Home » Sample Blog » Gara-Gara Mitsubishi Xpander, Penjualan Kijang Innova Bekas “Goyang”

Gara-Gara Mitsubishi Xpander, Penjualan Kijang Innova Bekas “Goyang”

Toyota Kijang
Toyota Kijang Innova generasi pertama. Foto/Istimewa.

Jakarta – Kedatangan Mitsubishi Xpander ke Tanah Air pada 2017 disebut-sebut bakal mengoyahkan dominasi Toyota Avanza. Berdasarkan data yang dirilis Gaikindo pada Maret 2018, penjualan wholesales (dari pabrik ke diler) Mitsubishi Xpander sudah mengalahkan Toyota Avanza.

Tidak hanya mengoyangkan Avanza saja ternyata kehadiran model baru dari Mitsubuhsi itu juga mengacak-acak pasar mobil bekas. Adji Yuwana Pratama, Marketing Section Head mobil88 mengakui bahwa munculanya Mitsubishi Xpander cukup berimbas penurunan penjualan mobil bekas, meski penurunanya tidak terlalu tajam.

“Enggak parah sekali penurunannya, ya turun sedikit lah kurang lebih 10 persen, tapi kita ke isi unit lain, jadi penurunanya tidak terlalu jatuh sekali lah,” katanya belum lama ini di Sentul, Bogor, Jawa Barat.

Menurutnya model-model yang sedikit tergeser oleh kehadiran Mitsubishi Xpander adalah Toyota Rush dan Daihatsu Terios. Terutama yang tahun keluaran lebih muda dengan kisaran harga masih di angka Rp200 jutaan.

Toyota Kijang Innova tahun keluaran tua yang harganya jauh lebih murah dari kedua model tersebut juga turut terkena imbas dari Xpander.

“Innova tua, tapi pengaruhnya tidak begitu besar sekali. Konsumen tetap lebih utama beli Innova bekasnya di banding Mitsubishi Xpander baru. Tapi tidak menutup kemungkinan orang akan pilih membeli mobil baru kalau harganya enggak beda jauh dengan yang mobil bekas,” terang Adji.

Toyota Rush (Foto: Carmudi)

Sebagai gambaran saat ini Mitsubishi Xpander dibaderol mulai dari varian terendah seharga Rp197,1 juta sedangkan varian tertinggi Rp253,4 juta. Sementara itu Toyota Kijang Innova bekas model 2009 di Carmudi dibanderol mulai Rp120 juta sampai Rp180 juta.

Bunga KKB Membuat Pembeli Mobil Bekas Pikir Dua Kali

Banyak faktor yang membuat konsumen membeli tidak mobil bekas sehingga membuat pasar tersebut menurun. Selain itu kehadiran model-model baru dalam waktu berdekatan membuat konsumen lebih meliriknya.

Terlebih jika harga mobuil bekas yang ditawarkan tidak jauh berbeda dengan model keluaran baru. Tidak hanya itu saja, bunga yang tinggi juga membuat pembeli jadi berpikir dua kali untuk membeli mobil bekas.

“Mayoritas yang paling berdampak karena adanya bunga Kredit Kendaraan Bermotor (KKB) yang mebuat mobil bekas agak turun. Kalau mobil baru KKB-nya lebih rendah, sedangkan kalau dari mobil bekas KKB-Nya di atas. Jadi akhirnya konsumen itu untuk membeli mobil butuh waktu yang lama. Biasanya satu kali kunjungan sudah deal, tapi sekarang dua kunjungan ke dealer baru deal,” pungkas Adji.(dol)

Previous post
Mendominasi Balap F1, Mercedes-Benz Justru Dituduh Licik
Suzuki Ertiga 2018
Next post
10 Hal Perlu Anda Ketahui dari Suzuki Ertiga 2018