Home » Event » Juara Modifikasi, Ford Falcon 76 Akasia Ini Jadi Trendsetter Baru

Juara Modifikasi, Ford Falcon 76 Akasia Ini Jadi Trendsetter Baru

BlackAuto Battle Yogyakarta 2019 menguasai modifikasi gaya retro

Yogyakarta – Final BlackAuto Battle 2019 Seri Yogyakarta telah digelar pada Sabtu – Minggu (30/11 – 1/12/2019) kemarin . Lebih spesialnya lagi, Seri Yogyakarta 2019 ini menggelar dua event sekaligus, BlackAuto Battle dan Warm Up. Yogyakarta dianggap memiliki daya tarik khusus yang membuatnya tidak bisa ditinggalkan begitu saja. Yogyakarta memang sangat berpotensi sebagai lokomotif industri car tuning terutama untuk modifikasi dan car audio.

“Konsep berbeda dari tahun sebelumnya, karena kali ini kita menggabungkan dua event, yaitu Warm Up dan BlackAuto Battle itu sendiri. Jadi publik bisa memilih event yang disesuaikan dengan genre mobilnya,” kata Boy Prabowo selaku Ketua Pelaksana.

Ford Falcon 76 Milik Akasia Motor Rebut 2 Gelar Tertinggi

Ford Falcon 76 Akasia Motor rebut dua gelar tertinggi di Final Battle BlackAuto Battle Yogyakarta 2019

Dengan mengambil pelajaran dari pengalaman, Akasia Motor asal Jakarta berhasil merebut dua gelar teratas, The Champ dan The BlackAuto Master dengan mobil Ford Falcon lansiran 1976. Keluarnya hasil kreasi Akasia menjadikan seri Yogyakarta mengukir sejarah baru di gelaran ini. Ini kali pertama di BlackAuto Battle di mana mobil keluaran tahun 70-an menjadi pemenangnya.

Tak hanya dua gelar tertinggi tadi saja, Akasia Motor juga juara di kategori Best Modified Retro Style, Best Modified Saloon, Best American Origin Modified Car, Best Modified, The Champ, Most Valuable Interior, Most Valuable Undercarriage, Most Valuable Exterior, Most Valuable Interior, Most Valuable Display dan The BlackAuto Master.

Dengan banyaknya torehan yang diraih Akasia bersama muscle car produksi Australia tersebut mengundang komentar positif dari penyelenggara. Menurutnya, terjadi banyak perbedaan terutama konsep yang diusung para peserta Seri Yogyakarta 2019 ini.

“Beda dari tahun sebelumnya, jika biasanya konsep extreme atau street racing yang menguasai event, pada 2019 kali ini konsep retro mampu berbicara banyak dalam urusan konsep modifikasi,” kata Boy.

Seperti standar Black Auto Battle, kontes ini menggandeng asosiasi APACT (Asia Pacific Car Tuning) sebagai wadah penjurian, bertujuan agar teknis penjurian lebih matang dan terstandarisasi dengan baik. Selain itu agar penjurian yang dilakukan fair dengan metode terukur dan dapat dipertanggungjawabkan. Bahkan untuk memenuhi standar tinggi penilaian, asosiasi membawa juri dari Amerika Serikat.

“Kali ini APACT yang menggandeng ITS (International Tunning Standard) memboyong juri dari Amerika Serikat, yaitu Tommy Ha,” terang Boy.

Dengan faktor- faktor tersebut di atas, sudah jelas bahwa setiap pemenang dari Final BlackAuto Battle adalah pantas dan layak menyandang gelar tertinggi serta menjadi trendsetter industri modifikasi Indonesia.

Final Battle BlackAuto Battle Yogyakarta 2019 Dimeriahkan Ragam Hiburan

Selain kontes modifikasi, gelaran Final Battle BlackAuto Battle Yogyakarta 2019 ini juga dimeriahkan oleh beragam hiburan. Seperti penampilan Marion Jola, Isyana Sarasvati, DJ Tiara Dewi, Dancers serta pemilihan model ”Miss” khas BlackAuto Battle, BlackAuto Angle yang jelas sangat seru dan meriah.

 

Penulis: Dimas Hadi

Baca Juga:

Black Auto Battle 2019 Jakarta, Dyno Test Pecah Rekor dan The Champ “Reborn”

Toyota GR Supra, test drive di sirkuit Sentul. Photo: Toyota
Previous post
Mencicipi Toyota GR Supra di Sirkuit Sentul, Adrenalin Menetes Kencang
Next post
Miris, Ini Alasan VW Belum Mau Menjual Mobil Listrik ke Indonesia