Mobil

4 Mobil Listrik Murah di Indonesia, Mulai dari Rp400 Jutaan

Mobil bertenaga listrik kini mulai dijual oleh beberapa pabrikan otomotif di Indonesia. Mungkin Carmudian ingin membeli mobil listrik tapi mempunyai bujet terbatas. Carmudi telah rangkum daftar mobil listrik yang dijual dengan harga murah.

Mobil bermesin bensin dan solar sepertinya memang akan segera digantikan oleh mobil bermesin listrik. Adapun pemerintah Indonesia telah menargetkan untuk para produsen hanya boleh menjual kendaraan sepeda motor dan mobil listrik pada 2050 mendatang.

Cicilan Mobil Listrik Hyundai

Daftar mobil listrik murah di Indonesia. (Foto: Carmudi)

Target tersebut pun sudah didukung oleh adanya bahan baku pembuatan baterai kendaraan listrik seperti kobalt dan nikel.

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) sendiri terus membangun SPKLU (Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum) di berbagai wilayah.

Pada 2025, Pemerintah Indonesia menargetkan ada sekitar 3.861 SPKLU beroperasi, serta 17.000 Stasiun Penukaran Baterai Kendaraan Listrik Umum (SPBKLU) dibangun.

Daftar Mobil Listrik Murah di Indonesia

Memakai mobil listrik selain membuat lingkungan lebih baik, juga penggunanya tidak perlu mengeluarkan bujet banyak untuk biaya perawatan mobilnya.

Oleh karena itu, mobil listrik menjadi salah satu mobil yang direkomendasikan untuk para konsumen. Mungkin masih banyak konsumen yang belum tahu bahwa ada beberapa mobil listrik di Indonesia yang harganya murah, mulai Rp400 jutaan.

Dilansir dari berbagai sumber, berikut ini adalah daftar mobilnya.

Nissan Kicks e-Power

test drive Nissan

Nissan Kicks e-Power yang dibawa langsung dalam bentuk utuh atau CBU dari Thailand. (Foto: Nissan)

Mobil listrik besutan Nissan ini telah resmi diluncurkan di Tanah Air pada 2020 lalu melalui kanal Youtube resmi Nissan Indonesia. Kicks e-Power merupakan model pertama yang dibenamkan teknologi e-Power khusus untuk konsumen di dalam negeri.

Mobil ini dirilis untuk membuktikan komitmen Nissan dalam menghadirkan kendaraan dengan teknologi terbaru. Kicks e-Power dilengkapi dengan motor listrik EM57, generator, dan inverter.

Menariknya, para pengguna Kicks e-Power tidak perlu repot cas baterai mobilnya jika daya baterai tersebut habis.

Bahkan, juga tidak perlu membangun alat pengecasan baterai di rumah. Berkat adanya teknologi e-Power, baterai yang dibenamkan pada Kicks dapat terisi secara otomatis dengan bantuan mesin bensin berkapasitas kecil, sehingga tidak heran Kicks mempunyai knalpot di bagian belakang seperti mobil berteknologi hybrid.

Mobil ini memiliki mesin bensin berkapasitas 1,2 liter, 3 silinder, DOHC yang dipadukan dengan generator listrik untuk mengisi daya baterai lithium-ion.

Pihak Nissan mengklaim Kicks e-Power mempunyai tenaga hingga 127 hp dan torsi maksimal 260 Nm. Menariknya, mobil tersebut hanya disematkan satu pedal, tidak seperti mobil lain pada umumnya yang memiliki dua atau tiga pedal gas.

Sistem ‘one pedal operation’ pada Kicks e-Power memungkinkan pengemudi mobil ini melakukan akselerasi dan deselerasi dengan satu pedal gas saja. Berkendara dengan mobil tersebut pun jadi lebih menyenangkan, khususnya saat berkendara di jalan yang macet ataupun di jalan berliku-liku.

Bersumber sitis web resmi, harga Nissan Kicks e-Power Rp471 juta.

DFSK Gelora E

DFSK Gelora E. (Foto: Santo/Carmudi)

Mobil listrik satu ini cocok dipakai konsumen yang mempunyai suatu bisnis dan membutuhkan mobil untuk menunjang operasional. DFSK Gelora E pertama kali diperkenalkan pada bulan Maret 2020 dan mulai dipasarkan pertengahan April lalu di ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) Hybrid 2021.

Gelora E ditawarkan dalam dua varian, yaitu blind van dan Mini Bus (MB). Untuk varian mini bus, dapat menampung hingga 7 orang penumpang sehingga cocok digunakan sebagai mobil shuttle, travel, antar jemput orang, dan sebagainya.

Selain itu untuk varian blind van, mempunyai panjang kabin 2,63 m yang cocok dipakai sebagai mobil untuk mengangkut barang. Mobil ini sudah mengandalkan pintu geser dan pintu belakang berukuran lebar agar pengguna mudah memasukkan atau mengeluarkan barang.

Gelora E menggunakan baterai lithium-ion dengan kapasitas 42 kWh yang dapat menghasilkan tenaga sebesar 80,4 hp dan torsi maksimum 200 Nm. Mobil ini pun dapat mencapai jarak tempuh berkendara hingga 300 km.

Waktu pengisian baterainya dinilai singkat karena Gelora E sudah disematkan fitur fast charging. Butuh waktu sekitar 80 menit untuk mengisi baterai dari 20 persen sampai 80 persen. Keamanan baterai ini diklaim terjamin.

Pihak DFSK sudah merancangnya sedemikian rupa untuk memastikan baterai Gelora E tetap aman dalam kondisi ekstrim sekali pun dengan memberikan perlindungan tegangan tinggi, isolasi, hingga tahan air dan debu.

Memiliki banyak keunggulan, nyatanya mobil ini ditawarkan dengan harga cukup terjangkau.

Berdasarkan situs web resmi DFSK, harga Gelora E varian MB Rp510 juta, sedangkan untuk varian blind van seharga Rp480 juta On The Road (OTR) DKI Jakarta.

Hyundai Ioniq Electric

Keistimewaan Hyundai Ioniq Electric

Hyundai Ioniq Electric. (Foto: Hyundai)

Hyundai Ioniq Electric merupakan mobil listrik pertama yang dijual secara resmi oleh Hyundai Indonesia. Mobil tersebut diluncurkan di Tanah Air pada akhir 2020 lalu.

Kedatangan Ioniq Electric ini adalah bukti bahwa Hyundai ingin mewujudkan mobilitas masa depan dengan teknologi yang ramah lingkungan. Mobil ini dibenamkan motor listrik bermagnet permanen yang dapat menghasilkan tenaga sebesar 134 hp dan torsi maksimum 295 Nm.

Tenaganya berasal dari baterai lithium-ion 38,3 kWh. Ioniq Elctric dapat berakselerasi dari 0 sampai 100 km per jam dalam waktu 9,9 detik serta jarak tempuh yang mencapai 373 km.

Jika memilih pengisian baterai mobil ini dengan slow charging, membutuhkan waktu sekitar 6 hingga 7 jam. Selain itu dengan fast charging 100 kWh, pengisian baterainya butuh waktu tidak sampai 1 jam atau lebih tepatnya sekitar 57 menit.

Namun tentunya, listrik yang dibutuhkan Ioniq Electric lebih besar jika menggunakan fast charging. Mobil tersebut memang bukan mobil paling murah di Indonesia, tapi dibandingkan dengan mobil Tesla mapupun BMW i3, harga Ioniq Electric jauh lebih murah.

Di Indonesia, Hyundai Ioniq ditawarkan seharga Rp637 juta untuk tipe Prime dan Rp677 juta khusus tipe Signature OTR Jakarta.

Hyundai Kona Electric

Hyundai Tarik Kona Electric

Hyundai Kona Electric. (Foto: Hyundai)

Hyundai Kona Electric diluncurkan bersamaan dengan Ioniq Electric pada akhir 2020 di Indonesia. Jika melihat spesifikasi keduanya, Kona Electric punya ukuran dimensi lebih besar.

Kedua mobil ini sama-sama sudah menggunakan tenaga listrik. Hyundai Kona Electric memakai motor listrik bermagnet permanen dengan kemampuan tenaga sebesar 134 hp dan torsi maksimal 395 Nm. Torsi yang dimiliki mobil ini lebih besar dibandingkan dengan Ioniq Electric.

Sumber tenaga Kona Electric berasal dari baterai lithium-ion 39,2 kWh. Dalam keadaan baterai terisi penuh, mobil tersebut bisa melaju hingga 345 km.

Untuk pengisian daya baterainya, mobil ini mempunyai tiga mode, yaitu mode standard charging yang memanfaatkan arus Alternating Current (AC) dan dua mode fast charging dengan menggunakan arus Direct Current (DC).

Berbeda dengan Ioniq Electric, Hyundai Kona Electric hanya ditawarkan dalam satu varian dengan harga jual sedikit lebih mahal. Kona Electric seharga Rp697 juta OTR Jakarta.

Nadya Andari

Memulai karir sebagai Content Writer di Carmudi Indonesia sejak awal tahun 2019. Lulusan Desain Komunikasi Visual yang suka sekali menulis, seperti cerpen, artikel, dan sebagainya.
Follow Me:

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *