Home » Mobil » Sudah Lima Generasi, Honda CR-V Mana yang Terlaris?

Sudah Lima Generasi, Honda CR-V Mana yang Terlaris?

Honda CR-V generasi ketiga diklaim sebagai yang terlaris dibandingkan generasi-generasi lainnya. (Foto: Carmudi)

Bandung – Selama 20 tahun perjalanan di Indonesia, Honda CR-V telah menelurkan lima generasi. Di antara lima generasi ini, generasi ketiga CR-V ternyata yang terlaris di Indonesia. CR-V yang dijual antara 2007 sampai 2014 ini begitu diminati karena transformasi desain yang signifikan dari generasi-generasi sebelumnya.

“Generasi ketiga (Honda CR-V) ya yang terlaris. Keren memang, dan saat itu pasar juga sedang bagus sekali juga. Memang modelnya, dari kotak ya kemudian berubah seperti itu,” ujar Yusak Billy, Business Innovation and Sales & Marketing PT Honda Prospect Motor.

Honda CR-V generasi kelima berpotensi menjadi yang terlaris. (Foto:; Carmudi)

Billy menuturkan, Honda CR-V generasi ketiga terjual lebih dari 60 ribuan unit. Popularitas generasi ketiga menurutnya akan bisa disaingi oleh generasi kelima. All New Honda CR-V hingga kini terjual sekitar 39 ribu unit.

“Generasi ketiga kurang lebih 60 ribuan ya, kalau yang generasi kelima saja sekarang sudah 39 ribu unit. Padahal baru dua tahun setengah, harusnya bisa melewati generasi ketiga,” ucap Billy.

Bicara soal pembaruan model, Honda CR-V generasi kelima, menurut Billy, akan menunggu setidaknya hingga lima tahun untuk life cycle. Setelah melewati lima tahun, Honda akan mempersiapkan model baru Honda CR-V dan memperkenalkannya kepada publik.

“Periode life cycle kita lihat kondisi pasar, kalau minta ganti ya ganti,” jelas Billy.

Strategi Honda Agar CR-V Tetap Terlaris

Kegiatan touring Honda CR-V dalam memperingati kiprah 20 tahunnya. (Foto: Carmudi/Yongki)

Dari sekian banyak model yang dijual HPM di Indonesia, Honda CR-V menjadi model terlaris nomor tiga. Melihat kondisi tahun lalu, Honda berusaha realistis mempertahankan market share di angka 18%.

“Sekarang kita nomor tiga market share, at least kita step by step mempertahankan market share 18%. Pasti ada strategi fight jadi nomor satu, seperti refreshment product jadi salah satu strategi, selanjutnya program-program penjualan, peningkatan aftersales, lalu bagaimana memudahkan customer untuk bisa beli mobil. Soal perawatan, bagaimana juga menjadi lebih murah,” ungkapnya.

Dengan semakin kondusifnya kondisi di dalam negeri, Billy pun berharap agar penjualan mobil khususnya segmen SUV kembali meningkat. Menurutnya, kondisi infrastruktur yang belum sepenuhnya baik mendorong masyarakat untuk beralih memiliki SUV.

“Pasar SUV seharusnya membaik karena infrastruktur jalan di Indonesia seperti ini. Harusnya CR-V naik, dan kita optimis banget. Kita kan SUV pertama ya di Indonesia, sudah 213 ribu unit jadi kita yakin banget CR-V bakal eksis banget di Indonesia karena kita pionir,” beber Billy.

 

Penulis: Yongki Sanjaya

Editor: Dimas

Baca Juga:

Eksistensi 2 Dekade Honda CR-V Dirayakan dengan Touring Jakarta-Bandung

Previous post
Eksistensi 2 Dekade Honda CR-V Dirayakan dengan Touring Jakarta-Bandung
Next post
Alasan Produksi Kia Seltos Tidak Bisa di Indonesia