BeritaEventKomunitasSumber informasi

FIFGroup Buka Puasa dengan Anak Yatim, Juga Berbagi Tips dari Kepolisian

Bandung – Masih dalam susana Ramadan dan sambut Idul Fitri 2018, FIFGroup adakan kegiatan sosial untuk kepedulian sesama. Menggandeng masyarakat berbagai kalangan maupun komunitas untuk terlibat aktif di dalam kepedulian sosial.

Bukan hanya digelar di Jakarta, tapi juga di berbagaikota di Tanah Air salah satunya di kota Bandung tepatnya di Hotel Noor (8/6). Di kota kembang ini mengambil tema Berbagi Berkah & Damai di Bulan Ramadan dengan mengundang anak yatim piatu serta jurnalis nasional dan lokal.

Tak ketinggalan turut hadir dalam acara tersebut adalah Kepala Biro Multimedia, Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Rikwanto.

“Tahun ini kami telah memasuki tahun keempat dalam penyelenggaraan buka bersama anak yatim piatu, jurnalis, serta jajaran pemerintahan di Bandung. Kami berharap tali silaturahmi ini bisa terus terjaga dan FIFGroup berkomitmen untuk menyelenggarakan kegiatan seperti ini setiap tahun,” tutur Arif Reza Fahlepi, Head Corporate Communication FIFGroup kepada Carmudi.

Menurutnya kegiatan ini memang sejalan dengan misi FIFGoup membawa kehidupan yang lebih baik bagi masyarakat. Di bulan baik ini mereka terus gencar melaksanakan kegiatan sosial seperti berbagi takjil, buka puasa bersama, mudik bersama, serta bersih-bersih masjid.

FIFGroup sendiri merupakan salah satu anak perusahaan Grup Astra yang bergerak di bidang usaha pembiayaan ritel khusus sepeda motor Honda.

FIFGROUP

Buka puasa bersama anak yatim serta talkshow dengan topik menyikapi berita HOAX dilangsungkan FIFGROUP bersama JFC di Bandung

Brigjen Polisi Rikwanto Edukasi Cara Menyikapi Berita HOAX

Kepala Biro Multimedia, Divisi Humas POLRI, Brigen Pol Rikwanto memberikan edukasi kepada generasi muda tentang bahaya berita HOAX. Tak ketinggalan, karena musim mudik , Rikwanto juga memberikan tips aman saat libut lebaran.

Dalam sebuah workshop sederhana yang dilakukan sebelum buka puasa, Brigjen Polisi Rikwanto menjelaskan secara gamblang. Bagaimana HOAX itu beresiko sangat besar menghancurkan persatuan dan kesatuan bangsa.

“Sebar berita HOAX, ujaran kebencian, dan lain-lainnya di sosial media sangat merugikan siapapun pelakunya. Dan jangan dianggap Polisi tidak bisa menangkap pelakunya. Polisi sangat bisa memburunya,” tegas Rikwanto.

Sarannya kepada generasi muda saat ini, jangan mudah terpancing untuk menyebarkan berita HOAX. Cari dulu sumbernya, apakah ada media mainstream yang memberitakan hal tersebut atau tidak?

Di kesempatan akhir, mantan Kepala Biro Penerangan Masyarakat POLRI tersebut juga memberikan tips soal keamanan selama libur serta tips saat mudik lebaran 2018.(dol)

Tutus Subronto

Tutus Subronto memulai karirnya di dunia otomotif sebagai jurnalis di Media Indonesia. Sejak 2008, telah meliput beragam kegiatan otomotif nasional. Terhitung Januari 2014 masuk sebagai tim Content Writer di Carmudi Indonesia. Kini terlibat di tim editorial Journal Carmudi Indonesia untuk mengulas dan publikasikan berita-berita otomotif terbaru. Email: [email protected]

Related Posts