BeritaEventReviews

Datsun GO 2018, Ini 10 Hal yang Perlu Diketahui

Datsun GO 2018

Kata “All New” dianggap terlalu berlebihan karena sekilas tidak ada perubahan dari Datsun GO 2018 ini

Jakarta – Saat pertama kali peluncurannya, Datsun GO yang bermain di kelas LCGC dengan tampang lumayan dan harga murah bisa dibilang cukup reasonable. Tapi seiring perkembangan yang dilakukan LCGC lainnya seperti Agya, Ayla atau Brio Satya yang memiliki fitur lebih banyak. Serta mesin 4-silinder yang lebih refine, membuat Datsun GO semakin terlupakan.

Di 2018 ini, setelah 4 tahun kiprahnya tanpa perubahan mayor sama sekali, akhirnya Datsun GO hadir dengan perubahan tampilan eksterior dan interiornya. Ya, inilah All New Datsun GO

Transmisi Otomatis

Datsun GO 2018

Kini Datsun GO telah tersedia transmisi otomatis CVT

Akhirnya, Datsun GO tersedia tipe transmisi otomatis, setelah sebelumnya hatchback LCGC ini hanya eksis dengan transmisi manual 5-percepatan saja. Transmisi otomatis ini lebih tepatnya adalah model CVT yang menjanjikan irit konsumsi bahan bakar dan kehalusan berkendara. Model transmisi ini juga disematkan pada Datsun CROSS.

Meskipun hanya CVT, tapi rasanya patut diapresiasi karena hal tersebut memungkinkan kita untuk menjajal Datsun GO tanpa injak-injak kopling lagi. CVT ini hanya tersedia di Datsun GO saja, untuk GO+ masih berkutat dengan transmisi lama.

Rem Parkir

Untuk kesekian kalinya, akhirnya Datsun mengadaptasi model rem tangan atau rem parkir dengan wujud yang normatif. Sederhananya, Datsun resmi meninggalkan bentuk rem tangan sistem tarik yang jadul.

Tenaga Mesin

Serupa dengan saudaranya; Datsun CROSS, Datsun GO mengalami penambahan tenaga pada model transmisi CVT-nya. Mesin HR12DE, 3 silinder segaris DOHC ini mampu mengeluarkan tenaga sebesar 77 HP / 6.000 rpm dan torsi maksimal sebesar 104 Nm / 4.400 rpm. Sebagai perbandingan saja, mesin bertransmisi manual hanya mampu mengeluarkan tenaga sebesar 67 HP / 5.000 rpm.

Eksterior

Desain eksterior Datsun GO mengalami facelift jadi tampak lebih baru. Meskipun sepintas tidak terlalu terlihat bagian mana yang mengalami perubahan. Facelift yang agak kurang terlihat ini kemudian menimbulkan anggapan bahwa tajuk “All New” dirasa berlebihan.

Perubahan bisa dilihat mulai dari tampilan depan yang grill-nya berbentuk heksagonal persis seperti yang ada pada Datsun CROSS. Tak hanya itu, bumper bawah dan lekukan house foglamp Datsun GO juga berubah jadi lebih heboh.

Khusus untuk tipe flagship T-ACTIV akan mendapatkan bodykit tambahan di depan juga. Spesifikasi lampu tidak ada yang berbeda di setiap tipenya.

Headlamp dilengkapi DRL-LED, lampu kecil, lampu besar, lampu jauhnya dan lampu sein menggunakan halogen. Fitur Follow Me Home juga sudah diadaptasi di semua tipe Datsun GO ini.

Sedangkan fitur auto headlight juga sudah tersedia tapi hanya pada tipe T dan T-ACTIV saja. Untuk velgnya sendiri, kecuali tipe terendah, menggunakan velg 14 inchi baru berwarna silver.

Beralih ke bagian belakang, perubahan paling jelas ada pada lubang kunci yang kini ada di semua tipe Datsun GO. Selain itu, wiper belakang juga sudah tersedia di semua tipe kecuali tipe terendahnya. Spoiler dengan high mount lamp juga hanya tersedia di tipe T dan T-ACTIV. Lampu lainnya di belakang semua menggunakan halogen.

Overall, penampilan luar Datsun GO kini jadi lebhi berisi dan padat serta bodykit tidak terlihat kualitas aftermarket seperti keluaran sebelumnya.

Interior

Datsun GO 2018

Tampilan interior All New Datsun GO yang jadi lebih modern

Di dalam kabin, desain interior Datsun GO akan bikin kita dejavu. Pasalnya, desain interior benar-benar mirip dengan Datsun CROSS. Tema kabinnya jadi warna hitam tidak lagi beige seperti dulu. Selain itu juga desain interior diperkaya garis lekuk yang sangat jelas dan panel AC yang tidak lagi bulat dianggap cukup sukses memunculkan kesan modern.

Head Unit

Serupa juga dengan Datsun CROSS, Head unit Datsun GO juga menggunakan layar sentuh double DIN 6,75 inchi yang jelas terintegrasi. Tapi sayangnya lagi, Head Unit ini hanya tersedia untuk dua tipe teratas saja, untuk tipe di bawahnya masih menggunakan Single DIN.

Datsun GO 2018

Untuk mobil berharga di bawah Rp 200 juta, Head Unit All New Datsun GO ini berkualitas di atas rata-rata

Bicara soal kualitas, Head Unit Datsun GO ini tidak bisa diremehkan begitu saja. Layar sentuhnya responsif, masih ada tombol fisikal di kiri kanannya dan ada USB port di laci kiri dashboard tepat di depan jok penumpang depan. Secara umum, Head Unit ini bisa dibilang sangat baik untuk ukuran mobil berharga di bawah Rp 200 juta.

Konfigurasi Jok dan Bagasi

Mulai dari menapakkan kaki di pedal-pedal bawah setir kesan luas langsung didapat meskipun tidak ada pad tempat istirahat kaki kiri. Posisi jok pengemudi dinilai agak tinggi tapi cukup empuk.

Di bagian kursi depan ini kini sudah terpisah tidak seperti keluaran lama yang kedua joknya menyatu. Kedua kursi tersebut pun hanya dibekali fitur slide & recline saja, tinggi-rendahnya tidak bisa diubah.

Begitu juga seat belt dan roda kemudinya, tidak bisa diubah ketinggiannya. Untuk headroom pun masih cukup lega untuk tinggi pengemudi rata-rata 170 cm.

Beralih ke kursi barisan belakang, legroom Datsun GO dianggap biasa saja; lebih luas dibanding Honda Brio Satya dan lebih sempit daripada Agya atau Ayla. Headroom sendiri jadi sangat pas-pasan untuk tinggi penumpang 170 cm.

Kualtias kursi belakang dirasa sangat tipis. Ketika duduk pun terasa sangat datar karena memang tidak ada kontur apapun di kursi baris belakang ini.

Di bagasi belakang ada yang berubah, yaitu sebelumnya hanya bisa dibuka dari dalam kabin atau lebih tepatnya dari kursi pengemudi, kini bagasi Datsun GO sudah ada lubang kuncinya agar bisa langsung dibuka dari luar. Melihat volumenya, bagasi Datsun GO ini boleh dibilang luas untuk ukuran LCGC.

Fitur dan Safety

Sekarang semua tipe Datsun GO sudah disematkan power steering dan kesemuanya pun sudah menggunakan AC, meskipun controlnya masih sangat sederhana dan jadul. Fitur spion elektrik dan power window elektrik belakang juga hanya muncul di dua tipe teratas saja, tipe T dan T-ACTIV.

Meksipun telah memiliki desain dan konsol Head Unit baru, kenyataannya Datsun GO hanya dibekali 2 speaker di seluruh variannya sebagai penunjang fitur hiburan.

Untuk fitur keselamatan, rem depan menggunakan ventilated disc dan belakang hanya tromol. Tapi sayang sekali, untuk semua tipe Datsun GO tidak dibekali sistem rem ABS.

Di semua varian juga kini telah dilengkapi airbags meskipun hanya satu. Untuk immobilizer sudah tersedia untuk semua varian, tapi untuk alarm dan keyless hanya ada pada dua varian tertinggi saja.

Unvisible Improvement

Ya, Datsun GO telah mengalami beberapa perkembagan yang selewat memang tidak terlihat. Misalnya saja sasis yang diklaim oleh Datsun dibuat lebih kaku dari sebelumnya. Masih di kaki-kaki, suspensi juga disebut-sebut semakin dibuat nyaman. Karet-karet pada pintunya pun diberi penambahan agar tidak mengeluarkan suara nyaring saat pintu ditutup.

Bukan LCGC

Agak absurd memang, pihak Datsun menyebutkan bahwa Datsun GO CVT bukan LCGC tapi untuk transmisi manualnya tetap LCGC. Hal ini dijelaskan oleh Datsun karena perangkat CVT berasal dari Thailand meskipun dirakit di Indonesia. Itu artinya, GO CVT tidak memenuhi syarat minimum mobil dengan komponen lokal.(dol)

Untuk lebih lengkapnya, simak video ulasan dari Carmudi berikut ini.

 

Dimas Hadi

Memulai karir sebagai jurnalis otomotif sejak 2016 di Carmudi Indonesia. Sebelumnya aktif menulis bermacam esai sosial-budaya dan beberapa karya tulis lainnya sejak 2009. Email : [email protected]
Follow Me:

Related Posts