Tips dan Trik

Cara Merawat Cat Body Mobil Tetap Kinclong di Musim Hujan

Merawat mobil di musim hujan harus diakui memang tidak bisa disamakan dengan musim kemarau yang panas. Di musim hujan seperti ini, pemilik mobil dituntut lebih ekstra dalam melakukan perawatan sebab bagian cat pada body mobil bisa lebih kusam akibat jamur jika sering terkena air hujan.

Selain itu masalah karat juga menjadi salah satu momok yang ditakuti oleh para pemilik mobil saat memasuki musim hujan.

Tetapi Carmudian tak perlu risau, merawat mobil di musim hujan ternyata masih bisa dilakukan dengan mudah.

merawat mobil di musim hujan

Mengemudikan mobil pada saat hujan (Foto: Bewiser)

Untuk bisa membuat cat body mobil tetap kinclong saat mobil hujan, Carmudian perlu melakukan beberapa perawatan di bawah ini. Kami akan beberkan beberapa hal yang harus dilakukan ketika memasuki musim hujan seperti sekarang ini.

Merawat Mobil di Musim Hujan

Hindari Air Hujan

Car enthusiast sejati umumnya akan menghindari air hujan untuk menjaga cat body mobil agar tetap kinclong. Maksudnya adalah mereka akan menunggu hingga hujan reda baru melakukan perjalanan dengan mobil.

Tujuannya adalah agar body mobil tidak terkena paparan air hujan secara langsung. Hal tersebut bisa menjadi salah satu tindakan preventif yang bisa dilakukan oleh pemilik mobil untuk menghindari air hujan.

Pemilik Mobil merawat mobil di musim hujan

Pemilik mobil perlu melakukan persiapan sebelum berkendara di tengah guyuran hujan (Foto: mercuryinsurance)

Walaupun tidak terkena air hujan secara langsung tetapi tetap ada risikonya, kok. Bagian bawah mobil akan menjadi kotor akibat genangan air hujan yang bercampur dengan pasir.

Jangan Biarkan Mengering

Poin kedua dalam merawat body mobil agar tetap kinclong saat musim hujan adalah jangan membiarkan bekas air hujan di mobil mengering. Ini merupakan hal yang sebisa mungkin paling dihindari.

Mobil yang setelah terkena air hujan sangat disarankan untuk segera dibilas dengan air bersih. Kandungan asam yang berasal dari zat CO2 yang ada pada air hujan bisa menjadi penyebab timbulnya jamur.

Membersihkan interior mobil

Cepat Cuci mobil setelah kena air hujan. (Foto: Carmudi)

Ketika bekas air hujan didiamkan, maka jamur akan tumbuh dan membuat cat body mobil menjadi kusam. Sayangnya memang rasa malas dan niat membersihkan mobil setelah terkena hujan itu cukup besar sehingga pemilik mobil enggan membersihkan.

Jika dilihat sebenarnya cukup sepele ya untuk merawat body mobil tetap kinclong saat di musim hujan. Tetapi tenang, bagi car enthusiast sejati rasanya hal tersebut tak menjadi masalah kok asalkan body mobil bisa tetap mengkilap.

Gunakan Sabun Cuci Mobil

Sudah seharusnya saat mencuci mobil menggunakan sabun yang memang dikhususkan untuk mobil. Banyak pemilik mobil yang masih abai dalam menggunakan sabun ketika mencuci.

Misalnya ada beberapa dari mereka yang memakai sabun cuci piring cair, atau bahkan sabun colek untuk membersihkan body. Padahal kedua sabun tersebut sangat tidak disarankan digunakan untuk mencuci mobil.

Alasannya adalah kadar Ph kedua sabun tersebut berada di bawah 7 yang artinya cukup asam untuk body kendaraan. Ph yang dianjurkan untuk kendaraan dianjurkan memiliki nilai di atas 7 yang menandakan basa.

merawat mobil di musim hujan

Sedangkan untuk 7 menandakan Ph tersebut netral dan sangat layak digunakan. Harus diakui jika sabun cuci khusus mobil harganya jauh lebih mahal dibandingkan dengan sabun cuci piring dan sabun colek.

Jika terlalu sering memakai sabun cuci piring cair dan sabun colek cat akan menjadi kusam dan menjadi lebih kuning dari biasanya. Coba lihat, mobil kamu warnanya kusam enggak nih.

Pakai Wax

Setelah dicuci menggunakan sabun khusus kendaraan, Carmudian bisa menggunakan wax untuk melindungi body mobil saat musim hujan. Wax ini nantinya akan menjaga lapisan cat dari terjangan air hujan.

Kira-kira pilih wax yang mana ya? Untuk memudahkan, kami menyarankan untuk menggunakan wax cair yang biasanya dijual dengan botol spray.

merawat mobil di musim hujan

Cara pakainya pun mudah, cukup disemprot ke body mobil lalu dilap rata menggunakan kain microfiber kering. Nantinya lapisan wax tersebut akan memberikan efek daun talas ketika terkena air hujan.

Efeknya air hujan tidak akan mudah menempel di bagian body, sehingga lebih aman. Harga yang ditawarkan untuk lapisan wax semprot ini pun beragam, Carmudian bisa beli sesuai dengan kebutuhan dan keuangan ya.

Lap Hingga Kering

Ketika usai membilas maupun mencuci mobil ada baiknya dilap hingga kering. Tujuannya untuk meminimalisir timbulnya jamur pada bagian body mobil maupun kaca mobil.

Bersihkan hingga bagian-bagian yang jarang dilap seperti sela bagasi, sela pintu, bawah kap mesin, hingga bagian bawah pintu. Di bagian bawah kaca depan usahakan juga dilap hingga kering agar air tidak masuk ke bagian mesin.

Proses waxing pada mobil, photo: waxing car

(Foto: Waxing Car)

Penting sekali mengelap sisa air bekas cucian maupun sisa air hujan. Oh iya, usahakan saat mengelap menggunakan kain microfiber atau chamois yang bersih, ya.

Bersihkan Bagian Bawah Mobil

Setelah menerabas hujan dan genangan disarankan untuk membersihkan bagian bawah mobil. Caranya bisa dengan menyemprotkannya dengan air bersih memakai selang, atau bisa juga mendatangi cuci mobil dengan hidrolik.

Harus diingat, bagian bawah mobil juga sebaiknya dibersihkan secara rutin untuk mencegah timbulnya karat. Setidaknya Carmudian bisa membersihkan bagian bawah ini 2 kali dalam satu bulan.

Mencuci mobil dengan alat cuci mobil, photo: imagesquarespace

(Foto: imagesquarespace)

Kolong mobil yang bersih bisa menambah kenyamanan, lho. Misalnya suspensi yang bersih dari kotoran akan jadi lebih awet masa pakainya, atau bushing yang bersih juga tidak akan berbunyi.

Mau membersihkan sendiri atau membawanya ke tempat cuci mobil hidrolik sama-sama baik, kok. Yang penting bagian bawahnya bisa jadi lebih bersih dari kotoran, ya.

Hindari Genangan Air

Tips merawat mobil saat musim hujan lainnya adalah menghindari genangan air. Jika melihat genangan air, sebaiknya dihindari saja dibanding dilewati menggunakan mobil.

Kita tidak pernah tahu genangan tersebut dalam atau tidak. Jika terpaksa untuk melewati genangan tersebut, sebisa mungkin dalam kecepatan yang rendah saja.

Menerobos Genangan Air

Tak perlu kencang-kencang saat melewati genangan air. Mobil yang melibas genangan air dengan kecepatan cukup kencang berpotensi kecelakaan akibat aquaplaning.

Ingat, Anda bukanlah pembalap reli yang harus melewati berbagai kontur jalan dengan kencang. Ingat, perbaikan mobil harian biayanya besar juga, lho.

Baca Juga:

Penulis: Rizen Panji

Editor: Dimas

Rizen Panji

Hobinya jelas, menghabiskan bahan bakar mesin 6 silinder di akhir pekan. Seleranya juga sudah jelas, mobil tua yang pintunya cuma dua. Oh iya, dirinya sangat mencintai interior mobil yang bersih dan simpel. Kalau ada yang mau ngasih mobil dengan ciri tersebut, akan diterima dengan senang hati..

Related Posts