Home » Berita » Catat! Ini Saran Dokter Supaya Fokus Berkendara saat Puasa

Catat! Ini Saran Dokter Supaya Fokus Berkendara saat Puasa

Ini Saran Dokter Supaya Fokus Berkendara saat Puasa

Jakarta – Puasa sering kali dijadikan alasan untuk mengurangi aktivitas terutama diluar ruangan seperti mengemudi kendaraan bermotor. Satu hal yang dikhawatirkan pengemudi adalah tidak fokus ketika tengah berkendara. Padahal ketakutan tersebut bisa teratasi asal pengemudi mengonsumsi makanan bergizi pada saat sahur dan mengatur perilaku berkendara.

Daniel Bramantyo, dokter dari Rumah Sakit Pertamina Jaya, mengatakan, “Kondisi tubuh biasanya menjadi lebih lemas pada saat berpuasa, dan tentunya akan mempengaruhi kekuatan dan ketahanan saat mengemudi. Puasa dapat mempengaruhi fungsi kognitif dan memiliki efek langsung seperti kurangnya konsentrasi, menguap, dan mengantuk yang membuat pengendara tak menyadari keberadaan rambu lalu lintas”.

Daniel membagikan beberapa tips untuk menjaga konsentrasi saat mengemudi. Berikut ini uraian singkatnya:

1. Penuhi Asupan Gizi

Saat sahur, jangan lupa konsumsi karbohidrat kompleks yang terdapat di nasi merah, ubi, jagung, roti gandum, dan makanan lainnya. Asupan protein dan lemak juga tidak boleh ditinggalkan, karena dikhawatirkan badan akan mudah terasa lemah di siang hari.

2. Jaga Tubuh Tetap Terhidrasi

Ketika sahur atau berbuka, konsumsi jus buah yang dapat membantu proses pencernaan tetap lancar sekaligus menjaga asupan vitamin dan nutrisi bagi tubuh.

3. Hindari Makanan Pedas dan Asam

Sebaiknya hindari makanan yang pedas dan asam. Sebab dapat mengganggu fungsi lambung dan pencernaan yang dapat mengakibatkan asam lambung.

Aman Berkendara

1. Jaga Kecepatan

Jaga kecepatan kendaraan . Sebab kondisi fisik orang yang tengah menjalankan puasa tidak sebugar dibanding saat tidak berpuasa. Rasa kantuk akan muncul ketika badan terasa tidak bugar. Karena itu, berkendaralah dengan kecepatan wajar, karena kemampuan spasial (melihat jarak, membaca kecepatan) seorang pengemudi yang berpuasa biasanya tidak maksimal, dan ini menimbulkan reaksi yang lebih lambat.

2. Waktu Tidur

Di bulan puasa, jam tidur akan terpotong waktu sahur. Ini membuat pengendara lebih cepat lelah dan kurang berkonsentrasi. Karena itu maksimalkan waktu jam tidur dan hentikan aktivitas yang kurang bermanfaat seperti begadang. Sebaiknya digunakan untuk tidur.

3. Jaga Emosi

Kemacetan biasa terjadi di waktu menjelang berbuka puasa. Kondisi itu cukup mengganggu di mana setiap pengendara tergesa-gesa untuk segera sampai di rumah dan berbuka bersama keluarga. Sebaiknya berkendaralah dengan tenang dan atur pikiran untuk selalu berfikir positif dan bersabar untuk menjaga emosi. Cara mengemudi yang santun dan tidak mengganggu pengguna jalan lain akan mengurangi risiko kecelakaan.

4. Hadirkan Hiburan di Kabin Mobil

Salah satu cara supaya tidak mengantuk pastikan ada hiburan di dalam kabin seperti mendengarkan radio atau lagu kesayangan selama berkendara. Dengan adanya hiburan bisa menstimulus pikiran untuk tetap jernih dan menjaga mood tetap baik. Hal ini juga dapat melepas tingkat stress di jalan dan meminimalisirkan kadar emosi.(dol)

Daihatsu
Previous post
Daihatsu: Pemilu Bikin Orang Menunda Beli Mobil Baru
Next post
Jangan Takut Mudik! Toyota Siapkan 316 Titik Pelayanan