HomeBeritaGara-gara Pandemi, Kia Ubah Rencana Hadirkan Mobil Listrik

Gara-gara Pandemi, Kia Ubah Rencana Hadirkan Mobil Listrik

Kia Soul EV (Foto: Autocar India)

Jakarta – Kia semakin menunjukkan eksistensinya di pasar otomotif Indonesia, terlebih ketika PT Kreta Indo Artha (KIA) mengambil alih bisnis Kia Motors di Indonesia. Ada banyak rencana yang ingin dicapai oleh perusahaan baru itu. Mulai dari menambah jaringan penjualan ke seluruh wilayah di Indonesia, hingga memasukkan lebih banyak lagi produk baru. Sehingga kedepannya konsumen bisa lebih mudah mendapat pelayanan Kia dan menambah pilihan bagi konsumen.

Di samping rencana tadi, KIA juga tertarik untuk mendatangkan mobil listrik. Secara produk, Kia menjadi salah satu brand dengan koleksi kendaraan listrik terlengkap. Berkaca dari itu, KIA punya ambisi agar mobil lisrik Kia juga bisa dirasakan oleh konsumen di Indonesia.

Namun sayang, wabah virus corona (covid-19) telah menggangu rencana mulia dari KIA. Seharusnya, apabila pandemi covid-19 tidak ada, maka saat ini KIA tengah melakukan pengujian terhadap mobil listrik.

“Kami lagi minta ke prinsipal di Korea Selatan. Saat ini sudah ada beberapa mobil listrik Kia yang di jual umum contohnya Kia Soul EV dan Kia Niro EV. Tadinya kami juga ingin mempelajari dan sudah ada di daftar kami untuk mempelajari potensi dari market ini sendiri. Tetapi karena pandemi ini jadi diurungkan,” kata Ario Soerjo Marketing and Development Division Head PT KIA saat berbincang-bincang secara virtual bersama Forwot, Kamis (27/8/2020).

Terkait mobil listrik Kia yang akan dipelajari, Ario tidak menyebutkannya secara gamblang. Dirinya hanya mengatakan bahwa pihaknya ingin mempelajari mobil listrik yang sudah dipasarkan secara massal.

“Mudah-mudahan juga kalau saudara kita sukses (Hyundai dengan mobil listriknya) akan memudahkan Kia mengikuti jejak mereka. Karena mobil listrik Kia dan Hyundai dibangun dari platform yang sama,” terang Ario.

Sebagaimana sudah banyak diketahui, saat ini Hyundai tengah menyelesaikan pembangunan pabrik mobil yang terletak di Cikarang Pusat, Bekasi, Jawa Barat. Nantinya di pabrik tersebut Hyundai tidak hanya digunakan untuk memproduksi mobil bermesin konvensional saja, tapi juga kendaraan listrik.

Sebagai permulaan, Hyundai akan lebih dahulu meluncurkan mobil listrik Hyundai Ioniq Electric dan Kona Electric di Indonesia. Dipastikan peluncurannya dilakukan tahun ini. Rencana Hyundai Motors Indonesia (HMID) tersebut bahkan sudah dikomunikasikan YoungTack Lee, President of Hyundai Motor Asia-Pacific Headquarters kepada pemerintah.

Kia Niro EV (Foto: Kia)

Target KIA Mendatangkan Mobil Listrik

Kia belum memiliki target kapan bisa memasarkan mobil tanpa emisi di Indonesia. Sebab saat ini pihaknya masih baru mau mempelajarinya.

“Baru mau kami pelajari, mungkin kalau ada monbilnya kami akan kami kasih tahu. Dengan hadirnya mobil listrik bisa meningkatkan image Kia, bahwa Kia punya mobil listrik,” tutur Ario.

Ario menambahkan di samping mau mempelajari mobil listrik, pihaknya juga tengah menunggu petunjuk pelaksanaan (Juklak) terkait mobil listrik. Kemungkinan lanjut dia Juklak keluar Oktober 2021.

“Jika juklak sudah jelas, akan merubah yang namanya peta permobilan karena ini akan merubah pajak bukan hanya untuk mobil listrik listrik tapi juga mobil sedan dan mobil MPV lain. Banyak keringan pajak untuk siapa pun pabrikan yang bisa merakit kendarana listirk di Indonesia. Jadi treatment kendaraan listrik CBU dan rakit lokal berbeda,” pungkas dia.

Penulis: Santo

Editor: Lesmana

Previous post
Riset Buktikan Covid-19 Membuat Banyak Orang Pakai Mobil Pribadi
Next post
Pakai Mesin 125 Cc, Vespa S 125 i-get Baru Ukurannya 'Menyusut'