Home » Sumber informasi » Gogo Mobilindo, Kisah Dealer Mobil Bekas Terlaris di Jogja

Gogo Mobilindo, Kisah Dealer Mobil Bekas Terlaris di Jogja

Gogo Mobilindo, dealer mobil bekas terlaris di Yogyakarta (foto: Gogo Mobilindo)

Jakarta – Dalam menjangkau konsumen di luar Jakarta, Carmudi Indonesia membuka bursa otomotif dengan nama Carsentro. Salah satunya berlokasi di Yogyakarta, tepatnya di seputaran TVRI Yogyakarta yang memang biasa digunakan untuk menjual mobil bekas. Gogo Mobilindo merupakan salah satu diler mobil bekas yang ikut membuka gerainya di Carsentro Yogyakarta.

Bisa dibilang, Gogo Mobilindo termasuk ‘babat alas’ di Carsentro Yogyakarta. Menurut penuturan Andy, sang pemilik diler Gogo Mobilindo, ia sudah bergabung membuka kios sejak Carsentro Yogyakarta diresmikan. Sebagai informasi, bursa ini dibuka pada Maret 2017 lalu.

Dealer mobil ini menyediakan berbagai merek (foto: Gogo Mobilindo)

“Dari awal Carsentro buka, kami sudah bergabung, karena saya mendapat jatah 5 slot dari BCA Finance sebagai leasing rekanan. Kami kebetulan juga menjadi best diler BCA di Jogja. Saya pikir karena lokasi juga strategis makanya saya joint dari awal,” jelas Andy saat dihubungi Carmudi.

Dealer Mobil Bekas yang Fokus Merek Jepang

Avanza dan Xpander menjadi dua model laris di Yogyakarta (foto: Gogo Mobilindo)

Andy menuturkan bila dari seluruh kiosnya di Carsentro ini berfokus menjual mobil buatan Jepang. Asal mobil yang dijual tidak cuma dari Yogyakarta, namun juga bervariasi. Mobilnya ada yang berasal dari Jawa Tengah, bahkan dari kawasan Jakarta dan Sekitarnya.

Saya jual unitnya masih fokus untuk brand Jepang saja di carsentro. Untuk range harga antara Rp 50 juta sampai dengan Rp 1 miliar,” ucap Andy.

Ia melihat, penjualan di Carsentro ini begitu prospektif karena lokasinya di Jl. Magelang, Yogyakarta yang strategis. Selama bergabung dengan Carsentro, Andy mengaku bisa menjual hingga puluhan unit mobil bekas dari berbagai merek.

Dealer Mobil Bekas Gogo Mobilindo fokus menjual mobil Jepang (foto: Gogo Mobilindo)

“Merk dan tipe umum bervariasi tetapi kebanyakan unit Jepang. Iya ada 5 lapak total 22 unit saya display di sana. So far penjualan masih oke, untuk 5 slot yang saya miliki disana tiap bulan bisa kasih omzet penjualan antara 15-20 unit per bulan,” ungkapnya.

Melihat tren yang ada sebelum Virus Corona menyerang, Andy menjelaskan bila MPV masih jadi favorit masyarakat Jogja. Bukan Toyota Avanza, melainkan Honda Mobilio yang sedang naik daun di kota pelajar itu. Penjualan Mobilio menurutnya kini lumayan laris.

Dealer Gogo Mobilindo mendatangkan mobil dari luar Yogyakarta (foto: Gogo Mobilindo)

“Di Jogja favoritnya itu MPV, SUV, city car. Untuk MPV yang banyak dicari antara lain Honda Mobilio, Suzuki Ertiga, Nissan Grand Livina, Toyota Avanza, dan Mitsubishi Xpander,” bebernya.

Pandemi Corona Membuat Kunjungan Pembeli di Dealer Mobil Ikut Turun

Dealer mobil bekas ini menyediakan berbagai merek (foto: Gogo Mobilindo)

Sejak sebulan terakhir, Indonesia menjadi salah satu negara yang ikut terpapar Covid-19. Pemerintah mendorong pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) sehingga memaksa masyarakat untuk bekerja dan belajar di rumah. Situasi di tengah pandemi ini secara langsung berdampak pada penjualan mobil bekas.

Imbas persebaran Corona ini membuat masyarakat yang enggan atau takut untuk keluar rumah. Akibatnya membuat kunjungan ke bursa mobil bekas ikut menurun. Situasi ini menurut Andy membuatnya juga terpaksa mengurangi jam operasionalnya.

“Kalau pengunjung drop sekali yang walk in (datang langsung). Kami masih buka tapi jam operasional yang berkurang,” katanya.

Penulis: Yongki

Editor: Lesmana

Previous post
Ini Syarat Agar Polisi Perbolehkan Masyarakat Bisa Mudik
Ekspor Xpander
Next post
Duh! Gara-gara Corona, Penjualan Mobil Secara Global Anjlok