Berita Komersial

Fuso Dukung Digitalisasi Manajemen Lalin Lewat Runner Telematics

Jakarta – PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB) selaku distributor resmi truk FUSO menjalin kemitraan dengan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) dalam upaya meningkatkan manajemen lalu lintas lewat teknologi digital. Khususnya penguatan sistem Runner Telematics terhadap regulasi Kemenhub PM60/2021 Tentang Penyelenggaraan Angkutan Barang dengan Kendaraan Bermotor di Jalan.

Hal tersebut disampaikan dalam jumpa pers yang berlangsung virtual, Selasa, 30 Maret 2021.

Fuso Runner Telematics

Ilustrasi Fuso Runner Telematics (Foto: Instagram Fuso)

Presiden Direktur KTB Naoya “Rocky” Takai mengatakan pihaknya berkomitmen memperkuat solusi digital melalui integrasi data dari berbagai sistem yang dimilikinya. 

Selain Runner Telematics, hal ini juga termasuk Dealer Management System, dan sumber-sumber lain terkait data informasi pelanggan.

“Kami ingin menjadi partner yang lebih dekat kepada pelanggan dan menyediakan layanan profesional,” jelasnya.

Pada kesempatan yang sama, Alexander Hilmi Perdana, Kepala Sub Direktorat Angkutan Barang Direktorat Angkutan Jalan Kemenhub menyebut saat ini Mitsubishi Fuso menjadi satu-satunya brand kendaraan niaga yang siap dukung rencana ini.

Pada penerapannya, Kemenhub akan memiliki akses untuk melihat fungsi-fungsi yang terdapat di dalam sistem Runner Telematics. 

Adapun fungsi tersebut antara lain pengawasan kendaraan secara realtime, kecepatan dan lokasi kendaraan pada peta, info rute, lokasi keberangkatan dan kedatangan, lama berkendara, jarak berkendara, manajemen aset, sisa bahan bakar di dalam tangki, dan masih banyak lagi.

Dalam pelaksanaan teknisnya parameter penggunaan GPS diatur dalam regulasi. Dengan nomer KP 2081/AJ801/DRJD/2019 Tentang Petunjuk Teknis Alat Pemantau Pergerakan Kendaraan Secara Elektronik Pada Angkutan Orang dengan Kendaraan Bermotor Umum.

Mitsubishi Fuso Fighter

Mitsubishi Fuso Fighter (foto: Carmudi)

Target Fuso 2021

Menyambut implementasi standar EURO 4 pada 2022 mendatang, Fuso senantiasa melakukan sosialisasi kepada pelanggan. Khususnya untuk memastikan pihaknya siap menghadapi standar baru emisi gas buang tersebut.

Untuk saat ini Fighter menjadi produk Medium Duty Truck (MDT) yang telah dilengkapi mesin diesel commonrail yang merupakan prasyarat memenuhi implementasi EURO 4.

Sejak diperkenalkan 2019, disebutkan penetrasi Fighter telah mencapai seluruh wilayah operasional Fuso di Indonesia. Adapun area tertingginya adalah Sumatera dan Kalimantan.

Di lain sisi Fuso memasang target tahun 2021 dengan penguasaan pangsa pasar 48,1 % dan penjualan 31.220 unit.

Mada Prastya

Bergabung sebagai penulis di Carmudi Indonesia sejak Februari 2021. Menyukai kendaraan roda dua karena simpel, cepat, dan memberi rasa kebebasan dalam berkendara. Email: mada.prastya@icarasia.com

Related Posts