Reviews

First Drive MG HS i-Smart: Enak, Sih, Tapi …

Morris Garage (MG) pada awal Juni 2021 nanti akan meluncurkan mobil terbaru mereka, MG HS i-Smart. Perbedaan yang bisa dilihat adalah fitur i-Smart yang tertanam pada SUV tersebut.

Mobil merek Inggris yang bermarkas di China dan diproduksi di Thailand ini dibekali dua fungsi utama; internet mobile dan MG Pilot.

MG Pilot sendiri terdiri dari fitur Advanced Driver Assistance System (ADAS).

MG Motor Indonesia pun kemudian mengadakan sesi first drive dengan mengundang rekan-rekan media otomotif dan Carmudi pun mendapat kesempatan tersebut.

Dalam sesi first drive yang berlokasi di Summarecon Serpong, Tangerang, Selasa (25/5/2021) kemarin, pihak MG Motor Indonesia mencoba memberikan kesempatan kepada rekan media untuk merasakan fitur terbaru.

Perkenalan Fitur

Sebelum memulai mencicipi mobil tersebut, kami terlebih dahulu diberikan edukasi terutama fitur Internet Mobile yang terdapat pada MG HS i-Smart.

Internet mobile ini sendiri dibagi menjadi tiga fungsi utama, mulai dari Smart Check, Smart Command, dan Smart Connect.

first drive mg hs i-smart

“Ketiganya menjadi fitur yang menjadi keunggulan dari HS i-Smart yang akan dirilis nanti,” kata Raditio Hutomo, Aftersales Deputy Director PT SAIC Motor Indonesia – MG Motor kepada Carmudi.

Smart Check yang dimaksud adalah pemilik mobil bisa melihat berbagai informasi mobil lewat aplikasi yang bisa diunduh di Google Play Store maupun App Store.

Di dalam aplikasi pemilik bisa melihat informasi seperti status kendaraan, jarak tempuh, konsumsi bahan bakar, kondisi pintu apakah terbuka, tekanan ban, jendela apakah sudah tertutup atau belum, sunroof, kondisi mesin apakah mati atau menyala, suhu kabin, dan tegangan listrik aki.

Pemilik mobil juga bisa mencari posisi mobil selama mobil tersebut masih memiliki koneksi internet. Lalu pemilik mobil juga bisa memberikan perlindungan geo fence untuk mengetahui radius perjalanan kendaraan.

first drive mg hs i-smart

Selanjutnya ada Smart Command yang merupakan fitur perintah suara dalam mobil seperti yang sudah ada pada Wuling Almaz.

Hanya saja pada Wuling Almaz perintah bisa dilakukan dengan bahasa Indonesia sedangkan pada MG HS i-Smart hanya bisa melakukan perintah lewat Bahasa Inggris saja.

“Ada dua trigger, bisa memakai tombol, bisa juga langsung mengucapkan perintah kepada mobil lewat suara. Total ada 100 perintah yang bisa dilakukan, dan memang bahasanya memakai Inggris. Kita tidak akan mungkin memakai Bahasa Indonesia,” kata Raditio.

first drive mg hs i-smart

Yang terakhir ada Smart Connect yang memungkinkan pengguna mobil bisa melakukan koneksi smartphone ke head unit memakai Apple maupun Android. Nantinya koneksi akan bisa langsung muncul ke layar head unit.

Ketiga fitur inilah yang diklaim menjadi keunggulan dari produk asal negeri Tiongkok tersebut.

Mencicipi ADAS ala MG HS i-Smart

Setelah diberikan edukasi mengenai Internet Mobile, kami pun diberikan kesempatan test drive. Sayang seribu sayang, sesi test drive hanya disediakan dalam waktu yang amat sangat singkat; 15 menit saja.

Kami pun tak bisa merasakan fitur, performa mesin, dan handling secara maksimal. Tetapi setidaknya kami bisa sedikit mendapatkan bayangan mengendarai mobil tersebut.

Impresi pertama saya ketika melihat tampilan eksterior jujur tidak merasa spesial. Sebab MG HS i-Smart ini hanya memiliki perbedaan di bagian LED spion dan kamera 360 saja.

Selebihnya secara tampilan memang sama dengan HS. Namun ketika melihat interiornya, kesan pertama yang saya dapat saat membuka pintu adalah cukup oke.

Ketika membuka pintu, desain interiornya menurut saya pribadi terkesan mengikuti gaya bahasa desain interior dari sebuah Mazda3.

Hal tersebut bisa dilihat dari model kisi AC, jok semi bucket dengan lubang di bagian dekat head rest ala Mercedes-Benz CLA, tombol yang ada di dasbor, setir, handle pintu bagian dalam, dan instrumen cluster.

Rasanya MG sangat terinspirasi oleh paduan dari pabrikan asal Jerman dan Jepang tersebut, ya?

Performa Mesin MG HS i-Smart

Karena waktu yang diberikan pihak penyelenggara sangat terbatas, saya pribadi pun belum bisa mendapatkan kesan yang mendalam terhadap performa mesin MG HS i-Smart ini.

MG HS i-Smart dibekali mesin berkapasitas 1.496 cc, 4 silinder, DOHC, turbo bertenaga 159 hp @5.600 rpm dengan torsi maksimal 250 Nm @1.700-4.400 rpm.

Mesin ini dipadukan dengan transmisi Twin Clutch Sportronic 7-percepatan. Saat saya mencoba untuk menggeber dari 0 hingga 80 km/jam tenaga yang dihasilkan terasa cukup linear.

Menurut saya pribadi performanya biasa-biasa saja. Hembusan turbonya juga baru terasa pada rpm tengah, sehingga membantu mesin memberikan performa terbaiknya.

Diajak menikung, posisi duduk cukup oke. Hal tersebut berkat penggunaan jok semi bucket yang cukup nyaman diduduki.

Suspensinya terasa lumayan empuk. Beberapa kali menghantam polisi tidur yang berukuran mirip ikan paus tanpa rem ternyata mobil dengan kapasitas 5 penumpang ini masih bisa meredamnya dengan baik.

Fitur Smart Drive

Bagusnya, kesan pertama saya saat mencicipi fitur Smart Drive ternyata lumayan baik. Smart drive sendiri terdiri dari beberapa fitur:

  • Lane Departure Warning
  • Lane Departure Prevention
  • Lane Keeping Assist
  • Adaptive Cruise Control
  • Traffic Jam Assist
  • Forward Collision Warning
  • Intelligent High Beam Control
  • Lane Change Assist
  • Rear Cross Traffic Alert
  • Blind Spot Detection

Adaptive Cruise Control menjadi fitur pertama yang saya coba. Fitur ini mirip-mirip dengan milik Wuling Almaz dan Honda Accord yang pernah saya coba.

Hanya saja saya cukup terkesan dengan Lane Keeping Assist pada MG HS i-Smart ini. Mobil mampu memberikan feedback pada setir dan mengoreksi dengan cara yang halus.

Beberapa mobil memberikan feedback yang cukup kasar untuk mengoreksi saat kita secara tidak sadar berpindah jalur. Sehingga fitur yang ada pada MG HS i-Smart ini tidak terlalu membuat pengendara menjadi kagok bagi mereka yang belum pernah mencoba.

Kesimpulan

Menurut saya pribadi, MG HS i-Smart ini kurang cocok bagi mereka yang baru ingin mencoba mobil dengan fitur canggih. Setidaknya pemilik mobil harus beradaptasi selama beberapa hari agar tidak canggung dengan mobil.

Mobil dengan fitur canggih memang belum ramah bagi masyarakat Indonesia. Tidak semua orang bisa menggunakan atau bahkan belum tentu fitur seperti ini justru malah dipakai sehari-hari.

Rasanya bagi mereka yang suka dengan mobil anti mainstream, MG HS i-Smart ini masih cocok dibeli.

Sayang, pihak MG Motor Indonesia tidak membeberkan bocoran harganya. Rasanya jika mobil ini dibanderol Rp500 jutaan, menurut saya pribadi kurang worth it to buy.

Hal tersebut karena ada Wuling Almaz RS yang punya harga jauh lebih murah. Sekadar informasi, harga MG HS tipe Excite dibanderol Rp375,8 jutaan dan tipe Ignite dijual seharga Rp435,8 jutaan.

Wuling Almaz RS dibanderol Rp380 jutaan untuk tipe Pro-7 Seater. Untuk versi 5 Seater-nya dijual seharga Rp360 jutaan.

Namun, konsumen juga wajib mengerti perbedaan harga ini. Wuling Almaz RS sepenuhnya diproduksi di Tanah Air. Sedangkan MG HS i-Smart merupakan produk CBU yang dikirim dari Thailand.

Wajar jika mobil dengan status CBU memang punya harga yang lebih mahal. Semua kembali di tangan Carmudian. Mau pilih yang mana?

Galeri Foto MG HS i-Smart

mg hs i-smartmg hs i-smartmg hs i-smartmg hs i-smartmg hs i-smartmg hs i-smart

Baca Juga:

Penulis: Rizen Panji

Editor: Dimas

Rizen Panji

Hobinya jelas, menghabiskan bahan bakar mesin 6 silinder di akhir pekan. Seleranya juga sudah jelas, mobil tua yang pintunya cuma dua. Oh iya, dirinya sangat mencintai interior mobil yang bersih dan simpel. Kalau ada yang mau ngasih mobil dengan ciri tersebut, akan diterima dengan senang hati..

Related Posts