Berita

Gaikindo Yakin Penjualan Mobil 2022 Bisa Capai Target

Medan – Penjualan mobil sepanjang 2022 mengalami pertumbuhan positif. Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yakin target penjualan mobil nasional dapat tercapai.

Gaikindo menetapkan target penjualan kendaraan roda empat maupun lebih pada 2022 mencapai 900 ribu unit. Penetapan tersebut dilandasi oleh pemulihan ekonomi Indonesia dan membaiknya daya beli masyarakat.

Mengulik data Gaikindo, penjualan mobil periode Januari sampai Agustus 2022 sudah mencapai 658.232 unit. Angka tersebut naik sekira 21,1 persen ketimbang periode yang sama tahun lalu sebanyak 543.424 unit.

Penjualan Mobil 2022

Biooth Toyota GIIAS 2022 (Foto: Santo/Carmudi)

Bila melihat capaian penjualan mobil hingga bulan kedelapan tahun ini, maka untuk mencapai target Gaikindo hanya butuh sekira 200 ribuan unit lagi.

Di sisa tahun ini yang tak sampai 4 bulan lagi, Yohanes Nangoi Ketua Umum Gaikindo sangat yakin target penjualan mobil 2022 akan tercapai.

“900 sampai 950 ribu unit masih bisa dicapai. Kalau yang namanya produksi itu masih bisa cukup karena saat ini kita masih kekurangan. Jadi harusnya feeling saya 900 sampai 950 ribu unit bisa dicapai,” tutur Nangoi di Medan, Selasa (4/10/2022).

Kendati harga Bahan Bakar Minyak (BBM) beberapa bulan terakhir mengalami kenaikan, Nangoi tetap percaya bahwa hal tersebut tidak akan mengganggu penjualan mobil.

“Yang berpengaruh terhadap penjualan mobil itu adalah harga jual. Jadi harga jual mobil itu kalau yang namanya inflasi dari pada bahan-bahan bakunya seperti baja dan segala macam naik, itu berpengaruh pada penjualan mobil. Tapi kalau menurut saya harga bensin naik pengaruhnya hanya sesaat dan penjualan mobil tidak akan terpengaruh banyak.,” terang dia.

Booth Honda di GIIAS 2022

(Foto: Istimewa)

Target Penjualan Mobil 2023

Presiden Joko Widodo (Jokowi) baru-baru ini mengungkapkan bahwa kondisi ekonomi dunia bakal gelap tahun depan. Semua pihak diminta untuk berhati-hati.

Terkait hal tersebut, Nangoi belum bisa memastikan apakah target penjualan mobil 2023 sama seperti tahun ini atau diturunkan.

“Saya terus terang belum berani forecast sampai saya melihat dulu hasil akhir tahun ini. Kira-kira bulan November saya mulai forecast lagi lah, saya akan melihat semua pergerakannya, karena saya masih mau mempelajari dari sisi ekonomi dan segala macam,” pungkas mantan Presiden Direktur PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI) itu.

Penulis: Santo Sirait

Santo Sirait

Santo Sirait sebelumnya Jurnalis di Okezone.com, pindah ke Carmudi.co.id sebagai Reporter pada November 2017. Fokus di sektor otomotif, terutama meliput tentang mobil, motor dan industri otomotif. Santo dapat dihubungi di [email protected]

Related Posts