HomeTips dan TrikCara “Menjinakkan” Sepeda Motor Trail yang Benar Bagi Pemula

Cara “Menjinakkan” Sepeda Motor Trail yang Benar Bagi Pemula

Mengendarai sepeda motor trail
Mengendarai sepeda motor trail (Foto: Istimewa)

Jakarta – Sepeda motor trail indentik dengan kendaraan yang biasanya digunakan untuk melewati berbagai permukaan jalanan. Seiring popularitasnya yang semakin menanjak, bermunculan juga pengguna sepeda motor trail pemula.

Kendaraan roda dua ini didukung oleh mesin yang buas, bodi ramping dan ground clereance tinggi sehingga sanggup melibas jalanan berlumpur, terjal, hingga berbatu.

Butuh kealihan khusus dalam mengendarai sepeda motor trail. Sebab karakteristiknya sangat jauh berbeda dengan sepeda motor jenis matik maupun bebek.

Tips Mengendarai Motor Trail untuk Pemula

Jika Anda termasuk pemula yang baru dan ingin mencoba mengendarai sepeda motor trail, ada baiknya ketahui dahulu beberapa langkah dasar ini supaya cepat ‘menjinakkannya’.

Berikut penjelasan singkatnya:

Saat akan naik sepeda motor:

  • Posisi pengendara di sebelah kiri motor, karena lebih memudahkan. Lalu melepaskan standar samping
  • Posisikan handle/stang dibelokkan ke kanan. Disarankan sambil menarik tuas rem depan agar sepeda motor tidak bergerak.

Saat akan berhenti:

  • Saat berhenti pastikan di tanah rata atau gundukan supaya menjaga bisa keseimbangan kendaraan.
  • Posisi sepeda motor pada gear 1 dan lever kopling ditarik agar mesin motor tidak mati, sehingga memudahkan untuk menjalankannya kembali.
  • Gunakan kaki kiri untuk menapak ke jalan saat akan berhenti dan kembali jalan.

Saat akan turun dari sepeda motor:

  • Gunakan gir 1 (di jalan tidak rata) agar sepeda motor tidak bergerak, netralkan gir (di jalan rata).
  • Matikan mesin motor.
  • Handle/stang dibelokkan ke kanan dan disarankan menarik tuas rem depan agar motor tidak bergerak.
  • Pengendara turun ke sebelah kiri motor.
Cara berbelok ketika mengendarai sepeda motor trail
Cara berbelok ketika mengendarai sepeda motor trail (Foto: Yamaha)

Saat berbelok:

  • Arah pandangan ke arah depan supaya fokus ke jalur yang akan dituju dan mengetahui kondisi di jalur tersebut.
  • Atur power motor dengan pengoperasian gas yang halus agar ban tidak selip.
  • Posisi badan melawan kemiringan motor (lean out) dan duduk agak maju agar mudah memegang handle.
  • Posisi kaki mendekap tangki motor (bagian luar tikungan) dan bagian kaki lainnya (bagian dalam tikungan) diluruskan agar keseimbangan motor tetap terjaga.
  • Jika belum mengenal jalur dengan baik, gunakan kecepatan rendah atau yang aman agar tetap safety.

“Kami memberikan informasi ini agar konsumen kian menikmati riding di jalur on road maupun ketika fun adventure di jalur terabas,” ungkap Antonius Widiantoro, Manager Public Relations PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM).

 

Penulis: Santo Sirait

Editor: Dimas

Baca Juga:

Lirik Spesifikasi Yamaha WR 155R, Versi Motor Trail Vixion-R

40 tahun bmw gs
Previous post
Rayakan 40 Tahun Kiprah GS, BMW Motorrad Rilis Edisi Spesial
Suzuki Jimny
Next post
Jawaban Santai Suzuki Indonesia saat Tahu Jimny Diproduksi di India