi. Selain itu, sebenarnya pemilik juga bisa melakukan konversi dari motor bensin ke listrik.

Bukan sesuatu yang mengada-ada, karena pada kenyataannya konversi seperti itu sudah jamak dilakukan terutama oleh para pemilik kendaraan klasik, baik roda dua maupun roda empat.

Keunggulan Motor Listrik

Sampai di titik ini mungkin saja Carmudian sudah memiliki niat untuk membeli motor listrik atau mengubah motor bensin ke listrik, tapi masih ada keraguan. Hal tersebut bisa dimaklumi lantaran motor listrik tergolong barang baru bagi sebagian orang.

Untuk diketahui, motor listrik hadir mewarnai dunia otomotif dengan menawarkan sederet keunggulan. Hal ini meliputi sisi performa hingga perawatannya.

Untuk mengurangi rasa penasaran Anda, berikut ini sejumlah keunggulan motor listrik yang Carmudi rangkum dari berbagai sumber.

Akselerasi Responsif

Keunggulan pertama yang bisa Carmudian rasakan langsung ketika mengendarai motor listrik ialah akselerasi yang responsif. Sebabnya motor listrik memiliki karakter torsi instan.

Hal ini berbeda dengan motor bermesin pembakaran internal yang torsi puncaknya baru bisa dicapai pada putaran mesin tertentu. Untuk motor listrik, torsi puncak sudah tersedia sejak pertama kali tuas akselerator diputar.

Perawatan Lebih Mudah

Motor listrik menggunakan komponen bergerak dengan jumlah yang jauh lebih sedikit. Di samping itu motor listrik juga tidak membutuhkan oli, busi, rantai, dan komponen-komponen lain yang umumnya terdapat pada motor biasa.

Jumlah komponen yang lebih sedikit ini membuat perawatan motor listrik menjadi lebih mudah. Bagian yang perlu dilihat terbatas pada timing belt, ban, kampas rem, dan sistem hidrolik dari pengereman itu sendiri.

Suara Lebih Senyap

Suara mesin atau knalpot yang sangar menjadi alasan bagi beberapa orang untuk lebih menyukai motor mesin pembakaran internal. Tapi suara motor listrik yang senyap bukan berarti tak memiliki manfaat.

Diketahui suara kendaraan yang lebih hening membuat aktivitas berkendara tidak cepat lelah. Bahkan karakter motor listrik yang tanpa suara juga bisa membawa dampak positif bagi lingkungan yang lebih tenang.

Cocok untuk Berkendara di Perkotaan

Motor konvensional tidak terlalu bersahabat dengan lalu lintas perkotaan yang sering diwarnai kemacetan. Hal ini dikarenakan situasi jalan semacam itu membuat konsumsi bahan lebih boros.

Tapi lain cerita untuk motor listrik, terutama yang sudah mendukung regenerative braking. Karena baterai akan mendapat daya tambahan ketika motor melakukan pengereman.

Pahami Aturan Modifikasi Motor Listrik

Motor Listrik Honda BeAT

Sebelum membahas lebih dalam cara mengubah motor bensin ke listrik, ada baiknya juga untuk memahami peraturan yang berlaku untuk konversi semacam ini.

Karena seperti diketahui, kendaraan merupakan salah objek hukum yang penggunaannya diatur oleh undang-undang.

Terkait konversi motor bensin ke listrik, pemerintah melalui Kementerian Perhubungan telah menerbitkan Peraturan Menteri Perhubungan Republik Indonesia No PM 65 Tahun 2020 tentang Konversi Sepeda Motor dengan Penggerak Motor Bakar Menjadi Sepeda Motor Listrik Berbasis Baterai.

Dalam peraturan itu disebutkan pada dasarnya semua sepeda motor penggerak motor bakar yang telah teregistrasi dan identifikasi dapat dilakukan konversi menjadi sepeda motor listrik berbasis baterai.

Sampai di titik ini syarat konversi motor bensin ke listrik masih terdengar mudah. Walau sebenarnya tidak berhenti sampai di situ.

Setelah dilakukan konversi, rupanya sepeda motor masih masih harus menjalani uji tipe fisik kendaraan, seperti halnya yang dijelaskan dalam pasal 8 dan 9 peraturan tersebut.

Disebutkan, pengujian dibutuhkan untuk memastikan motor yang dikonversi memenuhi persyaratan teknis dan laik jalan. Nantinya, sang pemilik atau bengkel konversi perlu melakukan permohonan pengujian ke Direktur Jenderal Perhubungan Darat.

Nah, permohonan yang diajukan mesti dilengkapi dengan beberapa dokumen, meliputi:

  1. Fotokopi Surat Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (STNK)
  2. Laporan pengujian atau Standar Nasional Indonesia (SNI) komponen baterai
  3. Sertifikat Bengkel Konversi
  4. Gambar teknik, foto, dan atau brosur setiap motor yang sudah dikonversi
  5. Persyaratan lain sesuai dengan ketentuan peraturan

Peraturan tersebut juga menyebutkan bagian-bagian yang akan dinilai pada tahap pengujian, di antaranya instalasi kelistrikan dinamo, baterai, dan sebagainya.

Kalau diperhatikan salah satu syarat yang tertulis di atas adalah Sertifikat Bengkel Konversi.

Mungkin banyak di antara Carmudian yang belum tahu bawah konversi motor listrik sejatinya tidak bisa dilakukan bengkel sembarangan, melainkan hanya bengkel-bengkel yang sudah memenuhi persyaratan tertentu.

Dalam peraturan di atas, dikatakan bahwa bengkel konversi adalah bengkel umum yang telah memenuhi persyaratan teknis dan administrasi untuk melakukan konversi yang telah mendapat persetujuan Direktur Jenderal.

Semua bengkel umum bisa mengajukan diri sebagai bengkel konversi. Tapi pemerintah menetapkan sejumlah syarat yang mesti dipenuhi, di antaranya:

  1. Memiliki setidaknya dua orang teknisi yang masing-masing berperan sebagai teknisi perawatan dan teknisi instalatur
  2. Memiliki peralatan khusus untuk instalasi sistem penggerak motor listrik pada sepeda motor
  3. Memiliki peralatan tangan dan peralatan bertenaga
  4. Memiliki peralatan uji perlindungan sentuh listrik
  5. Memiliki peralatan uji hambatan isolasi
  6. Memiliki mesin fabrikasi komponen pendukung
  7. Memiliki fasilitas keamanan dan keselamatan kerja

Catatan khusus untuk poin pertama, baik teknisi perawatan atau instalatur mesti memiliki pengetahuan dalam teknologi otomotif dan elektronik. Kemudian telah mengantongi pengalaman setidaknya dua tahun sebagai teknisi kendaraan bermotor.

Cara Mengubah Motor Bensin ke Listrik

Technical Partha

(Foto: Technical Partha)

Untuk saat ini, tutorial cara mengubah motor bensin ke listrik cukup banyak beredar di internet. Bahkan tak sedikit video tutorialnya yang menunjukkan proses tersebut bisa dilakukan di garasi rumah sendiri.

Meski demikian, secara pribadi penulis menyarankan agar konversi dilakukan oleh bengkel profesional.

Bukan apa-apa, hal itu bertujuan agar hasilnya memuaskan. Karena berdasarkan pantauan, konversi yang dilakukan secara do it yourself (DIY) acap kali melalui proses trial and error. Bukan hanya buang-buang waktu, tapi juga dana dan tenaga.

Tapi kalau Carmudian penasaran maka bisa tengok sebuah tutorial yang diunggah oleh akun YouTube dengan nama Technical Partha. Terdapat satu video yang menunjukkan konversi sebuah motor Yamaha bermesin 4-tak menjadi tenaga listrik.

Menariknya, dari proses yang ditunjukkan rupanya konversi motor bensin ke listrik masih bisa memanfaatkan gearbox bawaan. Bagian mesin yang dilepas hanya kepala silinder, blok silinder, setang seher, dan pistonnya. Secara garis besar proses yang dilakukannya adalah sebagai berikut:

  1. Melepas kepala silinder dan blok silinder
  2. Memotong setang seher dan piston
  3. Membuat adaptor untuk memasang dinamo
  4. Pasang dinamo lalu menghubungkannya dengan rantai keteng
  5. Memasang baterai
  6. Memastikan semua baut kencang

Sayangnya, video tersebut tidak menunjukkan proses pemasangan kabel-kabelnya yang sebenarnya tidak kalah penting.

Diketahui spesifikasi yang digunakannya terdiri dari dinamo 750W 48V dan baterai 48V 30Ah lithium-ion. Berdasarkan klaimnya, dengan spesifikasi seperti itu motor bisa melaju hingga 50 km/j, namun tidak disebutkan seberapa jauh jarak tempuhnya.

Prosesnya yang terlihat sederhana dengan hasil cukup sukses membuat video tersebut mendapat banyak komentar positif, walau tak sedikit pula yang menilai pengerjaannya masih memerlukan banyak pengembangan.

Satu hal yang pasti, proses tersebut menunjukkan bahwa konversi motor bensin ke listrik sangat mungkin dilakukan. Terlebih lagi jika ditangani oleh teknisi atau bengkel berpengalaman, pasti hasilnya juga akan memuaskan.

Peraturan Dinamo Motor Listrik Konversi

Usai mengetahui ringkasan cara mengubah motor bensin ke listrik, Carmudian mungkin semakin terdorong untuk melakukannya. Pada prosesnya menanti kemungkinan ada tahapan di mana kita mesti menentukan kekuatan dinamo yang bakal digunakan.

Ada baiknya hal tersebut juga tidak dilakukan sembarangan. Karena sebenarnya dalam menentukan dinamo untuk motor listrik konversi juga ada aturannya.

Carmudian bisa melihat penjelasannya pada pasal 12 (nomor 4, huruf c). Dalam pasal tersebut diatur klasifikasinya sebagai berikut:

  • Sepeda motor dengan silinder sampai 100 cc, daya motor listrik konversi paling tinggi 2 kW
  • Sepeda motor dengan silinder dari 110 cc sampai 150 cc, daya motor listrik konversi paling tinggi 3 kW
  • Sepeda motor dengan silinder dari 150 cc sampai 200 cc, daya motor listrik konversi paling tinggi 4 kW

Jadi jangan sampai salah pilih. Tren motor listrik itu sendiri diprediksi akan semakin ramai dalam beberapa waktu mendatang karena memang menawarkan solusi yang tepat untuk penunjang mobilitas di masa depan.

Konversi motor bensin ke listrik mungkin juga akan semakin banyak dilakukan. Dari yang awalnya hanya dilakoni oleh para pehobi, suatu saat bisa jadi pelakunya merambah semakin luas ke masyarakat umum.

Baca Juga:

Penulis: Mada Prastya

Editor: Dimas

Mada Prastya

Bergabung sebagai penulis di Carmudi Indonesia sejak Februari 2021. Menyukai kendaraan roda dua karena simpel, cepat, dan memberi rasa kebebasan dalam berkendara. Email: [email protected]

Related Posts