Sepeda motor

Dampak Larangan Mudik Terhadap Penjualan Sepeda Motor

Jakarta – Jelang musim mudik lebaran dan libur Hari Raya Idul Fitri, biasanya masyarakat berbondong-bongong ke diler untuk melakukan pemesanan mobil atau sepeda motor baru. Nantinya kendaraan baru tersebut akan digunakan sebagai alat transportasi utama untuk berpergian atau mudik, karena dinilai lebih praktis dan hemat pengeluaran.

Lebaran tahun ini sama seperti tahun lalu, di mana pemerintah dengan tegas melarang masyarakat untuk mudik dan melakukan perjalanan ke luar kota. Tujuannya untuk meminimalisir penyebaran virus corona (covid-19).

Mudik Sepeda Motor

Konsumen membeli sepeda motor Honda (Foto: AHM)

Dengan adanya larangan mudik, maka bisa perkirakan pemesanan kendaraan bermotor khususnya sepeda motor menjadi tak seramai seperti dua tahun lalu atau sebelum pandemi Covid-19.

Namun pada kenyataannya larangan mudik ternyata tidak terlalu berimbas negatif terhadap penjualan sepeda motor secara nasional.

“Mengenai larangan mudik tidak akan berdampak dan berpengaruh banyak terhadap penjualan sepeda motor, karena memang pada tahun lalu juga bahwa mudik dengan sepeda motor itu tidak kami sarankan. Oleh sebab itu pada tahun 2019 kami membantu masyarakat yang mudik dengan mengantarkan motornya ke daerah di mana mereka berasal,” ungkap Johannes Loman, Executive Vice President Director PT Astra Honda Motor, Rabu (5/5/2021).

Menurut data Asosiasi Industri Sepedamotor Indonesia (AISI) penjualan sepeda motor justru mulai mengalami peningkatan, bahkan satu bulan sebelum Ramadhan. Diperkirakan penjualan sepeda motor akan terus meningkat di bulan-bulan selanjutnya.

“Memang di bulan lalu (April) dan di bulan ini (Mei) ada potensi terjadi kenaikan. Karena menjelang lebaran atau Hari Raya Idul Fitri,” sambung Loman.

Larangan Mudik Sepeda Motor

Larangan mudik tak berpengaruh besar terhadap penjualan sepeda motor (Foto: AHM)

Data penjualan wholesales (distribusi dari pabrik ke diler) sepeda motor periode Maret 2021 berada di angka 521,424 unit. Angka tersebut naik drastis bila dibandingkan dengan bulan sebelumnya sebesar 377,776 unit.

Kendati mengalami kenaikan, tapi perolehan penjualan di Maret 2021 belum melampaui angka pencapaian di periode yang sama tahun lalu sebesar 561.739 unit.

Penjualan Sepeda Motor Kuartal Pertama 2021

Melihat pergerakan penjualan sepeda motor secara nasional pada Maret 2021 yang mengalami peningkatan, memberikan imbas positif pada total penjualan selama kuartal pertama 2021.

Jika ditotal selama tiga buan pertama tahun ini, jumlah sepeda motor yang terjual tembus 1.293.933 unit.

Booth Sepeda Motor Honda

Booth Honda IIMS 2019 (Foto: Santo/Carmudi)

Mengacu pada capaian tersebut, ditambah lagi dengan perekonomian dalam negeri yang mulai bergerak, tidak menutup kemungkinan target penjualan sepeda motor selama satu tahun penuh dapat tercapai.

“Memang AISI menetapan angka penjualan sepeda motor untuk tahun ini antara 4 sampai 4,3 juta unit. Tapi dengan melihat penjualan selama kuartal pertama ini, saya yakin bahwa penjualan sepeda motor akan berada di angka sekira 4,3 juta unit sampai tutup tahun,” pungkas Loman.

 

Baca Juga:

 

Penulis: Santo Sirait

Santo Sirait

Santo Sirait sebelumnya Jurnalis di Okezone.com, pindah ke Carmudi.co.id sebagai Reporter pada November 2017. Fokus di sektor otomotif, terutama meliput tentang mobil, motor dan industri otomotif. Santo dapat dihubungi di [email protected]

Related Posts